Dalam 52 minggu terakhir, tidak ada satu pekan pun di Wall Street yang sesibuk ini. Lima dari tujuh saham Magnificent Seven melaporkan kinerja keuangan mereka dalam waktu bersamaan. Federal Reserve mengumumkan keputusan suku bunga. Data inflasi PCE bulan Maret dirilis. Semuanya dalam lima hari.
Pekan 28 April hingga 2 Mei 2026 adalah ujian sesungguhnya bagi pasar setelah tiga bulan diguncang perang, inflasi, dan ketidakpastian geopolitik.
Mag 7 Membuka Buku Setelah Kuartal Terberat
Dalam satu pekan terakhir bulan Maret saja, ketujuh saham Magnificent Seven kehilangan nilai pasar gabungan sebesar $850 miliar. Tapi ketika kabar perundingan damai AS-Iran beredar, sektor teknologi memimpin pemulihan. ETF Roundhill Magnificent Seven mencatatkan imbal hasil 13% dalam sebulan terakhir, melampaui kenaikan 9% S&P 500 di periode yang sama. Pada hari Rabu, pasar mendapatkan laporan keuangan dari empat nama sekaligus: Microsoft (MSFT), Alphabet (GOOG), Amazon (AMZN), dan Meta Platforms (META). Sehari setelahnya, giliran Apple (AAPL) menutup barisan.
Yang paling ditunggu bukan soal beat atau miss estimasi. Pertanyaan lebih besarnya adalah seberapa serius komitmen pengeluaran AI mereka masih bertahan, terutama setelah Meta mengumumkan PHK 8.000 karyawan dan Microsoft mulai menawarkan paket pesangon. Morgan Stanley memproyeksikan laba bersih Magnificent Seven tumbuh 25% di 2026. Minggu ini, angka riilnya akan keluar.

Federal Reserve: Sudah Bisa Ditebak, Tapi Powell Tetap Dinantikan
Yang dinantikan bukan keputusannya, tapi pidatonya. Pada Maret lalu Powell menyebut data enam pekan ke depan akan "sangat penting" untuk menilai dampak ekonomi perang di Iran. Pekan ini termasuk dalam periode yang ia maksud.
Satu hal baru: Departemen Kehakiman AS menghentikan penyelidikan kriminal terhadap Powell, membuka jalan lebih mulus bagi konfirmasi Kevin Warsh sebagai ketua Fed berikutnya.
Data PCE dan GDP: Inflasi yang Belum Selesai
Kamis membawa dua data krusial. Inflasi PCE Maret diperkirakan naik ke 3,5% secara tahunan dari 2,8% sebelumnya, sementara PCE inti diproyeksikan di 3,2%. Angka yang lebih panas dari ekspektasi akan mendorong harapan pemangkasan suku bunga semakin mundur.
Di hari yang sama, estimasi awal GDP kuartal pertama 2026 dirilis. Konsensus memperkirakan pertumbuhan 2,1%, pemulihan signifikan dari 0,4% di kuartal sebelumnya.
Apa Artinya Bagi Trader CFD Agrodana Futures?
Tiga hal yang perlu diantisipasi: Rabu malam adalah malam terpanas kalender earnings 2026, dengan empat raksasa teknologi akan merilis laporan keuangan sekaligus. Konferensi pers Powell bisa lebih menggerakkan pasar daripada keputusan Fed itu sendiri. Dan data PCE Kamis adalah variabel paling sulit diprediksi pekan ini.Pekan super telah tiba.
Siapkan level entry, pasang stop loss, dan pantau setiap rilis dengan seksama. Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 99.80 โ 100.00 Target : 1) 98.30 2) 96.80 SL : 101.50 Alternatif : Follow SELL jika tembus 94.50 Switch to BUY jika tembus 102.00 Alternatif SELL: 101-104 Pantau geopolitik AS-Iran! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4676.00 โ 4678.00 Target : 1) 4688.00 2) 4698.00 SL : 4666.00 (ideal 7-8 points di bawah 4666) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4710 Switch to SELL jika tembus 4639 Opsi buy : 4644-4671 (coklat), 4554-4608 (orange) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan dolar sama-sama ditutup turun. Hal ini dipicu oleh kabar bahwa Menteri Luar Negeri Iran berkunjung ke Pakistan di akhir pekan, dan Trump sempat memerintahkan Kushner dan Witkoff untuk bertolak ke Pakistan untuk kemungkinan diplomasi. Kondisi tersebut membuat emas rebound dengan cepat dari titik terendahnya saat itu di 4677 sampai ke 4740, meski akhirnya ditutup turun ke 4708.
Dari sisi data, ekspektasi inflasi 1 tahun University of Michigan dirilis sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan, 4.7% vs 4.8%. Namun, angka ini tetap masih lebih tinggi dari periode sebelumnya 3.8% sehingga pasar tetap memberi catatan khusus pada ekspektasi inflasi ini.
Kabar kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke Pakistan dan beberapa negara sahabat menjadi faktor utama yang sempat membangkitkan harapan pasar terhadap potensi diplomasi putaran 2 AS dan Iran. Trump mengirim Witkoff dan Kushner ke Pakistan untuk mengantisipasi jika Iran siap melakukan negosiasi. Tapi hal itu diredam oleh pihak Iran yang menyebut bahwa pertemuan tersebut bukan ada kaitannya dengan rencana pertemuan AS-Iran.
Bahkan Iran kembali menegaskan bahwa mereka tidak akan maju ke diplomasi selama blokade AS atas Hormuz tidak dicabut. Hal ini menunjukkan kondisi geopolitik yang masih belum jelas sehingga akhirnya emas kembali turun saat penutupan Sabtu pagi.
Meski demikian, Menteri Luar Negeri Iran menyampaikan beberapa poin penting yang disebut sebagai proposal baru Iran yang diharapkan bisa membawa perubahan pada situasi geopolitik dan disetujui AS. Iran mengusulkan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang sebelum pembicaraan tentang nuklir dimulai. Iran menyampaikan rencana tersebut melalui perantara Pakistan untuk Gedung Putih. Usulan tersebut ditujukan untuk mengatasi perbedaan pendapat internal di Iran tentang sejauh mana konsesi nuklir tersebut ditawarkan.
Iran mengajukan 3 fase kesepakatan damai: pembukaan Selat Hormuz, pembicaraan damai dan kesepakatan nuklir. Sayangnya, sebelum usulan Iran, Trump dalam wawancara dengan Fox News memberi sinyal bahwa dia ingin mempertahankan blokade laut karena merasa yakin Iran akan menghadapi kejatuhan infrastruktur minyak dalam hitungan hari jika ekspor tetap diblokir. AS menekankan bahwa mereka tidak akan bernegosiasi melalui media dan hanya akan menerima kesepakatan yang berarti mencegah Iran dari kepemilikan senjata nuklir. Pertanyaan pun bergulir, apakah AS akan bersedia mempertimbangkan usulan Iran-Pakistan
Di sisi lain, jamuan makan malam Trump dengan tamu-tamu kehormatan di akhir pekan terpaksa bubar setelah terdengar suara tembakan yang ditujukan ke Trump. Namun, dalam pernyataannya di 60 Minutes, Trump tidak mengaitkan percobaan penembakan tersebut dengan perang Iran. Trump tidak yakin bahwa penembakan di hotel Hilton tersebut ditujukan ke dirinya.
Investor akan menghadapi minggu terberat sepanjang minggu ini di mana FOMC akan mengumumkan kebijakan moneternya di hari Rabu (Kamis dinihari), diikuti dengan data GDP dan PCE yang juga hadir di hari Kamis. Sementara itu yang juga tidak bisa diabaikan adalah perkembangan geopolitik yang belum pasti.
FOMC Meeting minggu ini juga merupakan pertemuan terakhir Powell sebagai ketua Fed. Pasar akan mencermati petunjuk terakhir dari Powell. Dengan peluang suku bunga 99% dipertahankan tetap, pidato Powell menjadi petunjuk besar yang ditunggu sebelum menyerahkan tongkat kepemimpinan ke Kevin Warsh. Masa jabatan Powell akan berakhir per 15 Mei 2026.
Sedangkan geopolitik tetap perlu memastikan apakah akan terjadi agenda pertemuan minggu ini atau tidak. Jika pertemuan terealisasi, minimal hal itu bisa meredam kekhawatiran eskalasi akhir pekan sehingga emas berpeluang naik lebih lanjut. Jika pertemuan sama sekali tidak terealisasi, maka kekhawatiran eskalasi di akhir pekan akan menekan emas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup doji, mirip dengan spinning tops sehingga peluang bearish maupun bullish cenderung imbang. Tren selanjutnya akan ditentukan dari penutupan candle hari ini. Sementara MA 100 daily saat ini di 4745 sebagai resistance harian terdekat. Jika harga mampu tembus, maka peluang berlanjut ke zona 4772 (high 22 Apr 2026) dan 4809.
Sedangkan penurunan akan bergantung pada support daily 4624. Jika zona ini ditembus, maka peluang penurunan berlanjut melirik zona 4580 dan 4420 yang dianggap support paling jauh. Investor masih menunggu kepastian geopolitik, tapi di sisi lain juga dihadapkan pada FOMC Meeting terakhir Powell minggu ini.

H4 berhasil rebound setelah pagi tadi dibuka gap down. Gap yang terjadi sempat retest support zona pink 4607-4686 dengan tercatat level terendah sementara waktu terlihat di sesi Asia berada di 4672. Dicurigai membentuk pola mirip double bottom kecil di H4 dengan neckline berada di 4740 yang merupakan level tertinggi saat terjadinya pantulan di Jumat malam.
Secara teknis, belum ada perubahan signifikan dengan ulasan sebelumnya untuk H4 di mana perhitungan kami zona maksimal penurunan berada di kisaran 4545-4567 yang merupakan target utama dari rising wedge. Secara real, target penurunan tidak harus mencapai target penuh sehingga zona pink kisaran 4607-4686 kemungkinan tetap bertahan seperti yang terjadi pagi ini yang berhasil menghalau penurunan tersebut sementara waktu. Jika perhitungan ini benar, maka demand menahan penurunan tersebut dan secara bertahap mulai mendorong naik.
MA200 H4 saat ini di 4755. Lalu resistance zona orange kisaran 4760-4798 adalah zona resistance yang terdekat yang harus ditaklukkan berikutnya. Jika AS menerima proposal baru yang diajukan Iran, maka secara fundamental akan membuka peluang terjadinya pertemuan AS-Iran di minggu ini dan hal itu menjadi kabar positif yang mendorong emas. Strategi buy tetap dipertahankan.
Sebaliknya, jika AS menolak proposal Iran, maka sulit untuk dapatkan pertemuan keduanya minggu ini dan hal itu berpotensi menekan emas kembali. Ubah menjadi sell segera jika geopolitik memburuk. Tapi secara teknis, tekanan lebih kuat diperkirakan hanya jika terjadi penurunan di bawah 4735-4737. Jadi, selama support belum ditembus, trader masih mengincar zona buy on dip.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4724.19 dengan high 4729.37, dan low 4672.22. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 27 April 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi alternatif โfollow/pertahankan buy jika tembus 4700โ berhasil mencapai target TP2 di 4725 setelah di sesi Asia pagi tadi resistance berhasil ditembus.
Strategi sebelumnya kami mengincar zona 4655-4657 sebagai zona buy. Dengan kenaikan berhasil sentuh 4729 saat ini, maka kita perlu perbarui zona buy yang dipertimbangkan berikutnya. Zona utama adalah tetap buy on dip, tapi lebih tinggi dibanding saran sebelumnya. Zona abu-abu pada gambar berada di kisaran 4684-4691 sebagai area yang direkomendasikan. Zona lainnya di zona coklat kisaran 4644-4671 tetap dipertimbangkan sebagai zona buy alternatif karena dianggap support yang cukup baik beberapa waktu terakhir. Dan alternatif terakhir jika tidak ada swing low ke zona yang diharapkan, maka buy on breakout saat tembus 4733 (tertinggi di resistance zona merah), dengan potensi terdekat di kisaran 4743-4745 dan terjauh 4755 yang dikhawatirkan masih cukup kuat sebagai resistance.
Secara struktural, jika hitungan benar, maka wave 2 yang dimaksud pada gambar seharusnya sudah tertahan di zona coklat sehingga ekspektasi skenario berikutnya alam diikuti dorongan naik secara bertahap.
Sebaliknya, tekanan jual tetap harus diwaspadai. Langkah pertama adalah memastikan apakah resistance 4733 dan 4740 ditembus. Jika ditembus, maka jelas strategi sell harus ditunda setidaknya sampai zona 4760 atau zona 4768-4772 yang merupakan target utama falling wedge. Itupun dengan catatan pastikan bahwa situasi geopolitik masih tidak jelas di mana proposal terbaru Iran ditolak AS. (Jika diterima, maka sell tidak berlaku!!!)
Jika zona 4733 atau 4740 tidak ditembus, maka area ini bisa dipertimbangkan sebagai sell jangka pendek. Namun, secara umum, tekanan bearish diperkirakan akan jauh lebih kuat hanya jika turun di bawah support 4640 (tembus zona coklat) sehingga strategi sell hanya disarankan jika benar terjadi penembusan di bawah support tersebut. Sedangkan resistance lain yang disarankan untuk sell diperkirakan hanya berdampak pada tekanan terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4686.00 โ 4688.00 (update jam 11.15 WIB)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4708.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4733, target terdekat 4745, terjauh 4755, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4676.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4674.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4654.00 โ 4656.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4676.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4644.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4644)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 95.50 โ 95.70 Target : 1) 96.70 2) 97.70 SL : 94.50 Alternatif : Follow BUY jika tembus 98.30 Switch to SELL jika tembus 91.50 Alternatif SELL: 101-104 Pantau geopolitik AS-Iran! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip (updates) Area : 4686.00 โ 4688.00 (retest support) Target : 1) 4698.00 2) 4708.00 SL : 4676.00 (ideal 7-8 points di bawah 4674) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4733 (updates) Switch to SELL jika tembus 4635 Opsi buy : 4644-4671 (coklat), 4554-4608 (orange) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


TOP GAINERS
| 1. Advanced Micro Devices, Inc. (AMD) +21.99% |
| 2. Intel Corp. (INTC) +21.7% |
| 3. QUALCOMM Incorporated (QCOM) +9.21% |
| 4. Amazon.com Inc. (AMZN) +6.02% |
| 5. Caterpillar Inc. (CAT) +5.43% |
TOP LOSERS
| 1. International Business Machines Corporation (IBM) -9.52% |
| 2. Honeywell International Inc. (HON) -8.15% |
| 3. Comcast Corporation (CMCSA) -7.16% |
| 4. Tesla, Inc. (TSLA) -7.01% |
| 5. GE Aerospace (GE) -5.02% |
Pekan ini Wall Street seolah menarik garis tegas antara dua dunia yang berbeda. Di satu sisi, tiga raksasa semikonduktor (AMD, Intel, dan Qualcomm) kompak membukukan kenaikan luar biasa dalam satu pekan perdagangan: AMD melejit hampir 22%, Intel bangkit lebih dari 20%, dan Qualcomm mengikuti dengan gain di atas 9%. Amazon dan Caterpillar turut meramaikan sisi hijau dengan masing-masing naik 6% dan 5%. Namun disisi seberangnya, nama-nama yang pernah menjadi tulang punggung industri Amerika justru tersungkur. IBM memimpin deretan losers dengan koreksi lebih dari 9%, disusul Honeywell yang tergerus 8,15%, Comcast dan Tesla anjlok 7%, dan GE menyusul dengan penurunan 5%. Pola divergensi ini bukan sekadar fluktuasi biasa โ ini adalah cerminan dari pergerakan uang besar yang sedang merotasi dari sektor lama menuju ekosistem digital dan teknologi yang dianggap lebih relevan dengan narasi ekonomi ke depan.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Mei 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $91.87 - $352.99
Weekly Range: $272.17 - $352.99
Previous Close Price: $347.95 (24 April 2026)
Kenaikan AMD hampir 22% pekan ini bermula dari satu laporan earnings: Intel. Ketika Intel mengumumkan lonjakan penjualan chip data center yang jauh melampaui ekspektasi, analis D.A. Davidson langsung menarik kesimpulan bahwa AMD, sebagai pesaing langsung Intel di segmen yang sama, berpotensi membukukan hasil yang bahkan lebih besar. Analis tersebut seketika menaikkan rating AMD dari Neutral ke Buy dan merevisi target harga dari $220 ke $375, dengan alasan sederhana: era AI generasi berikutnya membutuhkan lebih banyak CPU, bukan hanya GPU, dan AMD ada di posisi yang tepat untuk menangkap lonjakan permintaan itu. Pasar setuju, saham AMD langsung melonjak 10% dalam sesi premarket dan menutup pekan di level tertinggi sepanjang masa.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 7 Agustus 2024
52-Week Range: $18.97 - $85.22
Weekly Range: $64.98 - $84.96
Previous Close Price: $82.58 (24 April 2026)
Intel adalah pemicu dari semua kenaikan semikonduktor pekan ini. Perusahaan yang selama bertahun-tahun dianggap tertinggal di era AI ini tiba-tiba membukukan laporan Q1 yang mengejutkan: pendapatan $13,6 miliar jauh melampaui estimasi $12,36 miliar, dan laba per saham tercatat $0,29 versus ekspektasi hanya $0,01. Kunci kejutannya ada di divisi Data Center yang tumbuh 22% secara tahunan, didorong oleh meningkatnya kebutuhan CPU untuk menjalankan agen AI. Panduan Q2 pun agresif, dengan proyeksi pendapatan $13,8 hingga $14,8 miliar, di atas ekspektasi Wall Street. Saham Intel melonjak lebih dari 24% dalam sehari, dan secara kumulatif sudah naik lebih dari 100% sejak awal tahun ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 April 2026
Next Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026
52-Week Range: $121.99 - $205.95
Weekly Range: $132.06 - $151.16
Previous Close Price: $149.05 (24 April 2026)
Kenaikan Qualcomm 9% pekan ini bukan karena earnings, melainkan karena pasar mulai memasang posisi jelang laporan keuangan Q2 yang dijadwalkan 29 April. Di balik momentum itu, ada cerita lebih besar: Qualcomm diam-diam membangun posisi kuat di edge AI, yaitu teknologi AI yang berjalan langsung di perangkat tanpa bergantung pada cloud. Chip Snapdragon mereka sudah ada di ponsel Android premium, kini merambah ke mobil dan robot humanoid. Dengan harga saham yang hanya 12x forward earnings, jauh lebih murah dibanding kompetitor, dan program buyback $20 miliar yang baru diumumkan Maret lalu, sebagian investor mulai mempertanyakan apakah QCOM terlalu murah untuk sebuah perusahaan yang sedang bertransformasi diam-diam.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 April 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Amazon tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $178.85 - $264.50
Weekly Range: $245.37 - $264.42
Previous Close Price: $264.00 (24 April 2026)
Amazon naik 6% pekan ini, melanjutkan reli hampir 30% dalam beberapa pekan terakhir hingga mendekati all-time high di sekitar $264. Pemicunya adalah perubahan narasi: pasar tidak lagi fokus pada besarnya pengeluaran modal Amazon, tapi mulai melihatnya sebagai investasi masa depan yang akan menghasilkan. Perhatian utama jelang earnings awal Mei ada pada margin AWS yang diestimasi di 35,7%, serta dampak tarif dan konflik geopolitik terhadap margin retail. Konsensus analis tetap bullish dengan target rata-rata $289, dan beberapa firm bahkan memasang target hingga $325.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 30 April 2026
Last Dividend Ex-Date: 20 April 2026 ($1.51)
52-Week Range: $302.18 - $845.27
Weekly Range: $785.88 - $844.83
Previous Close Price: $830.32 (24 April 2026)
Caterpillar naik 5% pekan ini bukan karena AI, tapi karena ekspektasi earnings yang memanas. Konsensus menempatkan EPS Q1 di $4,54 dengan proyeksi pendapatan $16,42 miliar, tumbuh 15,2% secara tahunan. Kuartal sebelumnya, CAT membukukan kejutan positif lebih dari 10% di atas estimasi, dan model prediksi Zacks mengindikasikan peluang serupa kali ini. Sentimen tambahan datang dari akuisisi Monarch Tractor, startup traktor listrik otonom yang dijuluki "Tesla-nya pertanian", sinyal bahwa Caterpillar serius masuk ke segmen otomasi alat pertanian.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: 8 Mei 2026
52-Week Range: $220.72 - $324.90
Weekly Range: $221.78 - $258.52
Previous Close Price: $232.38 (24 April 2026)
IBM adalah ironi terbesar pekan ini: earnings beat di hampir semua lini, tapi saham tetap turun lebih dari 9%. Pendapatan Q1 $15,92 miliar melampaui estimasi, EPS $1,91 mengalahkan konsensus $1,81, dan margin melebar. Masalahnya ada di tiga hal: lonjakan mainframe yang dinilai hanya siklus temporer, segmen Consulting yang hanya tumbuh 1% padahal seharusnya menjadi mesin utama transformasi AI, dan pertumbuhan Software yang melambat ke 8%, di bawah target 10%. Pasar menyimpulkan bahwa IBM belum berhasil menangkap gelombang AI enterprise, dan memilih untuk menghukum dulu sambil menunggu bukti nyata.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 Februari 2026 ($1.19)
52-Week Range: $186.61 - $248.18
Weekly Range: $209.70 - $233.60
Previous Close Price: $213.09 (24 April 2026)
Honeywell turun 8,15% pekan ini meski EPS adjusted $2,45 melampaui ekspektasi $2,32. Masalahnya ada di pendapatan: revenue $9,14 miliar meleset dari proyeksi $9,28 miliar. Di baliknya ada dua tekanan nyata: kelangkaan komponen di segmen Aerospace awal tahun, dan gangguan konflik Timur Tengah yang menghentikan tim servis Honeywell mengakses lokasi pemeliharaan. Perusahaan sedang dalam restrukturisasi besar dengan spin-off divisi Aerospace dijadwalkan Juni 2026, dan pasar memilih menunggu bukti pemulihan sebelum kembali masuk.

Last Earnings (Laporan Keuangan): 23 April 2026
Last Dividend Ex-Date: 1 April 2026 ($0.33)
52-Week Range: $24.13 - $34.36
Weekly Range: $27.51 - $32.14
Previous Close Price: $27.58 (24 April 2026)
Comcast naik sehari setelah earnings, lalu jatuh hampir 7% keesokan harinya karena satu downgrade dari Deutsche Bank. Padahal angka Q1-nya tidak buruk: revenue $31,46 miliar tumbuh 10,9% dan melampaui estimasi, EPS $0,79 mengalahkan konsensus. Masalah utamanya adalah penurunan 2,99 juta pelanggan broadband domestik secara tahunan, sinyal bahwa persaingan dari fiber, internet nirkabel, dan satelit terus menggerus bisnis inti mereka. Di tengah konsolidasi besar industri media, Comcast kini terlihat terjepit: tidak cukup besar di konten premium, tidak cukup gesit di konektivitas.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Tesla tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $270.78 - $498.83
Weekly Range: $368.19 - $405.47
Previous Close Price: $376.26 (24 April 2026)
Tesla turun 6,53% pekan ini meski Q1-nya solid: revenue tumbuh 16% ke $22,39 miliar, pertumbuhan tercepat dalam tiga tahun, dengan EPS non-GAAP $0,41 di atas estimasi $0,35. Yang membuat pasar kecewa adalah tiga hal: guidance capex yang melonjak dari $8,5 miliar ke $25 miliar, tidak adanya tanggal peluncuran robot Optimus berikutnya, dan rollout robotaxi yang berjalan lebih lambat dari ekspektasi. JPMorgan bahkan mempertahankan target harga $145, mengisyaratkan potensi penurunan 61% dari level saat ini. Satu faktor tambahan: uang besar pekan ini sedang berrotasi keluar dari Tesla dan masuk ke saham semikonduktor yang punya katalis lebih cepat dan lebih konkret.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 16 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 9 Maret 2026 ($0.47)
52-Week Range: $196.86 - $348.48
Weekly Range: $268.97 - $305.82
Previous Close Price: $284.61 (24 April 2026)
GE Aerospace menutup daftar losers dengan cara yang paling membuat geleng kepala: earnings nyaris sempurna, tapi saham tetap turun 5%. Revenue adjusted tumbuh 29%, orders melonjak 87%, semua lini melampaui estimasi, dan manajemen mengisyaratkan hasil akhir tahun akan berada di batas atas guidance. Alasan penurunannya sederhana: pasar berharap manajemen menaikkan guidance, tapi itu tidak terjadi. Padahal alasan manajemen masuk akal: mereka memasukkan asumsi konservatif soal harga minyak tinggi akibat Selat Hormuz dan potensi penurunan penerbangan global. Jim Cramer terang-terangan menyebut ini peluang beli, dan sulit untuk tidak setuju jika fundamentalnya dibaca dengan kepala dingin.
Jika ada satu benang merah yang menghubungkan semua pergerakan pekan ini, benang itu bernama agentic AI. AMD dan Intel tidak naik secara kebetulan di pekan yang sama, keduanya naik karena pasar akhirnya sadar bahwa gelombang AI berikutnya membutuhkan lebih banyak CPU, bukan hanya GPU. Qualcomm menangkap momentum yang sama meski ceritanya butuh lebih banyak kesabaran. Amazon dan Caterpillar punya katalis masing-masing, tapi keduanya bergerak atas dasar yang sama: ekspektasi earnings yang kuat dan kepercayaan bahwa investasi besar hari ini akan terbayar. Di sisi losers, IBM, Honeywell, GE, Comcast, dan Tesla tidak jatuh karena bisnis mereka buruk, sebagian besar justru membukukan earnings beat, tapi pasar sedang sangat selektif dan uang mengalir ke narasi yang paling jelas. Pekan depan, Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft semuanya melaporkan earnings di hari yang sama, dan hasilnya akan menjawab pertanyaan terbesar saat ini: apakah reli Nasdaq dua pekan terakhir ini punya fondasi yang cukup kuat, atau hanya menunggu satu berita buruk untuk berbalik arah.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup naik, dan dolar juga relatif masih menguat di sesi perdagangan hari Kamis. Secara umum, situasi geopolitik masih sama, belum ada perkembangan baru yang signifikan karena sampai saat ini Iran belum merespon ajakan diplomasi yang dilakukan Trump.
Dari sisi data, initial jobless claims naik dari 208K ke 214K, lebih tinggi dari ekspektasi 211K. Sedangkan data lainnya dari PMI services dan manufaktur justru dirilis lebih baik dari ekspektasi, di mana services berada di 51.3 dari 49.8 (lebih tinggi dari ekspektasi 50.5) dan manufacture berada di 54.0 dari 52.3 (lebih tinggi dari ekspektasi 52.5).
Situasi geopolitik tampaknya belum bisa diharapkan menemukan titik terang dalam waktu dekat. Alih-alih mendapatkan kepastian, market justru dibuat cemas setelah Israel dilaporkan dalam siaga tinggi menjelang kemungkinan eskalasi konflik kembali di akhir pekan ini. Hal itu memicu aksi profit taking pada Wall Street karena arus modal yang menghindari risiko akhir pekan sehingga emas ikut terdampak dan gagal lanjutkan momentum naik untuk saat ini.
Sementara itu, meski Trump bersikap optimis seperti biasa tentang perang Iran, tapi juga memperingatkan warganya bahwa Amerika harus bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan harga bahan bakar, setidaknya dalam jangka pendek. Hal ini memberi dampak pada inflasi di mana biaya energi akan pengaruhi transportasi, logistic dan barang-barang konsumsi berpotensi naik sehingga menimbulkan kompleksitas pada jalur suku bunga Fed. Kekhawatiran inflasi ini yang akhirnya juga menekan emas, atau dengan kata lain menghambat kenaikan karena muncul kembali kekhawatiran bahwa Fed nantinya terpaksa harus menaikkan suku bunga jika inflasi terus naik.
Kabar lain dari Trump adalah tentang gencatan senjata Israel-Lebanon yang diperpanjang 3 minggu setelah Trump bertemu dengan delegasi kedua negara di Gedung Oval. Hal ini membuka harapan bahwa Iran pada akhirnya akan membuka ruang untuk diplomasi karena gencatan senjata di Lebanon adalah salah satu poin dalam kesepakatan atau syarat yang diajukan Iran dalam kesepakatan. Emas sempat naik di pagi hari sesi Asia hari ini setelah pengumuman Trump.
Tapi beberapa jam kemudian Duta Besar Israel untuk PBB, Danon mengatakan kepada CNN bahwa perpanjangan gencatan senjata tersebut belum pasti. Danon mengingatkan bahwa Hezbollah secara aktif terus menembakkan roket ke Israel untuk menggagalkan gencatan senjata. Danon menuduh pemerintah Lebanon tidak mempunyai kapasitas untuk mengendalikan kelompok Hezbollah.
Data survei Universita Michigan menjadi satu-satunya data yang dirilis nanti malam. Tapi biasanya tidak berpengaruh banyak sehingga sering bisa diabaikan. Namun, ekspektasi inflasi 1 tahun kemungkinan bisa memberi gambaran potensi inflasi jangka pendek AS. Survey memperkirakan terdapat kenaikan dari 3.8% menjadi 4.8%, angka yang sangat tinggi untuk dicermati. Emas mungkin kembali mendapat tekanan jika terjadi kenaikan tersebut. Tapi jika ekspektasi inflasi masih di bawah ekspektasi, maka emas berpotensi pulih/rebound.
Selebihnya, pasar akan terus memantau headline geopolitik. Kunci utama ada di pertemuan diplomasi AS-Iran. Trump mengatakan bahwa pertemuan kemungkinan dilakukan Jumat sehingga pasar masih akan mencermati apakah hal itu bisa terwujud. Sejauh ini Iran belum merespon karena keberatan dengan blokade yang masih belum dicabut AS.
Jika pertemuan terealisasi, minimal hal itu bisa meredam kekhawatiran eskalasi akhir pekan sehingga emas berpeluang naik lebih lanjut. Jika pertemuan sama sekali tidak terealisasi, maka kekhawatiran eskalasi di akhir pekan akan menekan emas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish, dan di bawah MA 100 Daily 4735. MA100 saat ini berada di 3749 akan menjadi resistance harian. Artinya, kenaikan berapapun intraday selama tidak tembus 4739, maka peluangnya masih relatif lemah, kecuali jika berhasil tembus di atas 4739.
Secara teknis, ruang untuk penurunan juga relatif masih terbuka, dengan beberapa zona support harian di 4624 dan juga zona 4420-4580. Risiko geopolitik di akhir pekan tetap tinggi sehingga dikhawatirkan akan membebani emas jelang penutupan akhir pekan. Sebaliknya, jika kabar tentang diplomasi AS-Iran terwujud, maka peluang rebound bisa diharapkan tembus 4739 (MA100), dan target berikutnya berada di 4772 dan 4809.

H4 saat ini mengindikasikan harga kembali menguji zona pink yang berada di kisaran 4607-4686. Dengan situasi geopolitik yang tidak menentu terkait diplomasi AS-Iran dan risiko eskalasi di akhir pekan membayangi pasar, tekanan diperkirakan berpotensi berlanjut hingga kisaran support berikutnya 4545-4567 (zona yang diperkirakan target utama rising wedge H4), atau paling ekstrim zona hijau kisaran 4420-4499 jika situasi geopolitik benar-benar memburuk.
Secara teknis, perhitungan kami zona maksimal penurunan berada di kisaran 4545-4567 yang merupakan target utama dari rising wedge. Tapi secara real, target penurunan tidak harus mencapai target penuh sehingga zona pink kisaran 4607-4686 berpotensi menghalau penurunan tersebut. Namun, secara umum, jika perhitungan ini benar, maka demand berpotensi menahan tekanan turun tersebut dan secara bertahap mendorong naik.
Ini berarti meskipun strategi jangka pendek kami mengincar sell, tapi dengan posisi rsi saat ini di 33%, mulai mendekati zona oversold 30% (standar; beberapa Analis biasanya menerapkan rsi di bawah 20% sebagai oversold yang lebih solid), dan harga berada di zona pink, maka trader bisa saja mempertimbangkan buy, dengan catatan sebaiknya tunggu sore/malam hari untuk memastikan tekanan turun sudah berkurang.
Jika situasi geopolitik tidak memburuk, atau bahkan ada kesepakatan AS dan Iran untuk adakan pertemuan, maka peluang kenaikan lebih kuat.
Untuk sementara, sell lebih dominan selama beberapa waktu ke depan, dan tidak disarankan overnight untuk hindari ketidakpastian geopolitik di akhir pekan dan antisipasi gap di hari Senin!

Per jam 10.35 WIB, harga berada di 4676.45 dengan high 4710.99, dan low 4668.84. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 24 April 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi alternatif โfollow/pertahankan sell jika tembus 4680โ yang sedang aktif, dan target pertama di 4670 langsung disentuh. Apakah target 2 di 4660 juga akan tercapai? Secara teori sangat mungkin selama kondisi geopolitik akhir pekan ini membayangi.
Pada gambar terlihat terdapat pola falling wedge yang dianggap potensi penurunan terakhir sehingga peluang turun diperkirakan masih dominan beberapa waktu ke depan, Ini dengan catatan bahwa swing high terdekat kemungkinan masih tertahan di zona merah 4699-4721, sehingga penurunan terakhir bisa kembali menguji zona 4644-4650an sebelum demand akhirnya mendorong secara bertahap kenaikan.
Jika hitungan ini benar, maka wave 2 yang dimaksud pada gambar akan tertahan maksimal di zona coklat diikuti dorongan naik secara bertahap. Itu berarti trader disarankan siap untuk pertimbangkan buy jika zona coklat tidak ditembus atau dengan kata lain zona 4644-4671 tetap efektif menahan penurunan.
Sebaliknya, tekanan jual juga harus diwaspadai kemungkinan berlanjut hingga zona orange 4554-4608. Ini dengan pertimbangan bahwa belum adanya perkembangan signifikan terhadap potensi diplomasi AS-Iran sampai akhir pekan sehingga dikhawatirkan terus membebani pasar karena kecemasan inflasi yang kembali muncul akibat lonjakan harga minyak jika geopolitik kembali memanas. Berarti sell tetap dipertahankan.
Jika di malam hari kondisi rsi berada di bawah 30%, lalu harga tetap minimal bertahan di zona 4640-4660, atau maksimal harga mulai sentuh zona 4554-4608, maka hentikan sell! Trader bisa mulai pertimbangkan buy untuk potensi rebound pendek.
Tapi posisi trading hari ini sebaiknya segera hentikan sebelum penutupan sesi NY! Tidak dianjurkan overnight untuk menghindari potensi gap di pembukaan Senin!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4700.00 โ 4702.00 (update jam 11.00 WIB)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4680.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4680, target terdekat 4670, terjauh 4660, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4712.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4710.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4554.00 โ 4557.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4577.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4544.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4544)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



