Dolar melemah di sesi perdagangan hari Senin seiring liburnya pasar obligasi. Tapi pergerakan relatif terbatas sehingga emas pun bergerak dalam range nyaris datar. Pagi ini semua market kembali normal dan US Treasury Yield mengawali pagi ini dengan dibuka gap down.
Secara umum, pasar masih terus mencermati perkembangan geopolitik di mana ekspektasi tercapainya kesepakatan AS dan Iran saat ini relatif tinggi sehingga mendukung untuk emas tetap bertahan di atas 4500-an, meski tetap gagal tembus 4580.
Baik AS maupun Iran menyadari bahwa saat ini masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk diplomasi. Tapi setidaknya ada harapan yang semakin besar bahwa para negosiator setidaknya bisa menyepakati Nota Kesepahaman (MOA = Memorandum of Agreement) awal yang nantinya digunakan sebagai kerangka kerja dan titik awal bagi negosiasi yang lebih detail di masa depan.
Beberapa poin dalam MoA tersebut sebagai berikut:
Meski belum ada kesepakatan final yang tercapai, tapi setidaknya pihak Iran mengakui bahwa sudah ada kemajuan. Masalah utama belum terselesaikan dan tetap substansial, seperti pencabutan sanksi, pengayaan uranium, aset yang dibekukan, konflik Israel/Lebanon, dan kepercayaan antar pihak.
Di sisi lain, kabar pagi tadi menyebut tentang serangan dari pasukan AS di selatan Iran yang menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal yang mencoba memasang ranjau. AS beralasan tindakan tersebut merupakan tindakan pertahanan akibat serangan yang dilakukan IRGC terhadap sebuah kapal di laut.
Meski demikian, negosiasi tetap berjalan. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa negosiasi fokus pada penyelesaian draf dokumen awal dan ditargetkan untuk selesai dalam beberapa hari. Rubio juga menegaskan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali dengan cara apa pun.
Sementara itu, para Analis memperingatkan, kesepakatan yang diharapkan nantinya menyelesaikan perang, tidak akan menormalkan aliran minyak di Timur Tengah dengan segera karena kerusakan parah yang dialami oleh fasilitas produksi regional. Tapi setidaknya hal itu bisa sedikit mengurangi tekanan pada inflasi yang dicemaskan pasar selama 2 bulan terakhir.
Pasar akan mencermati data CB Consumer confidence nanti malam jam 21.00 WIB. Laporan diperkirakan turun dari 92.8 menjadi 91.9. Laporan yang lebih baik dari ekspektasi akan membuat emas kembali terkoreksi turun. Sebaliknya, laporan dengan angka yang lebih lemah akan mendorong emas naik kembali.
Dan fokus utama tetap tertuju pada perkembangan geopolitik di mana AS dan Iran diharapkan mampu selesaikan draft kesepakatan dalam beberapa hari ke depan, dam lanjut untuk penandatanganan yang bisa membuka pintu untuk berakhirnya perang Iran. Dan jika sesuai dengan riwayat 2025, maka bukan mustahil perang AS-Iran akan selesai di kisaran bulan Juni paling cepat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup doji dengan real body yang kecil dan pergerakan yang relatif terbatas karena liburnya market AS untuk perayaan Memorial Day. Investor membatasi transaksi di awal pekan dan tidak bereaksi terlalu agresif meski sempat ada kabar bahwa AS dan Iran saling melepaskan serangan di Selat Hormuz pagi tadi. Emas memang sempat turun cepat hingga 4527, tapi kemudian stabil di sesi Asia dengan rebound kembali ke zona 4538.
Secara teknis belum banyak perubahan, resistance daily berada di zona 4624, sedangkan support berada di zona 4420-4453. Jika support ditembus, MA 200 daily di 4376 kembali terancam. Sedangkan jika resistance 4624 yang ditembus, maka peluang naik berlanjut dengan proyeksi berikutnya melirik 4809 atau MA100 daily di 4801.

H4 menunjukkan pergerakan yang relatif masih sesuai dengan perkiraan. Kenaikan sampai pagi ini tertahan di zona 4580, belum berhasil melewati zona 4589. Dan untuk sementara penurunan masih mendominasi sampai saat artikel ditulis, level terendah sentuh 4527 dan bertahan saat ini di 4535-4538. Secara teori, belum ada perubahan apapun terkait struktur yang masih bias. Penurunan dianggap koreksi wajar yang memang diharapkan untuk setidaknya memperkecil gap yang tercipta di pembukaan awal pekan, atau bahkan menutupi gap sepenuhnya maksimal di 4510.
Zona pink di kisaran 4527-4556 maupun zona hijau di 4420-4499 tetap menjadi area support yang dianggap layak sebagai zona demand atau beli. Pola inverse head & shoulders maupun falling wedge tetap mendukung kenaikan. Tapi pola inverse head & shoulders tidak berlaku jika harga turun di bawah 4490, sedangkan falling wedge tetap berlaku selama harga tidak turun di bawah 4440. Untuk pola inverse head & shoulders akan konfirm jika mampu tembus 4580-4589, sedangkan falling wedge akan lebih kuat mengindikasikan reversal bullish jika mampu tembus 4645.
Sedangkan skenario bearish hanya didukung oleh peluang head & shoulders jika kenaikan gagal tembus 4645 dan tekanan turun di bawah 4440.
Saat ini ketiga pola tersebut masih menunggu trigger atau pemicu. Pemicu utama saat ini terfokus pada perkembangan geopolitik Timur Tengah. Memorandum of Agreement (MoA) memberikan gambaran kerangka kerja yang dituju oleh kedua pihak, di antaranya sepakat untuk perpanjang gencatan senjata 60 hari untuk memberi ruang bagi penyelesaian diplomasi. Pembukaan Selat Hormuz jadi indikator awal sebelum lanjut ke kesepakatan nuklir.
Emas cenderung lanjut naik lebih kuat jika kesepakatan tersebut tercapai dan kedua pihak menandatangani sebagai tanda awal jelang berakhirnya perang. Hal itu akan membuat emas naik dengan peluang tembus 4645 semakin terbuka. Sebaliknya, jika tidak tercapai kesepakatan dan AS memutuskan untuk menyerang Iran besar-besaran, maka emas akan turun, dengan peluang tembus 4440 semakin terbuka.

Per jam 09.55 WIB, harga berada di 4532.45 dengan high 4580.17, dan low 4527.98. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 26 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di kisaran 4532 masih aktif, sejauh ini kenaikan masih tertahan di 4538 sehingga belum mampu sentuh TP 1 maupun 2 masing-masing di 4544 dan 4554.
Secara teknis, penurunan masih dianggap koreksi yang terukur, sekitar setengah dari gap yang terjadi di hari Senin sudah tercapai sehingga jika diasumsikan demikian, pantulan naik diperkirakan tinggal menunggu waktu. Tapi kalau pun turun sampai 4504 (low Jumat) atau 4510 (penutupan Jumat), atau dengan kata lain menutupi gap sepenuhnya, maka strategi buy masih berlaku meski strategi pertama sentuh stop loss, dengan catatan peluang berikutnya turunkan area buy menjadi kisaran zona 4490-4514, dan stop loss ideal di bawah 4490.
Sebaliknya, trader bisa ubah strategi menjadi sell jika terjadi penurunan lebih lanjut di bawah 4490 (beri jarak di bawah 4490, asumsi 4482/4483). Maka sell bisa mulai dilakukan di kisaran 4480-4482 dengan peluang target terdekat 4470 dan terjauh 4445-4454 karena zona tersebut dikhawatirkan menjadi salah satu support kuat berikutnya di mana demand muncul, selain zona abu-abu kisaran 4404-4426.
Dan ubah kembali menjadi buy jika penurunan sudah mencapai atau mendekati zona abu-abu!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4532.00 โ 4534.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4554.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4580, target terdekat 4590, terjauh 4610, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4522.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4522.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4422.00 โ 4424.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4444.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4412.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4410)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 94.70 โ 94.90 Target : 1) 93.20 2) 91.70 SL : 96.40 Alternatif : Follow SELL jika tembus 90.00 Switch to BUY jika tembus 96.50 Alternative sell : 93 - 95 Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4532.00โ 4534.00 Target : 1) 4544.00 2) 4554.00 SL : 4522.00 (ideal 7-8 points di bawah 4522) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4580 Switch to SELL jika tembus 4490 Opsi buy : 4520-4525 (support falling wedge), 4490-4514 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup turun, tapi dolar cenderung menguat. Hal ini dikarenakan saat itu pasar enggan berspekulasi dengan hasil diplomasi AS dan Iran di akhir pekan sehingga profit taking mendominasi penutupan akhir pekan. Namun, kondisi itu tidak terbukti karena di akhir pekan kabar justru menyebut proses diplomasi berkembang lebih maju sehingga emas dibuka gap up, dolar pun gap down. Tapi sayangnya pasar obligasi kemungkinan tutup untuk perayaan Memorial Day di AS.
Selat Hormuz Dibuka
Salah satu poin dalam draft kesepakatan yang dibahas adalah pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, poin utama yang masih membatasi kesepakatan adalah masalah uranium yang diperkaya. Iran masih enggan memindahkan uranium tersebut ke AS sehingga perkembangan apapun terkait hal ini akan sensitif pada progress kemajuan diplomasi keduanya.
Seorang pejabat senior AS menyebut kesepakatan dengan Iran sudah hampir 95% rampung, tapi belum akan ditandatangani dalam beberapa hari ke depan. Iran juga dikabarkan tidak akan mendapat pencabutan sanksi sampai uranium yang sudah diperkaya tersebut diserahkan.
Kerangka kerja dari draft kesepakatan tersebut akan berjalan mengikuti 2 fase, yaitu pembukaan kembali Selat Hormuz untuk meredakan tekanan energi global, diikuti dengan penyerahan fisik bahan nuklir untuk pencabutan sanksi.
Tujuan jangka panjang AS adalah mencegah Iran memperoleh senjata nuklir secara permanen. Pejabat AS menyebut kesepakatan masih bisa gagal jika Iran hanya menawarkan persyaratan yang dianggap tidak memadai oleh AS.
Menlu AS Marco Rubio mengatakan AS akan memberi setiap kesempatan diplomasi untuk berhasil sebelum mempertimbangkan pendekatan alternatif. Tapi dia juga menegaskan bahwa alternatif-alternatif tersebut tersedia jika kesepakatan yang memuaskan tidak dapat dicapai. Ini berarti tindakan militer tetap terbuka jika alur kesepakatan kembali tidak memuaskan AS.
Rubio menggambarkan usulan saat ini tentang pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai kerangka kerja yang kokoh. Iran bahkan dikabarkan sepakat untuk membuka bertahap sampai 30 hari ke depan, dan aturan melintas akan kembali ke fase sebelum perang, di mana kapal yang melintas tidak dikenakan tarif. Negosiasi tentang nuklir akan menjadi bagian dari struktur kesepakatan yang lebih luas.
Pasar akan mencermati data consumer confidence nanti malam dari AS, diikuti dengan fokus utama minggu ini yang tertuju pada GDP dan PCE AS di hari Kamis. Inflasi PCE menjadi poin penting bagi Fed di tengah kekhawatiran kenaikan harga energi yang memicu lonjakan inflasi. Bahkan Ketua Fed Kevin Warsh menghadapi tantangan sikap hawkish karena turunnya ekspektasi pemangkasan suku bunga akibat perang Iran.
Selebihnya pasar akan terus memantau perkembangan geopolitik. Trump awalnya diharapkan akan segera mengumumkan beberapa poin penting dalam draft kesepakatan terbaru. Trump optimis kesepakatan nuklir akan tercapai, tapi juga tidak mencabut blokade Selat Hormuz atas Iran sampai kesepakatan benar-benar ditandatangani.
Hal lain yang juga menjadi kabar positif adalah gencatan senjata diperpanjang sampai 60 hari ke depan sehingga kondisi ini dikaitkan dengan proses kesepakatan bertahap yang diawali dari pembukaan kembali Selat Hormuz.
Data PCE minggu ini jelas tidak akan mencantumkan efek penurunan harga minyak karena sifat data yang merupakan lagging indicator (indikator yang mengukur kinerja masa lalu). Tapi setidaknya jika kesepakatan dicapai, maka hal itu akan positif untuk meredam kekhawatiran inflasi di masa mendatang.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish karena saat itu pasar mengantisipasi kemungkinan terburuk tidak geopolitik memanas di akhir pekan sehingga memutuskan untuk melikuidasi posisi mereka jelang penutupan. Namun, dugaan itu tidak terbukti, proses diplomasi AS dan Iran tercatat ada beberapa kemajuan, dan draft kesepakatan sejauh ini 95% dianggap selesai. Emas pun dibuka gap up pagi ini di 4565 dari penutupan Jumat 4510.
Meski demikian, kesepakatan belum final, bahkan Trump menyebut blokade atas Selat Hormuz terus berjalan sampai ada penandatanganan kesepakatan. Secara teknis, resistance daily berada di zona 4624, sedangkan support berada di zona 4420-4453. Jika support ditembus, MA 200 daily di 4376 kembali terancam. Sedangkan jika resistance 4624 yang ditembus, maka peluang naik berlanjut dengan proyeksi berikutnya melirik 4809 atau MA100 daily di 4801.

H4 berhasil menunjukkan bahwa zona hijau 4420-4499 kembali menjadi zona support yang cukup kuat menahan tekanan. Tercatat level terendah 4490 sama sekali tidak ditembus, dan harga berakhir di 4510. Meski demikian, kita masih belum lepas dari ancaman head & shoulders, di mana bagian neckline di 4440 masih bisa sewaktu-waktu ditembus jika kenaikan gagal berlanjut tembus 4645 dalam beberapa waktu ke depan.
Seperti ulasan di live streaming Jumat di youtube @AgrodanaFuturesOfficial, ada beberapa pola yang membayangi ke depan, baik untuk mendukung penurunan, maupun mendukung kenaikan. Pola yang terkecil, terdapat inverse head & shoulders di mana swing low 18 Mei saat itu di 4480 sebagai bagian left shoulder, bottom 20 Mei di 4453 sebagai head, dan swing low di 21 dan 22 Mei di 4489-4490 sebagai right shoulder. Neckline pola ini berada di 4570 sehingga kenaikan di atas 4570 akan memicu kenaikan lebih tinggi dengan proyeksi 4686 sebagai potensi target utama.
Di sisi lain, bullish juga memiliki dukungan dari potensi pola falling wedge, jika dilihat dari area bottom 29 Apr dan 20 Mei 2026 dan puncak 17 Apr sampai 7 Mei 2026 ditarik garis seperti terlihat pada grafik. Catatan yang perlu diperhatikan adalah bahwa pola ini bisa tuntas dengan cepat, atau masih menyisakan 1 swing low terakhir. Jika dianggap tuntas, maka tidak ada lagi swing low yang lebih rendah dari low Jumat 4490 sehingga peluang bullish reversal akan didapat saat resistance 4645 ditembus.
Tapi jika skenario kedua menganggap swing low belum tuntas, maka zona 4645 belum tentu langsung ditembus, melainkan aka nada peluang retest support zona hijau lebih dulu. Kondisi ini juga bisa saja diperkuat dengan rejection zona 4645 sebagai zona yang dianggap right shoulder tertinggi (dari pola yang dicurigai sebagai head & shoulders). Meski demikian, pada pola falling wedge, zona hijau adalah penurunan terakhir nantinya, tidak diharapkan tembus di bawah 4420 maupun 4440.
Sedangkan pola terakhir yang dicurigai sebagai head & shoulders akan bergantung pada beberapa skenario : 1) right shoulder tetap di zona 4570-4589; atay 2) right shoulders di zona 4630-4645. Di level berapa pun right shoulder tersebut berada, keduanya memberi dukungan untuk case penurunan. Jika H&S valid, maka strategi sell mendominasi. Dan tekanan lebih valid jika tembus support 4440. Trader sebaiknya ubah strategi jika tembus 4440 untuk mendapat kepastian bahwa tren betul-betul didominasi penurunan.
Sedangkan jika tembus 4490, maka peluang turun diperkirakan masih relatif terbatas dengan potensi target 4440-4453 yang juga dicurigai sebagai support dari pola falling wedge.

Per jam 11.15 WIB, harga berada di 4560.75 dengan high 4580.01, dan low 4556.92. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 25 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, baik strategi utama maupun alternatif belum teraktivasi karena kenaikan di pagi hari masih tertahan di 4580 dan penurunan juga tertahan di 4556.
Secara teknis, strategi buy tetap dipertahankan, dengan harapan zona support dari trend channel di 4522-4540 adalah zona demand yang cukup baik. Atau zona biru kisaran 4490-4514 sebagai zona alternatif. Dan jika sesuai hitungan, maka kenaikan berikutnya akan menembus resistance zona pink 4573-4589, dengan peluang berikutnya zona orange 4631-4647 sebagai proyeksi tertinggi.
Sementara dalam jangka pendek, jika tekanan turun berlanjut hingga tembus 4490, maka peluang penurunan terbuka sampai kisaran 4440-4453. Atau zona abu-abu kisaran 4404-4426. Hentikan sell jika harga sudah sentuh zona abu-abu karena dikhawatirkan demand lebih kuat kembali mengintai selepas 4400 disentuh.
Secara umum, pasar masih mencermati perkembangan geopolitik ke depan. Meski dikabarkan diplomasi berjalan membaik, tapi belum ada penandatanganan kesepakatan sehingga Selat Hormuz masih menjadi masalah. Namun, saat ini sentiment market cenderung positif dengan optimisme terhadap perdamaian segera tiba sehingga emas cenderung naik.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4532.00 โ 4534.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4554.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4589, target terdekat 4600, terjauh 4610, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4522.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4522.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika resistance gagal ditembus
Entry : 4640.00 โ 4642.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4620.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4652.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4650)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 93.70 โ 93.90 Target : 1) 92.20 2) 90.70 SL : 95.40 Alternatif : Follow SELL jika tembus 91.00 Switch to BUY jika tembus 96.00 Alternative sell : 93 - 95 Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip (update!) Area : 4532.00โ 4534.00 Target : 1) 4544.00 2) 4554.00 SL : 4522.00 (ideal 7-8 points di bawah 4522) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4589 (update!) Switch to SELL jika tembus 4490 (update!) Opsi buy : 4520-4525 (support falling wedge), 4490-4514 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


TOP GAINERS
| 1. International Business Machines (IBM) +15.95% |
| 2. QUALCOMM Incorporated (QCOM) +14.87% |
| 3. Merck & Co., Inc. (MRK) +10.07% |
| 4. Advanced Micro Devices, Inc. (AMD) +7.60% |
| 5. GE Aerospace (GE) +6.91% |
TOP LOSERS
| 1. Walmart Inc. (WMT) -8.43% |
| 2. Nvidia Corporation (NVDA) -5.36% |
| 3. Uber Technologies, Inc. (UBER) -3.68% |
| 4. Starbucks Corporation (SBUX) -3.67% |
| 5. Alphabet Inc. (GOOG) -3.25% |
Pekan 18-22 Mei 2026 diwarnai oleh dua narasi besar yang menarik perhatian pasar secara bersamaan. Di satu sisi, gelombang investasi pemerintah Amerika di teknologi masa depan mendorong sejumlah saham teknologi melesat ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, sejumlah perusahaan besar harus menghadapi kenyataan bahwa rencana bisnis mereka belum cukup meyakinkan di mata investor. Hasilnya, pasar kembali memilah dengan sangat selektif: saham dengan katalis nyata melesat, sementara yang dibayangi ketidakpastian mendapat tekanan cukup signifikan.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 8 Mei 2026 ($1.69)
52-Week Range: $212.34 - $324.90
Weekly Range: $216.49 - $263.84
Previous Close Price: $253.80 (22 Mei 2026)
IBM menjadi saham dengan kenaikan paling mencolok pekan ini, dan pemicunya sangat konkret. Pemerintah Amerika mengumumkan investasi senilai $2 miliar untuk pengembangan teknologi komputasi kuantum, dan IBM sendiri berkomitmen menambahkan $1 miliar untuk membangun pabrik chip kuantum. Bagi pasar, ini adalah sinyal serius bahwa IBM bukan sekadar perusahaan teknologi lama yang hidup dari warisan masa lalu, melainkan kandidat pemain utama di era komputasi berikutnya. Analis dari Wedbush langsung menyebut investasi pemerintah ini sebagai katalis pertumbuhan baru bagi IBM. Perlu dicatat, sebagian analis masih skeptis dan memperkirakan manfaat komersial besarnya baru akan terasa sekitar tahun 2030, namun untuk saat ini, optimisme pasar jelas lebih mendominasi.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026
52-Week Range: $121.99 - $247.90
Weekly Range: $191.09 - $242.96
Previous Close Price: $238.27 (22 Mei 2026)
Qualcomm mencetak kenaikan besar setelah melaporkan hasil keuangan kuartal kedua yang melampaui ekspektasi pasar: total pendapatan $10,6 miliar, dengan penjualan di segmen otomotif yang memecahkan rekor sepanjang masa senilai $1,33 miliar atau tumbuh 38% dibanding tahun lalu. Ini adalah kuartal keempat berturut-turut Qualcomm berhasil melampaui estimasi analis Wall Street. Yang semakin menambah semangat investor adalah pengumuman pembelian kembali saham senilai $20 miliar, sebuah tanda kepercayaan diri dari manajemen bahwa bisnis mereka dalam kondisi prima. Analis dari Benchmark memasang target harga $225, sementara TD Cowen berada di $200. Dua angka itu sebenarnya berada di bawah harga pasar saat ini di $238, yang menandakan sebagian analis menilai kenaikan minggu ini sudah melampaui valuasi wajar mereka. Sementara itu, konsensus target dari mayoritas analis berada di kisaran $268, yang masih memberi ruang kenaikan sekitar 13% dari harga penutupan pekan ini.

Last Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 16 Maret 2026 ($0.85)
52-Week Range: $75.40 - $125.14
Weekly Range: $110.99 - $122.71
Previous Close Price: $122.55 (22 Mei 2026)
Merck melonjak lebih dari 10% didorong oleh kabar positif dari Eropa: badan pengawas kesehatan Uni Eropa memberikan rekomendasi positif untuk obat kanker andalan mereka, Keytruda, dalam kombinasi dengan Padcev untuk pengobatan kanker kandung kemih. Ini membuka jalan bagi persetujuan resmi yang bisa memperluas jangkauan pasar Merck secara signifikan di benua Eropa. Di tengah euforia ini, ada satu catatan yang tidak bisa diabaikan: penjualan vaksin Gardasil mereka turun 22% menjadi $1,07 miliar di kuartal pertama akibat permintaan yang lemah, dan manajemen sendiri tidak memproyeksikan pemulihan untuk sepanjang tahun 2026. Namun pasar pekan ini memilih untuk merayakan Keytruda terlebih dahulu, dan itu cukup untuk mendorong saham Merck naik tajam.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $107.67 - $469.22
Weekly Range: $393.49 - $477.27
Previous Close Price: $467.89 (22 Mei 2026)
AMD mencatat kenaikan solid setelah mengumumkan komitmen investasi lebih dari $10 miliar di Taiwan untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan mereka, termasuk pengembangan teknologi pengemasan chip generasi berikutnya. Nilai perusahaan di bursa kini melampaui $750 miliar, dan CEO Lisa Su secara terbuka memproyeksikan pertumbuhan pasar prosesor sebesar 35% per tahun. Benchmark baru-baru ini menaikkan rekomendasi dengan target di $485. Di balik semua kabar positif ini, ada satu hal yang patut dicermati: ada aksi jual saham dari pihak internal perusahaan senilai sekitar $13,4 juta dalam rentang 8-15 Mei. Jumlahnya relatif kecil dibandingkan total nilai perusahaan, namun investor yang jeli biasanya selalu memperhatikan sinyal semacam ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 16 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 9 Maret 2026 ($0.47)
52-Week Range: $232.24 - $348.48
Weekly Range: $282.18 - $304.68
Previous Close Price: $302.65 (22 Mei 2026)
GE Aerospace menutup pekan dengan kenaikan hampir 7%, ditopang oleh kombinasi laporan keuangan yang kuat dan kontrak baru dari militer Amerika. Dalam kuartal pertama 2026, GE mencatat lonjakan pesanan sebesar 87% menjadi $23 miliar, dengan pesanan dari segmen komersial naik 93%. Pendapatan tumbuh 29% menjadi $11,61 miliar dengan margin keuntungan operasional hampir 20%. Di pertengahan pekan, harga saham sempat bergoyang akibat kekhawatiran soal harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi Amerika, namun berhasil ditutup positif setelah pengumuman kontrak dengan Angkatan Udara AS untuk pengembangan mesin jet generasi baru GE426.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 20 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 21 Agustus 2026
52-Week Range: $93.43 - $135.16
Weekly Range: $118.92 - $135.22
Previous Close Price: $120.38 (22 Mei 2026)
Menjadi saham yang paling dalam koreksinya di antara para Losers pekan ini, hal tersebut terasa agak ironis bagi Walmart. Bisnis Walmart sebenarnya masih berjalan baik: pangsa pasar mereka tumbuh dan bisnis belanja online terus menanjak. Masalahnya datang dari pemangkasan panduan keuangan ke depan oleh manajemen, yang disebabkan oleh naiknya biaya bahan bakar yang mulai menekan keuntungan. Ada satu data dari CFO Walmart yang menarik perhatian pasar: para pelanggan mereka kini mengisi bahan bakar kendaraan dengan kurang dari 10 galon per kunjungan, sesuatu yang tidak pernah terjadi sejak 2022. Angka kecil itu mencerminkan tekanan nyata yang dirasakan konsumen Amerika saat ini. Meski begitu, analis dari JPMorgan justru melihat penurunan ini sebagai peluang beli, dengan keyakinan bahwa Walmart tetap akan menjadi pemenang jangka panjang di industri ritel.

Last Earnings (Laporan Keuangan): 20 Mei 2026
Last Dividend Ex-Date: 11 Maret 2026 ($0.01)
52-Week Range: $132.92 - 236.54
Weekly Range: $214.84 - $227.56
Previous Close Price: $215.22 (22 Mei 2026)
Penurunan Nvidia pekan ini terasa paradoks mengingat laporan keuangan mereka yang baru dirilis pada 20 Mei sangat kuat: pendapatan $81,6 miliar dengan pertumbuhan 92% di segmen pusat data. Namun koreksi setelah kenaikan besar adalah hal yang sangat lumrah di pasar saham. Yang menambah tekanan adalah pengumuman kesepakatan Nvidia dengan Corning senilai $3,2 miliar untuk kebutuhan optik pusat data AI, yang memunculkan kekhawatiran investor soal kemampuan keuangan Corning untuk memenuhi komitmen tersebut. Kemitraan Nvidia dengan Uber untuk pengembangan teknologi kendaraan tanpa pengemudi tetap menjadi cerita menarik untuk jangka panjang, namun untuk pekan ini, investor lebih memilih mengunci keuntungan setelah periode kenaikan yang cukup panjang.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Uber tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $68.46 - $101.99
Weekly Range: $71.29 - $76.00
Previous Close Price: $71.84 (22 Mei 2026)
Uber mendapat tekanan dari berita rencana pengambilalihan penuh terhadap Delivery Hero, sebuah platform pengiriman makanan besar yang beroperasi di berbagai negara. Bagi investor, rencana ini memunculkan dua kekhawatiran sekaligus: risiko dari sisi regulasi, dan besarnya dana yang harus dikeluarkan Uber untuk mewujudkannya. Di saat yang sama, Uber juga tengah berkomitmen menginvestasikan $10 miliar untuk kendaraan otonom. Ketika sebuah perusahaan terlihat mengejar begitu banyak ambisi besar secara bersamaan, wajar jika sebagian investor memilih bersabar dan menunggu kejelasan arah. Bisnis Uber sendiri sebenarnya masih tumbuh solid dengan peningkatan total nilai pemesanan sebesar 25% di kuartal pertama, namun berita akuisisi ini lebih mendominasi sentimen pasar pekan ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 28 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($0.62)
52-Week Range: $77.99 - $108.88
Weekly Range: $102.40 - $108.15
Previous Close Price: $103.11 (22 Mei 2026)
Starbucks menghadapi pekan yang cukup berat, bukan karena bisnisnya kolaps, melainkan karena serangkaian berita yang menciptakan kesan bahwa operasional perusahaan sedang dalam masa transisi yang penuh tantangan. Yang paling mengejutkan adalah pengumuman bahwa mereka telah menghentikan penggunaan alat manajemen inventaris berbasis AI setelah sembilan bulan berjalan, karena sistem tersebut terlalu sering salah menghitung stok produk dan mendapat banyak keluhan dari karyawan. Perusahaan kembali ke cara manual. Bersamaan dengan itu, mereka juga mengumumkan pemangkasan 300 posisi sebagai bagian dari rencana penghematan biaya senilai $2 miliar. Meski pendapatan kuartal ini masih tumbuh hampir 6%, laba per saham turun tajam lebih dari 52%, mengindikasikan tekanan profitabilitas yang belum sepenuhnya teratasi.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: 8 Juni 2026
52-Week Range: $149.49 - $383.39
Weekly Range: $378.25 - $404.50
Previous Close Price: $379.42 (22 Mei 2026)
Alphabet, perusahaan induk Google, menutup pekan sebagai salah satu saham yang terkoreksi, meski secara fundamental bisnis mereka masih dalam kondisi sangat sehat: margin keuntungan operasional di atas 32% dan rasio utang yang sangat rendah di angka 0,16. Tekanan utama datang dari kekhawatiran investor atas besarnya pengeluaran modal perusahaan, termasuk investasi $15 miliar untuk pusat data berbasis AI di Missouri. Di mata sebagian investor, pengeluaran besar semacam ini memang diperlukan untuk bersaing di era AI, namun pertanyaan soal kapan investasi tersebut akan mulai menghasilkan keuntungan nyata belum terjawab dengan jelas. Dari sisi valuasi, koreksi ini sebenarnya membuat saham Alphabet semakin menarik: rasio harga terhadap laba turun dari 28,58 kali menjadi 21,71 kali hanya dalam satu kuartal.
Pekan 18-22 Mei 2026 kembali membuktikan bahwa di pasar saham, yang paling sering menentukan arah harga bukan seberapa bagus kinerja bisnis sebuah perusahaan hari ini, melainkan seberapa jauh hasilnya berbeda dari apa yang sudah diperkirakan pasar sebelumnya. IBM dan Qualcomm melonjak karena ada katalis konkret yang melampaui ekspektasi. Walmart dan Nvidia terkoreksi bukan karena bisnis mereka bermasalah, melainkan karena ada celah antara harapan pasar dan kenyataan yang disampaikan manajemen. Pekan depan, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada perkembangan negosiasi dagang AS dan sinyal terbaru dari The Fed soal arah suku bunga. Dua faktor itu masih akan menjadi penentu utama sentimen Wall Street dalam waktu dekat
Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup turun dan dolar tetap lemah, meskipun secara umum relatif nyaris tidak berubah signifikan. Hal ini juga berdampak pada pergerakan emas sepanjang hari Kamis yang ternyata naik terbatas.
Pasar diperkirakan masih tetap menunggu penyelesain dari drama geopolitik yang tercatat sudah memasuki bulan ke-4 tanpa perkembangan yang signifikan. Meskipun di sisi lain ada proses yang sedikit melegakan bahwa kedua pihak saat ini masih membahas draft kesepakatan lewat perantara Pakistan.
Dari sisi data ekonomi, klaim pengangguran AS kembali lebih baik dari perkiraan, 209K vs 210K, sebagai penanda bahwa pasar tenaga kerja AS tetap tangguh. Data izin bangunan AS dan Pembangunan perumahan juga lebih tinggi dari perkiraan, suatu hal yang cukup mengejutkan di tengah lonjakan imbal hasil obligasi Treasury jangka panjang dan suku bunga hipotek.
Dan PMI AS menunjukkan adanya penguatan lebih lanjut di sektor manufaktur yang diimbangi dengan kinerja sektor jasa yang justru lesu. Tapi laporan mencatat bahwa pertumbuhan sektor manufaktur lebih didukung oleh penumpukan persediaan sementara. Sedangkan pertumbuhan pesanan, baik manufaktur maupun jasa menunjukkan ada kendala dari dampak perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah, terutama terkait penjualan ekspor.
Banyak berita tentang AS dan Iran di malam hari, diawali dengan nada negatif yang muncul bahwa Pemimpin Tertinggi Iran tidak setuju pengiriman uranium yang sudah diperkaya setingkat senjata ke luar Iran. Hal ini memicu spekulasi bahwa kebuntuan antara AS dan Iran akan berlanjut lebih lama, sehingga emas sempat tergelincir di malam hari ke 4489 sebelum akhirnya pulih.
Situasi mulai membaik setelah seorang pejabat Iran membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai propaganda dari musuh terhadap perjanjian-perjanjian yang sedang disusun.
Reaksi pasar melonjak tinggi setelah klaim di media Al-Arabiya menyebut bahwa AS dan Iran sudah mencapai kesepakatan untuk draft yang mencakup jaminan kebebasan navigasi di Teluk, Selat Hormuz dan Laut Oman. Kondisi ini direspon positif oleh pasar di mana saham naik lebih tinggi, minyak turun tajam dan dolar AS serta imbal hasil obligasi AS yang berbalik turun sehingga emas dengan mudah kembali naik ke 4559.
Menuju penutupan akhir pekan dengan data ekonomi yang relatif ringan, hanya berfokus pada data Michigan Consumer Sentiment dan inflation expectation di jam 21.00 WIB. Data mungkin hanya relatif direspon terbatas mengingat pasar saat ini mencermati perkembangan dari diplomasi AS dan Iran ke depan.
Meski geopolitik relatif reda dengan pernyataan Trump yang relatif melunak, tapi trader disarankan tetap siaga karena sikap Trump yang mudah berubah-ubah sehingga eskalasi militer di akhir pekan masih tetap perlu diwaspadai. Jika eskalasi kembali terjadi, maka emas berpotensi gagal lanjutkan kenaikan! Tapi selama risiko geopolitik reda, maka tekanan diperkirakan relatif terbatas, dan cenderung naik.
Namun, kembali mengingatkan bahwa kami tidak menyarankan untuk overnight dengan segala risiko yang mungkin terjadi, kecuali jika Anda memahami risiko dan konsekuensi gap yang bisa terjadi saat pembukaan di hari Senin!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup doji mirip hanging man (jika dianggap muncul di zona resistance), juga mirip hammer (jika dianggap muncul di zona support). Pada kondisi ini berarti memberi indikasi tekanan turun mungkin masih akan terjadi (diasumsikan candle doji berupa hanging man), sedangkan jika dianggap hammer, maka cenderung dominan naik. Secara umum, harga masih berada di zona range 30 Maret 2026 di kisaran 4420-4580 dengan high yang tercatat kemarin di 4570 dan low di 4489, yang berarti keduanya masih cukup rentan, baik tembus support ataupun resistance.
Memasuki akhir pekan, pasar biasanya mengantisipasi risiko geopolitik sehingga risiko tekanan tersebut juga diperhitungkan sebagai ancaman penurunan di akhir pekan. Support 4400 dan 4359-4370 peluang targetnya. Sebaliknya, jika kabar baik mendominasi terkait proses diplomasi, maka resistance 4624 dan 4645 kemungkinan target yang juga cukup terbuka untuk ditembus.

H4 menunjukkan rebound tercatat hingga 2 kali sentuh zona pink di 4533-4559 dengan kenaikan pertama di sesi Asia sebelumnya sentuh 4570, dan di kesempatan kedua rebound tepat ke zona 4559 setelah sempat swing low lebih dulu di malam hari sampai 4489. Secara umum, masih sesuai dengan yang diperkirakan kemarin.
Seperti ulasan sebelumnya di technical outlook Kamis di channel youtube @AgrodanafuturesOfficial, bahwa kami mendeteksi pola H&S yang kemungkinan berpeluang menghambat kenaikan, dan sekaligus juga mendeteksi peluang falling wedge yang sedang terbentuk untuk melawan peluang tekanan dari H&S tersebut.
Kita masih dalam tahap terlalu awal untuk mengatakan salah satu pola berhasil dominan tapi yang jelas kenaikan terhambat di zona pink 4533-4559 sehingga wajar jika dikhawatirkan head & shoulders (H&S) yang sedang mendominasi atau dengan kata lain mengancam penurunan lebih lanjut. Pola ini valid jika diikuti penurunan di bawah 4547 (support neckline) dengan proyeksi penurunan ekstrim diperkirakan terbuka untuk menekan hingga zona 4270, atau bahkan lebih lanjut ke 4100.
Jika H&S valid, maka strategi sell mendominasi, ubah strategi bertahap, karena untuk memastikan apakah penurunan akan berlanjut di bawah 4400, atau hanya penurunan cepat yang diikuti dengan pemulihan cepat juga seperti biasanya dan berakhir dengan tail.
Sebaliknya, jika support 4447 atau zona hijau 4420-4499 tetap efektif, atau swing low cepat ke 4400 diakhiri dengan tail panjang dan pemulihan cepat, maka falling wedge kemungkinan lebih dominan dan ini akan membuka peluang dimulainya fase rebound yang didukung potensi reversal bullish yang diharapkan. Jika ini yang terjadi, maka strategi buy dengan beberapa area alternatif di kisaran support sudah tepat dilakukan.

Per jam 10.20 WIB, harga berada di 4521.53 dengan high 4546.00, dan low 4518.63. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 22 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, baik strategi utama maupun alternatif belum teraktivasi karena kenaikan di pagi hari masih tertahan di 4546 dan penurunan juga tertahan di 4518.
Secara teknis, strategi buy tetap dipertahankan, zona biru adalah support terdekat berada di kisaran 4496-4515. Demand diperkirakan muncul di zona ini sehingga buy disarankan di area yang relatif sama dengan strategi kemarin. Sebaiknya stop loss di pasang di bawah low tadi malam (swing low terakhir 4489).
Sedangkan sell jangka pendek bisa saja dilakukan jika tembus di bawah 4485, tapi dengan target pendek hanya ke kisaran 4453-4467. Hal ini dikarenakan zona 4447-4453 maupun 4467 sebetulnya dalam zona buy sehingga diragukan akan memicu penurunan lebih lanjut. Oleh karena itu sell lebih disarankan hanya jika terjadi penurunan di bawah 4440 yang dianggap sudah membatalkan pola yang dicurigai sebagai falling wedge tersebut.
Namun secara umum, strategi buy diperkirakan masih terbatas karena kondisi geopolitik yang tidak menentu, dan Trump bisa saja berubah pikiran kembali di akhir pekan sehingga diplomasi kembali terancam oleh potensi eskalasi geopolitik. Itu sebabnya kami tidak menyarankan posisi overnight karena terlalu berisiko! Trader bisa pertimbangkan overnight HANYA JIKA SUDAH MEMAHAMI RISIKO dan KONSEKUENSI GAP yang bisa terjadi di pembukaan Senin!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4496.00 โ 4498.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4518.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4559, target terdekat 4570, terjauh 4580, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4486.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4485.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika resistance gagal ditembus
Entry : 4640.00 โ 4642.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4620.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4652.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4650)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



