logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
  • Pagi ini dibuka gap down. Secara struktur, zona resistance 101-105 yang sejauh ini merupakan resistance psikologis yang belum berhasil ditembus, sehingga menahan kenaikan sebelumnya
  • Ada pola symetrical triangle besar di grafik daily dengan zona resistance 107=108, support 90-91. Peluang imbang, trigger geopolitik siap tembus salah satu area
  • Di H4, rsi berada di 51%, secara teori di area netral (tengah), tapi sedikit di atas sehingga masih punya peluang juga untuk naik.
  • Gap down memungkinkan harga menutup gap dalam waktu dekat, atau turun dulu menguji support 97-99.40 sebelum akhirnya naik kembali.
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • Belum ada perkembangan signifikan dari negosiasi perdamaian AS dan Iran sejauh ini.
    • Trump sedang menunggu revisi tawaran dari Iran dan masih yakin jika Iran bersedia mencapai kesepakatan -> positif untuk sentimen pasar, negatif untuk minyak (kemungkinan ini yang membuat gap down)
    • Di sisi lain, Trump juga beri peringatan untuk Iran batas waktu kian dekat untuk kesepakatan atau AS akan "menghancurkan" Iran (bersama Israel) -> negatif untuk sentimen pasar, positif untuk minyak (peluang mendorong harga kembali naik, jika terjadi eskalasi)
    • Trump akan melakukan pertemuan dengan para pejabat tinggi keamanan nasional di "Situation Room" di hari Selasa, 19 Mei 2026
  • Sejauh ini geopolitik masih belum jelas sehingga perlu waspadai volatilitas. Tapi hal utama yang perlu dicermati tentang diplomasi :
    a. setuju = Selat Hormuz dibuka, diplomasi berlanjut -> oil turun
    b. tidak setuju = Selat Hormuz tetap tutup, diplomasi belum berhasil agendakan pertemuan -> oil naik
  • Bullish lebih kuat jika tembus 103.00 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 97.30 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 100.50 โ€“ 100.70
Target : 1) 102.20 2) 103.70
SL : 99.00

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 103.00
Switch to SELL jika tembus 97.30
Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Tekanan diperkirakan masih dominan, zona hijau 4420-4499 target berikutnya terdekat, atau 4388 zona tengah (FR 61.8%) dan terjauh di 4280-4307. Zona hijau mungkin memberi perlawanan lebih dulu. Kenaikan kemungkinan tertahan di zona pink 4588-4607. Risiko geopolitik masih membayangi 1-2 hari ke depan
    • a. Skenario #1 : penurunan tertahan di zona hijau (asumsi 4420 dicapai), demand mendorong hingga zona pink. Jika tembus, lanjut naik
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek tetap dominan. Seller muncul di zona pink, tekanan lebih lanjut jika tembus zona hijau (level terendah 4420)
  • Di H1, Secara struktural, bearish masih dominan, terutama jika zona biru 4481-4496 ditembus. Sedangkan resistance 4610 menjadi area resistance terdekat yang juga perlu diwaspadai. Selama tidak tembus, maka tekanan turun tetap dominan. Jika tembus, ada peluang untuk rebound lebih tinggi ke zona resistance berikutnya. Trader wajib waspada 1-2 hari ke depan untuk perkembangan geopolitik!
    • a. Skenario bullish: zona biru demand area 4481-4496 terdekat, atau zona abu 4404-4426 yang diperkirakan demand yang lebih kuat. Dorongan di atas 4608 dibutuhkan untuk kenaikan yang lebih kuat
    • b. Skenario Bearish: tekanan jangka pendek diperkirakan masih dominan, terutama jika berhasil tembus zona biru. Seller kemungkinan di zona pink 4580-4607, Selama zona ini tidak ditembus, maka peluang turun tetap dominan
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Belum ada perkembangan signifikan dari negosiasi perdamaian AS dan Iran sejauh ini.
    • Trump sedang menunggu revisi tawaran dari Iran dan masih yakin jika Iran bersedia mencapai kesepakatan -> positif untuk sentimen pasar, negatif untuk minyak (kemungkinan ini yang membuat gap down)
    • Di sisi lain, Trump juga beri peringatan untuk Iran batas waktu kian dekat untuk kesepakatan atau AS akan "menghancurkan" Iran (bersama Israel) -> negatif untuk sentimen pasar, positif untuk minyak (peluang mendorong harga kembali naik, jika terjadi eskalasi)
    • Trump akan melakukan pertemuan dengan para pejabat tinggi keamanan nasional di "Situation Room" di hari Selasa, 19 Mei 2026
  • Beberapa poin perlu dicermati lebih lanjut tentang geopolitik
    • a. emas naik jika diplomasi terwujud dan mencapai kesepakatan -> pertahankan BUY
    • b. emas turun jika diplomasi tidak kunjung terjadi, dan ada risiko eskalasi militer, terutama memasuki akhir pekan -> switch to SELL!
  • Alternatif :
    • Pertahankan/follow BUY jika tembus 4560, target terdekat 4570, terjauh 4585
    • SELL tetap dominan selama tidak tembus 4610
    • Opsi buy : 4481-4496 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on Dip
Area : 4398.00 โ€“ 4400.00
Target : 1) 4410.00 2) 4420.00
SL : 4388.00 (ideal 7-8 points di bawah 4387)

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 4560
SELL tetap dominan selama tidak tembus 4610
Opsi buy : 4481-4496 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

TOP GAINERS

TOP LOSERS

Wall Street menutup pekan ini dengan karakter yang terbagi cukup tajam. Pasar masih bergerak dalam bayangan kesepakatan tarif AS-China pekan sebelumnya, namun optimisme itu mulai diuji oleh sejumlah katalis baru yang datang bersamaan: kunjungan delegasi Trump ke Beijing bersama jajaran CEO kelas dunia membuka ekspektasi kesepakatan bisnis konkret, sementara data inflasi yang masih membandel memaksa pelaku pasar untuk kembali menghitung ulang kapan The Fed benar-benar akan memangkas, menahan, atau malah menaikkan suku bunga. Hasilnya bukan pasar yang seragam naik, melainkan pasar yang memilah dengan sangat selektif antara sektor yang punya katalis nyata dan yang tidak.

1. Cisco Systems, Inc. (#CSCO) ย +22.68%

logo cisco 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 12 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: 6 Juli 2026
52-Week Range: $62.30 - $119.36
Weekly Range: $96.20 - $119.40
Previous Close Price: $118.25 (15 Mei 2026)

Cisco menjadi saham dengan kenaikan paling dramatis pekan ini. Pemicunya adalah laporan keuangan kuartal terbaru yang sangat kuat: pendapatan mencapai $15,84 miliar atau tumbuh 12% dibanding tahun lalu, dan yang lebih mengejutkan pasar adalah angka pesanan infrastruktur AI yang masuk senilai $1,9 miliar hanya dalam satu kuartal. Cisco juga menaikkan target pesanan AI untuk keseluruhan tahun ini menjadi $9 miliar. Investor membaca ini sebagai sinyal bahwa Cisco bukan sekadar perusahaan jaringan lama yang stagnan, melainkan pemain serius di era AI. Analis dari HSBC langsung merespons dengan menaikkan rekomendasi saham ini ke posisi Beli dengan target harga $137. Di sisi lain, manajemen juga mengumumkan akan memangkas sekitar 4.000 posisi sebagai bagian dari fokus ulang bisnis mereka ke teknologi chip dan optik berbasis AI.

2. Philip Morris International Inc. (#PM) +8.6%

logo philip morris internasional 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 19 Maret 2026 ($1.47)
52-Week Range: $142.11 - $192.95
Weekly Range: $174.35 - $193.13
Previous Close Price: $189.64 (15 Mei 2026)

Kabar baik dari regulator kesehatan Amerika (FDA) menjadi bahan bakar utama kenaikan saham Philip Morris pekan ini. FDA mengeluarkan panduan yang lebih bersahabat terhadap produk nikotin, dan ini langsung mengurangi ketidakpastian aturan yang selama ini membuat investor waswas. Selain itu, laporan keuangan kuartal pertama 2026 juga mendukung, dengan total pendapatan $10,15 miliar. Yang menarik untuk dicermati adalah fakta bahwa 43% dari pendapatan perusahaan kini sudah berasal dari produk bebas asap seperti IQOS, bukan lagi rokok konvensional. Ini menunjukkan bahwa Philip Morris sungguh-sungguh bertransformasi menjadi perusahaan yang berbeda dari yang dikenal publik selama ini, dan pasar mulai memberi penghargaan atas perubahan itu.

3. Exxon Mobil Corporation (#XOM) +7.53%

logo exxon mobile 1280x300

Last Earnings (Laporan Keuangan): 31 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($1.03)
52-Week Range: $101.19 - $176.41
Weekly Range: $146.14 - $158.01
Previous Close Price: $158.01 (15 Mei 2026)

Pekan yang baik untuk Exxon Mobil, didorong oleh tiga berita positif sekaligus. Pertama, pengadilan di Texas memutuskan bahwa Exxon tidak bersalah dalam sebuah gugatan hukum terkait iklim yang cukup besar. Ini penting karena kekhawatiran soal gugatan tersebut sempat membayangi kemampuan perusahaan untuk terus membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Kedua, harga minyak mentah dunia melonjak akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia, yang secara langsung menguntungkan perusahaan energi seperti Exxon. Ketiga, pernyataan Trump bahwa China sepakat membeli minyak dan energi dari Amerika ikut mendorong optimisme di sektor ini. Meskipun detailnya belum resmi dikonfirmasi oleh pihak China, sinyal bahwa permintaan minyak AS dari pembeli terbesar di dunia bisa kembali terbuka memberikan dorongan sentimen yang nyata bagi harga energi secara keseluruhan, dan Exxon sebagai salah satu produsen minyak terbesar Amerika adalah salah satu yang paling langsung merasakan dampak positifnya. Tiga angin segar dalam satu pekan adalah kombinasi yang sulit dilawan, dan investor pun merespons dengan memborong saham ini.

4. Eli Lilly and Company (#LLY) +5.94%

eli lilly logo 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($1.73)
52-Week Range: $623.78 - $1133.95
Weekly Range: $956.59 - $1022.65
Previous Close Price: $1004.70 (15 Mei 2026)

Eli Lilly kembali menunjukkan mengapa sahamnya tetap menjadi favorit di sektor kesehatan. Perusahaan asal Amerika ini melaporkan pendapatan kuartal pertama 2026 sebesar $19,8 miliar, naik 56% dibanding periode yang sama tahun lalu. Mesin pertumbuhannya adalah obat-obatan seri GLP-1 seperti Mounjaro, yang digunakan untuk diabetes dan obesitas, dan permintaannya dari pasar internasional terus melampaui perkiraan. Untuk memastikan pasokan tidak tertinggal dari permintaan, perusahaan berkomitmen menginvestasikan tambahan $4,5 miliar untuk membangun kapasitas produksi di Amerika. Target harga dari analis Cantor Fitzgerald di $1.230 dan Barclays di $1.400 menggambarkan betapa tingginya keyakinan institusi besar terhadap masa depan perusahaan ini.

5. NVIDIA Corporation (#NVDA) +4.62%

logo nvidia 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 20 Mei 2026
Last Dividend Ex-Date: 11 Maret 2026 ($0.01)
52-Week Range: $129.16 - $236.54
Weekly Range: $214.87 - $236.48
Previous Close Price: $225.30 (15 Mei 2026)

NVIDIA mencatat kenaikan yang lebih moderat dibanding pekan-pekan sebelumnya, namun tetap solid di tengah tekanan terhadap sektor chip secara keseluruhan. Nilai total perusahaan ini di bursa kini berada di kisaran $5,7 triliun, sebuah angka yang melampaui perkiraan Produk Domestik Bruto seluruh negara Jerman. Landasan fundamentalnya tetap kuat, dengan pendapatan kuartal terakhir yang tumbuh 73% secara tahunan dan laba bersih yang naik 94%. Satu hal yang juga menarik perhatian analis adalah harga saham NVIDIA yang dinilai semakin masuk akal jika dibandingkan dengan pertumbuhannya, membuat saham ini tidak lagi dianggap terlalu mahal oleh sebagian investor. Analis Cantor Fitzgerald masih mempertahankan target harga $350 untuk saham ini.

1. Intel Corp (#INTC) -16.38%

logo intel 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 7 Agustus 2024
52-Week Range: $18.97 - $132.75
Weekly Range: $106.78 - $130.49
Previous Close Price: $108.87 (15 Mei 2026)

Intel menjadi saham yang paling banyak ditinggalkan investor di antara para pembuat chip pekan ini, dan tekanan yang menerpa bukan sekadar sentimen sesaat. Kondisi bisnis perusahaan secara mendasar memang masih belum pulih: Intel masih merugi di tingkat operasional, artinya pengeluaran untuk menjalankan bisnis masih lebih besar dari pendapatannya. Di saat yang sama, investor terus membandingkan Intel dengan Nvidia yang tumbuh jauh lebih kencang, dan perbandingan itu tidak menguntungkan Intel sama sekali. Para analis pun belum satu suara soal kemana harga saham ini akan pergi, dengan kisaran target yang sangat lebar antara $25 hingga $80, mencerminkan betapa besarnya ketidakpastian yang masih menyelimuti masa depan perusahaan ini.

2. QUALCOMM Incorporated (#QCOM) -13.14%

logo qualcomm 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026
52-Week Range: $121.99 - $247.90
Weekly Range: $199.27 - $246.60
Previous Close Price: $201.52 (15 Mei 2026)

Qualcomm mengalami koreksi tajam pekan ini setelah sebelumnya sempat melonjak lebih dari 15% pasca laporan keuangan. Koreksi setelah kenaikan besar seperti ini sebetulnya lumrah terjadi, karena banyak investor yang memilih untuk mengunci keuntungan mereka terlebih dahulu. Namun ada tambahan tekanan yang memperburuk situasi: regulator Amerika (FTC) dikabarkan sedang menyelidiki Arm Holdings, sebuah perusahaan yang patennya digunakan oleh Qualcomm. Jika penyelidikan ini berujung pada perubahan aturan lisensi, Qualcomm bisa terdampak langsung. Investor memilih bersabar dan menunggu kejelasan, terutama menjelang acara besar Investor Day Qualcomm yang dijadwalkan 24 Juni 2026.

3. ย Advanced Micro Devices, Inc. (#AMD) ย -8.88%

logo amd 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $107.67 - $469.22
Weekly Range: $423.44 - $469.24
Previous Close Price: $424.14 (15 Mei 2026)

Penurunan AMD pekan ini agak ironis, karena secara kinerja bisnis perusahaan ini sebenarnya sedang dalam kondisi yang cukup baik. Pendapatan dari segmen server dan pusat data mereka tumbuh 57% dibanding tahun lalu. Masalahnya, pasar sedang dalam mode hati-hati terhadap saham-saham yang berkaitan dengan AI setelah kenaikan panjang, dan AMD ikut terseret arus jual yang melanda sektor chip secara keseluruhan. Ini lebih merupakan cerita tentang sentimen pasar yang sedang mereda, bukan tentang bisnis AMD yang bermasalah. Bagi investor jangka panjang, koreksi seperti ini justru bisa dilihat sebagai kesempatan untuk mencermati kembali saham ini.

4. The Boeing Company (#BA) ย -7.67%

logo boeing 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 28 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 13 Februari 2020
52-Week Range: $176.77 - $254.35
Weekly Range: $220.34 - $242.38
Previous Close Price: $220.61 (15 Mei 2026)

Boeing mengalami pekan yang mengecewakan justru di tengah momen yang semestinya jadi angin segar. Ketika delegasi Trump mengunjungi Beijing, pasar sudah berharap besar bahwa China akan memesan setidaknya 500 pesawat dari Boeing sebagai bagian dari negosiasi dagang. Kenyataannya, yang diumumkan hanyalah komitmen 200 unit, jauh dari harapan. Bagi pasar, selisih antara harapan dan kenyataan itu terlalu besar untuk diabaikan, dan harga saham Boeing pun langsung turun tajam. Analis dari Jefferies dan Freedom Broker masih optimis dengan memasang target harga di kisaran $290-295 dan memberikan rekomendasi Beli, namun pergerakan saham Boeing dalam waktu dekat kemungkinan akan sangat bergantung pada apakah negosiasi dengan China bisa menghasilkan angka pesanan yang lebih besar.

5. Airbnb, Inc. (#ABNB) ย -6.25%

logo airbnb 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Airbnb tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $110.81 - $147.25
Weekly Range: $130.55 - $146.25
Previous Close Price: $132.88 (15 Mei 2026)

Airbnb sebenarnya membawa hasil yang cukup solid: pendapatan kuartal pertama 2026 tumbuh 18% dibanding tahun lalu menjadi $2,7 miliar. Namun ada satu angka yang membuat investor kecewa, yaitu laba per saham yang hanya $0,26 sementara pasar sudah memperkirakan $0,29. Selisihnya memang kecil, tapi di pasar saham, meleset dari ekspektasi seringkali dihukum tidak proporsional. Situasi itu diperparah oleh kabar bahwa salah satu pendiri perusahaan, Nathan Blecharczyk, menjual sahamnya senilai lebih dari $8,85 juta dalam sepekan terakhir. Ketika orang dalam perusahaan sendiri terlihat melepas saham dalam jumlah besar, investor ritel biasanya ikut waswas, terlepas dari alasan sebenarnya di balik penjualan tersebut.


Pekan 12-15 Mei 2026 sekali lagi membuktikan bahwa di pasar saham, ekspektasi adalah segalanya. Cisco meledak karena hasilnya jauh melampaui dugaan pasar. Boeing jatuh karena hasilnya jauh di bawah harapan. Sementara saham-saham chip seperti Intel dan AMD dihukum bukan semata karena bisnisnya buruk, melainkan karena pasar sedang dalam fase berhati-hati setelah periode kenaikan yang panjang. Pekan depan, arah pasar akan sangat ditentukan oleh perkembangan negosiasi dagang AS-China dan data ekonomi Amerika terbaru. Dua hal yang patut dicermati betul oleh siapapun yang aktif di pasar.

Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.


cfd saham us 1920x1080 (1)

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup menguat, dan dolar lanjut menguat. Imbal hasil Treasury AS naik di atas 4.50%, sehingga memberi dukungan untuk dolar AS kembali menguat dan kondisi ini membuat emas tertekan. 

Data ekonomi memperkuat narasi tentang inflasi tinggi. Berturut-turut pasar melihat inflasi konsumen naik ke 3.8% y/y, meskipun inflasi bulanan turun ke 0.6% dari 0.9% m/m, diikuti PPI yang juga mengalami kenaikan 1.4% m/m, dan lonjakan tinggi hingga 6.0% y/y. Retail sales tadi malam menunjukkan angka yang relatif turun dibanding sebelumnya, 0.5% vs 1.6%, tapi angka ini tetap menunjukkan angka yang solid. 

Williams dan Barr Mencoba Redam Kekhawatiran Suku Bunga

Beberapa pejabat Fed seperti Neel Kashkari, Alberto Musalem, Beth Hammack dan Lorie Logan terus menyuarakan inflasi yang terlalu tinggi dan kemungkinan penyesuaian kebijakan jika terus menunjukkan lonjakan sehingga mendukung narasi dihapuskannya peluang pelonggaran moneter lebih lanjut. Kondisi ini yang sampai saat ini mendominasi pasar sehingga membuat emas cenderung tertekan. 

Di sisi lain, John Williams dan Michael Barr memiliki pandangan lain. Williams mengatakan bahwa kebijakan moneter saat ini berada dalam kondisi yang baik dan dia tidak melihat alasan untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga saat ini. Hal ini didasari oleh pandangan Williams bahwa inflasi yang dipicu oleh tarif sebagian besar sudah dilewati, dan pasar tenaga kerja tidak menimbulkan tekanan harga lanjutan yang tidak biasa. 

Sedangkan Barr dengan tegas menentang usulan untuk melonggarkan aturan likuiditas perbankan sebagai cara untuk mengurangi neraca Fed. Dia memperingatkan bahwa pendekatan itu bisa membuat risiko stabilitas keuangan meningkat. 

banner artikel agr youtube

Sinyal Trump di sela-sela kunjungan ke China

Kami menangkap 2 sinyal dari pernyataan Trump selama kunjungannya ke China yang berpotensi bernada optimis dan pesimis terkait situasi geopolitik. 

Di sisi pesimis, muncul laporan bahwa AS memberitahu Israel tentang kemungkinan Trump bisa memerintahkan serangan ke wilayah Iran. Israel dikabarkan dalam kondisi siaga tinggi di akhir pekan untuk kemungkinan tersebut. Situasi ini yang membuat pasar juga dibayangi kecemasan untuk kemungkinan berakhirnya gencatan senjata karena Trump mulai kehabisan kesabaran untuk menekan Iran melepas persediaan uraniumnya. Poin ini yang membuat kekhawatiran perang berlanjut, sehingga inflasi tetap mengancam, dan menyebabkan kekhawatiran pasar atas potensi kenaikan suku bunga sehingga menekan emas. 

Di sisi optimis, Trump terus melontarkan optimismenya tentang berakhirnya perang di mana Iran akan menyetujui konsesinya tentang nuklir, meskipun di sisi lain tetap mengancam akan membungihanguskan Iran jika tidak segera mencapai kesepakatan.Trump menyebut bahwa masalah Iran hanyalah masalah waktu, sambil juga menambahkan bahwa meskipun dia lebih memilih Iran menghilangkan persediaan uranium yang diperkaya, tapi pada dasarnya Trump bisa menerima jika persediaan tersebut disimpan di bawah pengawasan. Poin ini yang bisa memulihkan kekhawatiran pasar jika perintah serangan di akhir pekan tidak terbukti, dan Trump berusaha mendorong Iran kembali ke jalur diplomasi dan gencatan senjata keduanya tetap berjalan sampai dicapainya kesepakatan.  

Fokus Malam ini

Pasar hanya akan mendapati data NY Empire State Manufacture Index dan Industrial Production di jam 19.30 WIB dan 20.15 WIB. Kedua data diperkirakan melemah dibanding sebelumnya. Namun, Empire state kemungkinan yang cenderung berpeluang direspon market, meskipun tetap dalam jalur terbatas mengingat situasi geopolitik di akhir pekan yang tidak menentu. 

Tetap waspadai perkembangan geopolitik, terutama menuju akhir pekan! Semua pernyataan Trump dari maupun selepas pulang dari China akan menjadi perhatian pasar dan kemungkinan menyebabkan volatilitas!

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish setelah kesekian kalinya dalam 3 hari berturut-turut tetap gagal untuk melampaui MA100 daily 4789. Kondisi ini membuat tekanan di Jumat pagi lanjut tertekan hingga 4607 (saat artikel ditulis). Posisi sejauh ini relatif menahan penurunan dan sempat beberapa kali rebound hingga kisaran 4620-4625. Tapi tekanan sepertinya belum akan mereda terlebih situasi akhir pekan yang tetap membebani pasar.

Harga berpeluang kembali masuk ke zona support daily di kisaran 4420-4580 dalam waktu dekat. Dan demand kembali diuji seperti 29 Apr dan 4 Mei 2026 saat sentuh zona 4500-4510. Sebaliknya, jika zona support 4546 atau maksimum 4500 berhasil menahan penurunan, maka ekspektasi rebound diperkirakan mampu kembali dorong harga ditutup di atas 4600-an kembali. Zona 4665 dan 4693 saat ini menjadi resistance psikologis.

slide20

H4 menunjukkan pola pergerakan kembali dalam fase tekanan. Kondisi ini secara teknis menjadi dominan sejak pagi tadi harga tembus dibawah support low dari zona orange 4628 setelah penurunan di 11 dan 12 Mei berhasil rebound setiap menguji zona orange. Peluang bearish masih dominan untuk beberapa waktu ke depan, meskipun di sisi lain tetap juga terbuka untuk technical rebound. 

Pola falling wedge saat ini dominan, dengan asumsi penurunan saat artikel ditulis adalah tekanan wave 3 pada struktur falling wedge tersebut. Dengan demikian rebound teknis diperkirakan relatif terbatas, dengan zona orange tertinggi di 4657 sebagai potensi targetnya, atau resistance falling wedge di area 4677. Buyer kemungkinan bisa saja memanfaatkan pantulan ini, tapi perlu waspada jika sudah memasuki zona orange karena penurunan lainnya masih cukup terbuka dengan potensi di bawah 4600. 

Jika perhitungan benar, maka seller masih akan dominan selama harga tidak tembus di atas 4658-4666. Reversal bullish akan berlaku jika harga mampu tembus resistance falling wedge 4670an (asumsi di 4672-4677). Ini artinya, strategi sell tidak akan berlaku lagi jika terjadi penembusan resistance, dan trader seharusnya mulai ubah strategi menjadi buy.

Di sisi lain, jika hitungan ini benar, maka tekanan bearish berikutnya diharapkan terhambat atau mulai berkurang saat harga sentuh zona 4546-4567. Atau penurunan paling jauh yang diperkirakan di kisaran zona hijau 4420-4499. Demand diperkirakan lebih kuat di antara salah satu zona tersebut sehingga buy lebih disarankan di salah satu zona support yang ditandai. 



slide21


Per jam 10.40 WIB, harga berada di 4615.00 dengan high 4665.22, dan low 4607.35. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 15 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi yang sedang berjalan adalah sell alternatif saat tembus 4630 (dari strategi awal) dan sudah berhasil sentuh TP 1 di 4620, dan dekati TP 2 di 4600 (dianggap selesai karena low di 4607 dianggap cukup dekat dengan target terjauh yang diharapkan). 

Namun, kali ini strategi alternatif diubah menjadi sell saat breakout 4600, sedangkan strategi utama sell di 4645 tidak berubah karena dipertimbangkan tekanan masih akan mendominasi sehingga rebound dianggap masih terbatas. 

Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4639-4645, maka trader masih bisa melakukan sell. Dan jika tembus 4600, maka pertahankan sell untuk peluang penurunan lebih lanjut di kisaran 4546-4560an.

Sebaliknya, seller perlu berhati-hati jika harga : 1) sudah mendekati support 4546-4560 atau zona 4420-4499 (zona biru); atau 2) jika harga mendekati 4660-4665 dan berhasil tembus di atas 4665). Secara teknis, ketiga zona tersebut adalah zona yang diperkirakan akan membuat tekanan jual mulai berkurang sehingga rebound teknis diperkirakan lebih mendukung. Switch strategi menjadi buy jika salah satu dari 2 poin itu terjadi!

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4645.00 โ€“ 4647.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4625.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4600 (updated!), target terdekat 4590, terjauh 4580, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4657.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4655.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4492.00 โ€“ 4494.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4514.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4482.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4480)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun
  • Secara struktur, harga saat ini masih berada di zona resistance 101-105 yang sejauh ini merupakan resistance psikologis yang belum berhasil ditembus, sehingga menahan kenaikan sebelumnya
    • a. Jika rejection tetap terjadi, maka harga cenderung kembali turun -> cenderung SELL
    • b. jika tembus, maka harga berpeluang lanjut naik -> cenderung BUY
  • Di H4, rsi berada di 57%, secara teori mendukung naik. Pola rising wedge sebelumnya sudah tembus support, tapi penurunan tertahan di 99. Saat ini rebound diasumsikan pullback sebelum lanjutkan turun -> cenderung turun, tapi waspada jika tembus zona 104.00, pola ini gagal!
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • Belum ada perkembangan signifikan dari negosiasi perdamaian AS dan Iran sejauh ini.
    • Trump sedang berada di China dan dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping -> pertemuan mulai 13-15 Mei 2026
    • Kabar tentang konflik Timur Tengah relatif minim karena Trump masih berada di China -> cenderung menunda tekanan pada Iran selama bertemu Presiden Xi
    • Perkembangan gencatan senjata Israel dan Lebanon kurang menggembirakan, tapi sejauh ini diabaikan pasar
    • Dari China, Trump mengklaim Xi menawarkan bantuan untuk menyelesaikan konflik di Iran, tapi Menlu Rubio menyatakan bahwa AS tidak mencari bantuan dari China. Trump dan Xi sepakat tentang pentingnya membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya -> seharusnya pertanda positif, tapi tidak jelas apa yang akan dilakukan
  • Sejauh ini geopolitik masih belum jelas sehingga perlu waspadai volatilitas. Tapi hal utama yang perlu dicermati tentang diplomasi :
    • a. setuju = Selat Hormuz dibuka, diplomasi berlanjut -> oil turun
    • b. tidak setuju = Selat Hormuz tetap tutup, diplomasi belum berhasil agendakan pertemuan -> oil naik
  • Bullish lebih kuat jika tembus 104.80 -> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 101.00 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 102.80 โ€“ 103.00
Target : 1) 101.30 2) 99.80
SL : 104.50

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 101.00
Switch to BUY jika tembus 104.80
Alternatif SELL: jika area 102.80-103.70 tidak tembus
Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Zona MA200 di 4693 sebagai resistance. Zona orange 4628-4657 kembali bertahan sebagai support, tapi riskan untuk tembus jika tekanan berlanjut hingga 4628. Jika tidak ada geopolitik meningkat, maka skenario bullish lebih dominan. Jika geopolitik memanas, maka skenario bearish dominan
    • a. Skenario #1 : penurunan terbatas, zona orange tetap efektif, rebound didukung pola falling wedge tembus resistance 4693-4695
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek tetap membayangi jika belum tembus 4693-4695, tekanan tembsus 4628 jika geopolitik akhir pekan memanas
  • Di H1, Secara struktural, bearish mendominasi untuk beberapa waktu ke depan setelah resistance 4730 gagal ditembus, dan saat ini support menekan di bawah zona coklat 4639-4666. Tekanan berlanjut selama harga di bawah 4639-4645. Sebaliknya, bullish bisa pertimbangkan buy jika sentuh zona orange 4595-4600 atau zona support 4545-4555, atau paling jauh 4420-4496 jika tekanan disebabkan eskalasi geopolitik yang meningkat
    • a. Skenario bullish: swing low terbatas, zona coklat tetap support kuat di 4639-4666, rsi 35% mulai mendekati oversold, mendukung peluang rebound bertahap. Zona orange 4595-4609 support alternatif. Kenaikan akan lebih kuat jika tembus 4695
    • b. Skenario Bearish: tekanan jangka pendek kemungkinan dominan terutama jika tembus support 4639 (low zona coklat), tekanan berlanjut ke zona orange 4595-4609 atau bisa lebih jika geopolitik akhir pekan memanas. Area 4550-4565 sebagai proyeksi terendah
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Belum ada perkembangan signifikan dari negosiasi perdamaian AS dan Iran sejauh ini.
    • Trump sedang berada di China dan dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping -> pertemuan mulai 13-15 Mei 2026
    • Kabar tentang konflik Timur Tengah relatif minim karena Trump masih berada di China -> cenderung menunda tekanan pada Iran selama bertemu Presiden Xi
    • Perkembangan gencatan senjata Israel dan Lebanon kurang menggembirakan, tapi sejauh ini diabaikan pasar
    • Dari China, Trump mengklaim Xi menawarkan bantuan untuk menyelesaikan konflik di Iran, tapi Menlu Rubio menyatakan bahwa AS tidak mencari bantuan dari China. Trump dan Xi sepakat tentang pentingnya membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya -> seharusnya pertanda positif, tapi tidak jelas apa yang akan dilakukan
    • Di sisi lain, para pejabat Fed mulai berdebat tentang kebijakan moneter. Dengan CPI dan PPI yang tinggi, mulai menguat perdebatan tentang momentum kenaikan suku bunga. Tapi Williams cenderung melihat kebijakan saat ini masih tepat, sehingga tidak terburu-buru untuk mengubah kebijakan moneter
  • Beberapa poin perlu dicermati lebih lanjut tentang geopolitik
    • a. emas naik jika diplomasi terwujud dan mencapai kesepakatan -> pertahankan BUY
    • b. emas turun jika diplomasi tidak kunjung terjadi, dan ada risiko eskalasi militer, terutama memasuki akhir pekan -> switch to SELL!
  • Alternatif :
    • (updated!) Pertahankan/follow SELL jika tembus 4600, target terdekat 4590, terjauh 4580
    • Switch to BUY jika tembus 4665, target terdekat 4675, terjauh 4690
    • Opsi buy : 4595-4609 (orange), 4546-4558, 4420-4499 (biru)
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : SELL on Rally
Area : 4645.00 โ€“ 4647.00
Target : 1) 4635.00 2) 4625.00
SL : 4657.00 (ideal 7-8 points di atas 4655)

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 4600 (updated!)
Switch to BUY jika tembus 4665
Opsi buy : 4595-4609 (orange), 4546-4558, 4420-4499 (biru)

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup shooting star, secara teori berpeluang turun
  • Secara struktur, zona resistance 101-105 sejauh ini tetap efektif sebagai resistance sehingga menahan kenaikan sebelumnya
    • a. Jika rejection terjadi, maka harga cenderung kembali turun -> cenderung SELL
    • b. jika tembus, maka harga berpeluang lanjut naik -> cenderung BUY
  • Di H4, rsi berada di 54%, secara teori mendukung naik. Tapi pola rising wedge sepertinya mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan. dan harga sudah berada di luar wedge, dan dianggap tembus support -> cenderung turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • Belum ada perkembangan signifikan dari negosiasi perdamaian AS dan Iran sejauh ini.
    • Trump sedang berada di China dan dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping -> pertemuan mulai 13-15 Mei 2026
    • UAE bantah pernyataan kantor Netanyahu yang menyatakan bahwa dia melakukan pertemuan rahasia dengan Sheikh Mohammed bin Zayed selama perang Iran, dan Kemenlu UAE menyebut laporan kunjungan tersebut sama sekali tidak berdasar
  • OPEC pangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2026 dari 1.38 juta bph, menjadi 1.17 juta bph dan produksi OPEC+ turun 1.74 juta bph di bulan April akibat penutupan Selat Hormuz -> penyebab minyak naik
  • Pasar masih menunggu terkait hasil pertemuan Trump dengan para penasihat keamanan nasionalnya tentang Iran -> kemungkinan baru dilakukan setelah kunjungan ke China
    • a. Jika keputusannya aksi militer besar-besaran dan mengakhiri gencatan senjata, maka oil akan naik
    • b. Jika keputusannya tetap fokus diplomasi, tapi tindakan militer hanya untuk menekan Iran dengan dampak terbatas (tidak ada aksi militer besar-besaran) dan tanpa mengakhiri gencatan senjata, maka kenaikan oil cenderung terbatas, diakhiri penurunan
  • Sejauh ini geopolitik masih belum jelas sehingga perlu waspadai volatilitas. Tapi hal utama yang perlu dicermati tentang diplomasi :
    • a. setuju = Selat Hormuz dibuka, diplomasi berlanjut -> oil turun
    • b. tidak setuju = Selat Hormuz tetap tutup, diplomasi belum berhasil agendakan pertemuan -> oil naik
  • Bullish lebih kuat jika tembus 103.80 -> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 100.00 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 101.70 โ€“ 101.90
Target : 1) 100.20 2) 98.70
SL : 98.30

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 100.00
Switch to BUY jika tembus 103.80
Alternatif SELL: jika area 102.80-103.70 tidak tembus
Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  • ย Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Zona MA200 saat itu di 4678 berhasil menahan penurunan, meski sempat terjadi tekanan beberapa kali. Posisi saat ini di 4685, bersama zona orange 4628-4657 tetap sebagai area demand potensial. Peluang kenaikan lebih kuat jika mampu tembus minimal di atas 4726, atau jauh lebih kuat jika tembus 4772
    • a. Skenario #1 : penurunan terbatas, bertahap naik untuk mengincar zona biru 4814-4844 (gap yang terjadi di 17-20 Apr 2026).
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek tetap membayangi selama belum tembus 4772-4775, tapi dianggap lebih kuat jika tembus zona orange
  • Di H1, Secara struktural, bias bullish masih tetap kuat, belum ada perubahan signifikan. Harga masih bertahan di zona support dan resistance yang sama, meskipun dihajar oleh data CPI dan PPI yang tinggi. Retail sales nanti malam tantangan selanjutnya. Peluang bullish lebih kuat jika mampu tembus minimal 4726, sedangkan bearish akan lebih kuat jika tembus zona 4635
    • a. Skenario bullish: swing low terbatas, support terdekat 4677-4694, atau zona coklat 4639-4666 terjauh. Kenaikan di atas zona merah 4759-4772 dibutuhkan untuk kenaikan yang lebih kuat
    • b. Skenario Bearish: tekanan jangka pendek kemungkinan dominan selama zona orange 4733-4748 tidak tembus, tapi target optimal kemungkinan hanya sampai zona coklat, kecuali jika data ekonomi lebih kuat + geopolitik memanas
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Belum ada perkembangan signifikan dari negosiasi perdamaian AS dan Iran sejauh ini.
    • Trump sedang berkunjung ke China dijadwalkan bertemu dengan Presiden Xi Jinping 13-15 Mei 2026
  • Pasar masihmenunggu terkait hasil pertemuan Trump dengan para penasihat keamanan nasionalnya tentang Iran -> kemungkinan baru dilakukan setelah kunjungan ke China
    • a. Jika keputusannya aksi militer besar-besaran dan mengakhiri gencatan senjata, maka oil akan naik, emas turun dipicu kekhawatiran inflasi
    • b. Jika keputusannya tetap fokus diplomasi, tapi tindakan militer hanya untuk menekan Iran dengan dampak terbatas (tidak ada aksi militer besar-besaran) dan tanpa mengakhiri gencatan senjata, maka kenaikan oil cenderung terbatas, emas masih bisa naik
  • Beberapa poin perlu dicermati lebih lanjut tentang geopolitik
    • a. emas naik jika diplomasi terwujud dan mencapai kesepakatan -> pertahankan BUY
    • b. emas turun jika diplomasi tidak kunjung terjadi, dan ada risiko eskalasi militer, terutama memasuki akhir pekan -> switch to SELL!
  • Fokus Retail Sales
    • a. Act > Exp = emas turun -> switch to SELL
    • b. Act < Exp = emas naik -> pertahankan BUY
  • Alternatif :
    • Pertahankan/follow BUY jika tembus 4710, target terdekat 4720, terjauh 4735
    • Switch to SELL jika tembus 4635, target terdekat 4625, terjauh 4615
    • Opsi buy : 4682-4696, 4639-4666 (coklat), 4589-4600
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on Dip
Area : 4675.00 โ€“ 4677.00
Target : 1) 4687.00 2) 4697.00
SL : 4665.00 (ideal 7-8 points di bawah 4665)

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 4710
Switch to SELL jika tembus 4635
Opsi buy : 4682-4696, 4639-4666 (coklat), 4589-4600

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup menguat, dan dolar pun naik. Hal itu menjadi tekanan bagi emas, terutama setelah kondisi geopolitik yang tidak menentu dan ditambah dengan data inflasi yang tetap tinggi.

Data CPI utama dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, 3.8% y/y vs ekspektasi 3.7%, sekaligus naik dibanding sebelumnya 3.3%. Angka ini kembali membuat pasar cemas dengan situasi inflasi yang terus mengalami kenaikan sehingga mengancam peluang penurunan suku bunga Fed. Tapi di sisi lain, inflasi bulanan turun dari 0.9% menjadi 0.6% m/m sesuai ekspektasi. Kondisi ini sedikit meredam kecemasan atas inflasi tersebut sehingga emas berhasil rebound dengan cepat pulih kembali di atas 4700 hingga penutupan.  

Diplomasi Stagnan, Iran Bersiap di Selat Hormuz

Belum ada perubahan yang terlihat signifikan pada proses diplomasi. Iran bahkan menegaskan jika mereka tidak akan kembali ke putaran baru diplomasi selama tuntutan mereka tidak dipenuhi AS. Kondisi ini bahkan semakin menjauhkan pembahasan nuklir yang diinginkan Trump dalam 14 poin proposal sebelumnya yang ditolak Iran. 

Di sisi lain, The New York Times merilis laporan di malam tadi yang mengungkap bahwa Iran sudah memulihkan akses operasional ke 30 dari 33 lokasi rudal di sepanjang Selat Hormuz, dan diduga masih memiliki sekitar 70% dari persediaan rudal sebelum perang. Penemuan tersebut menggambarkan situasi yang mengkhawatirkan bagi para pejabat senior dan menjadi pengingat bahwa apapun manuver diplomatik yang sedang berlangsung, perhitungan militer di sepanjang selat tersebut ternyata belum berarti membuat Barat unggul. 

Di sisi lain, Trump bertolak ke China dan dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Xi Jinping 13-15 Mei 2026. Segala sesuatu tentang hasil pertemuan Trump dengan para penasihat keamanan nasionalnya tentang Iran kemungkinan baru akan diperoleh setelah kunjungan tersebut. Trump sempat mengatakan bahwa dia akan berbicara cukup panjang tentang Iran dengan Xi Jinping.

banner artikel agr youtube

Goolsbee : Inflasi Bergerak ke Arah yang Salah

Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee menyampaikan nada yang lebih hati-hati. Dia mengatakan inflasi bergerak ke arah yang salah, bukan hanya di sektor-sektor yang sudah jelas. Meski tarif dan harga minyak memang menjadi penyebab kenaikan inflasi, Goolsbee menyoroti hal yang lebih mengkhawatirkan, yaitu inflasi di sektor jasa yang merangkak naik. 

Goolsbee mengatakan bahwa kondisi itu merupakan komponen yang sulit diatasi dalam inflasi, dan dengan bergerak ke arah yang salah, Goolsbee mengungkap kekecewaan yang tak terduga setelah data dirilis.

Sedangkan terkait pasar tenaga kerja, Goolsbee menilainya stabil, tapi tidak baik. Lapangan kerja menurutnya tidak memburuk cukup parah untuk mendukung pemangkasan suku bunga, tapi juga tidak cukup kuat untuk menyerap inflasi. Hal itu membuat Fed dalam pola penundaan yang tidak nyaman sehingga belum sepenuhnya menjadi tindakan penyeimbang antara kedua mandat. 

Fokus Malam ini

Kita masih harus berhati-hati dengan data ekonomi. Nanti malam PPI dirilis di jam 19.30 WIB dengan ekspektasi stabil di 0.5% m/m, sedangkan core PPI naik dari 0.1% menjadi 0.3% m/m. Data ini biasanya akan ikut mempengaruhi data PCE yang merupakan indikator inflasi yang lebih disukai Fed

Sama halnya dengan inflasi CPI tadi malam, pasar akan bereaksi lebih luas jika data menunjukkan kenaikan yang ekstrim. Tapi akan relatif lebih terkendali, bahkan cenderung stabil tanpa menimbulkan reaksi berlebihan jika data tidak terlalu panas, atau bahkan dirilis lebih lemah dari ekspektasi

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup hanging man setelah kenaikan gagal lanjut di atas 4773. Tapi penurunan di malam hari juga tertahan di sekitaran 4639 dan ditutup kembali di zona 4715. Kabar buruknya adalah bahwa MA 100 di 4786 masih terlalu kuat dan menyebabkan tekanan jangka pendek masih dominan. Kabar baiknya, tekanan turun tertahan di 4639, menandakan peluang bullish juga masih terbuka. 

Zona 4648 dan 4624 tetap akan menjadi support psikologis untuk beberapa waktu ke depan. Selama tidak terjadi penurunan, maka peluang naik tetap ada. Di sisi lain, bullish yang lebih kuat perlu memastikan bahwa kenaikan minimal harus berada di atas 4748, atau akan jauh lebih kuat jika berhasil tembus 4786. Sedangkan risiko penurunan berlanjut jika 4624 ditembus, dengan zona support 4555-4565 dan 4500 sebagai potensi berikutnya. 

slide20

H4 menunjukkan pola pergerakan yang belum berubah signifikan, di mana kenaikan sementara tertahan di resistance 4772-4775, tapi penurunan juga tetap tertahan di zona orange 4628-4657 dengan level terendah tercatat di 4639 dengan cepat berbalik naik kembali dan berhasil stay di atas MA200 saat itu di 4675. Belum ada perubahan signifikan, skenario relatif sama, dengan swing low saat ini secara teori seharusnya cenderung lebih terbatas dibanding sebelumnya. Tapi perkembangan geopolitik dan juga data ekonomi tetap akan menjadi pengganggu yang signifikan sehingga tekanan turun juga perlu diperhitungkan.

Ekspektasi skenario ideal hari ini bahwa penurunan terdekat tetap tertahan di MA 200 yang saat ini ada di 4678, atau zona orange 4628-4657 tetap menjadi zona support terjauh yang diharapkan tetap efektif. Sedangkan kenaikan diharapkan mulai bertahap lebih tinggi dibanding sebelumnya di mana 2 hari berturut-turut tertahan di 4764-4773. 

Jika perhitungan benar, maka saat ini secara teori penurunan terbatas, kenaikan lebih dominan. Dan peluang menutupi gap yang terjadi di 17-20 April 2026 kemungkinan semakin kuat jika kenaikan berhasil tembus zona 4764-4773 tersebut. 

Sebaliknya, zona orange 4628-4657 juga di sisi lain menjadi area kritis ke depan. Skenario bullish mengandalkan zona ini sebagai zona demand yang lebih baik dan lower risk. Tapi di sisi lain juga mengancam pada sisi tekanan bearish yang lebih besar jika ditembus. 

Itu berarti seller akan lebih mendominasi saat level 4628 ditembus. Dengan kata lain, sell lebih disarankan hanya jika tembus di bawah 4628, sedangkan sell saat tembus 4660 hanya memiliki peluang turun yang terbatas. Kondisi tersebut terbukti tadi malam saat terjadi penurunan di bawah 4660, emas hanya turun ke 4639 dan dengan cepat kembali naik ke atas 4700-an, meskipun saat itu data CPI AS dirilis lebih baik dari ekspektasi 3.8% y/y, tapi tertolong oleh CPI bulanan yang melunak dari 0.9% ke 0.6% m/m.



slide21


Per jam 10.30 WIB, harga berada di 4701.62 dengan high 4726.68, dan low 4687.85. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 13 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama adalah buy on dip di kisaran 4685-4687 di mana low saat ini saat artikel ditulis berada di 4687.85, yang secara area cukup dekat atau tepat di zona dasar yang diharapkan. Bahkan harga mulai rebound kembali ke zona 4705.

Jika dalam 1 jam ke depan candle di tutup bullish, maka pembalikan ke atas secara teori lebih terdukung. Itu berarti buy bisa tetap dilakukan, meski sedikit lebih tinggi dari zona yang diharapkan. Dan jika dalam 1-2 jam ke depan resistance 4726 berhasil ditembus, trader punya peluang untuk melanjutkan strategi buy nya dengan target terdekat zona orange kisaran 4733-4748. 

Tapi hati-hati jika kenaikan mulai melambat di zona orange! Kondisi ini dikhawatirkan terjadi rejection kembali dan tekanan turun kembali membayangi. Dengan demikian buyer bisa pertimbangkan menahan diri atau lakukan profit taking. Jika ini terjadi sebelum data PPI nanti malam, maka sebaiknya โ€œwait and seeโ€ sampai situasi berikutnya mendukung kenaikan lebih lanjut.

Secara struktural, bias bullish masih lebih kuat dibanding bearish. Tapi saat ini bullish akan menghadapi 2 resistance utama yang saling berdekatan, yaitu zona orange 4733-4748, dan zona merah 4759-4772. Bullish akan jauh lebih kuat jika resistance berhasil ditembus.

Sebaliknya, sell saat ini hanya disarankan hanya jika terjadi penurunan  di bawah 4628-4630. Sedangkan sell saat tembus 4660 terbukti hanya memberikan ruang penurunan yang terbatas seperti yang terlihat tadi malam.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4685.00 โ€“ 4687.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4707.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4726 (updated!), target terdekat 4735, terjauh 4745, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4675.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4675.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4628.00 โ€“ 4630.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4608.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4640.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4638)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down