Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 100.50 โ 100.70 Target : 1) 102.20 2) 103.70 SL : 99.00 Alternatif : Follow BUY jika tembus 103.00 Switch to SELL jika tembus 97.30 Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4398.00 โ 4400.00 Target : 1) 4410.00 2) 4420.00 SL : 4388.00 (ideal 7-8 points di bawah 4387) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4560 SELL tetap dominan selama tidak tembus 4610 Opsi buy : 4481-4496 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


TOP GAINERS
| 1. Cisco Systems, Inc. (CSCO) +22.68% |
| 2. Philip Morris International Inc. (PM) +8.6% |
| 3. Exxon Mobil Corporation (XOM) +7.53% |
| 4. Eli Lilly and Company (LLY) +5.94% |
| 5. NVIDIA Corporation (NVDA) +4.62% |
TOP LOSERS
| 1. Intel Corp (INTC) -16.38% |
| 2. QUALCOMM Incorporated (QCOM) -13.14% |
| 3. Advanced Micro Devices, Inc. (AMD) -8.88% |
| 4. The Boeing Company (BA) -7.67% |
| 5. Airbnb, Inc. (ABNB) -6.25% |
Wall Street menutup pekan ini dengan karakter yang terbagi cukup tajam. Pasar masih bergerak dalam bayangan kesepakatan tarif AS-China pekan sebelumnya, namun optimisme itu mulai diuji oleh sejumlah katalis baru yang datang bersamaan: kunjungan delegasi Trump ke Beijing bersama jajaran CEO kelas dunia membuka ekspektasi kesepakatan bisnis konkret, sementara data inflasi yang masih membandel memaksa pelaku pasar untuk kembali menghitung ulang kapan The Fed benar-benar akan memangkas, menahan, atau malah menaikkan suku bunga. Hasilnya bukan pasar yang seragam naik, melainkan pasar yang memilah dengan sangat selektif antara sektor yang punya katalis nyata dan yang tidak.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 12 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: 6 Juli 2026
52-Week Range: $62.30 - $119.36
Weekly Range: $96.20 - $119.40
Previous Close Price: $118.25 (15 Mei 2026)
Cisco menjadi saham dengan kenaikan paling dramatis pekan ini. Pemicunya adalah laporan keuangan kuartal terbaru yang sangat kuat: pendapatan mencapai $15,84 miliar atau tumbuh 12% dibanding tahun lalu, dan yang lebih mengejutkan pasar adalah angka pesanan infrastruktur AI yang masuk senilai $1,9 miliar hanya dalam satu kuartal. Cisco juga menaikkan target pesanan AI untuk keseluruhan tahun ini menjadi $9 miliar. Investor membaca ini sebagai sinyal bahwa Cisco bukan sekadar perusahaan jaringan lama yang stagnan, melainkan pemain serius di era AI. Analis dari HSBC langsung merespons dengan menaikkan rekomendasi saham ini ke posisi Beli dengan target harga $137. Di sisi lain, manajemen juga mengumumkan akan memangkas sekitar 4.000 posisi sebagai bagian dari fokus ulang bisnis mereka ke teknologi chip dan optik berbasis AI.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 19 Maret 2026 ($1.47)
52-Week Range: $142.11 - $192.95
Weekly Range: $174.35 - $193.13
Previous Close Price: $189.64 (15 Mei 2026)
Kabar baik dari regulator kesehatan Amerika (FDA) menjadi bahan bakar utama kenaikan saham Philip Morris pekan ini. FDA mengeluarkan panduan yang lebih bersahabat terhadap produk nikotin, dan ini langsung mengurangi ketidakpastian aturan yang selama ini membuat investor waswas. Selain itu, laporan keuangan kuartal pertama 2026 juga mendukung, dengan total pendapatan $10,15 miliar. Yang menarik untuk dicermati adalah fakta bahwa 43% dari pendapatan perusahaan kini sudah berasal dari produk bebas asap seperti IQOS, bukan lagi rokok konvensional. Ini menunjukkan bahwa Philip Morris sungguh-sungguh bertransformasi menjadi perusahaan yang berbeda dari yang dikenal publik selama ini, dan pasar mulai memberi penghargaan atas perubahan itu.

Last Earnings (Laporan Keuangan): 31 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($1.03)
52-Week Range: $101.19 - $176.41
Weekly Range: $146.14 - $158.01
Previous Close Price: $158.01 (15 Mei 2026)
Pekan yang baik untuk Exxon Mobil, didorong oleh tiga berita positif sekaligus. Pertama, pengadilan di Texas memutuskan bahwa Exxon tidak bersalah dalam sebuah gugatan hukum terkait iklim yang cukup besar. Ini penting karena kekhawatiran soal gugatan tersebut sempat membayangi kemampuan perusahaan untuk terus membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Kedua, harga minyak mentah dunia melonjak akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia, yang secara langsung menguntungkan perusahaan energi seperti Exxon. Ketiga, pernyataan Trump bahwa China sepakat membeli minyak dan energi dari Amerika ikut mendorong optimisme di sektor ini. Meskipun detailnya belum resmi dikonfirmasi oleh pihak China, sinyal bahwa permintaan minyak AS dari pembeli terbesar di dunia bisa kembali terbuka memberikan dorongan sentimen yang nyata bagi harga energi secara keseluruhan, dan Exxon sebagai salah satu produsen minyak terbesar Amerika adalah salah satu yang paling langsung merasakan dampak positifnya. Tiga angin segar dalam satu pekan adalah kombinasi yang sulit dilawan, dan investor pun merespons dengan memborong saham ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($1.73)
52-Week Range: $623.78 - $1133.95
Weekly Range: $956.59 - $1022.65
Previous Close Price: $1004.70 (15 Mei 2026)
Eli Lilly kembali menunjukkan mengapa sahamnya tetap menjadi favorit di sektor kesehatan. Perusahaan asal Amerika ini melaporkan pendapatan kuartal pertama 2026 sebesar $19,8 miliar, naik 56% dibanding periode yang sama tahun lalu. Mesin pertumbuhannya adalah obat-obatan seri GLP-1 seperti Mounjaro, yang digunakan untuk diabetes dan obesitas, dan permintaannya dari pasar internasional terus melampaui perkiraan. Untuk memastikan pasokan tidak tertinggal dari permintaan, perusahaan berkomitmen menginvestasikan tambahan $4,5 miliar untuk membangun kapasitas produksi di Amerika. Target harga dari analis Cantor Fitzgerald di $1.230 dan Barclays di $1.400 menggambarkan betapa tingginya keyakinan institusi besar terhadap masa depan perusahaan ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 20 Mei 2026
Last Dividend Ex-Date: 11 Maret 2026 ($0.01)
52-Week Range: $129.16 - $236.54
Weekly Range: $214.87 - $236.48
Previous Close Price: $225.30 (15 Mei 2026)
NVIDIA mencatat kenaikan yang lebih moderat dibanding pekan-pekan sebelumnya, namun tetap solid di tengah tekanan terhadap sektor chip secara keseluruhan. Nilai total perusahaan ini di bursa kini berada di kisaran $5,7 triliun, sebuah angka yang melampaui perkiraan Produk Domestik Bruto seluruh negara Jerman. Landasan fundamentalnya tetap kuat, dengan pendapatan kuartal terakhir yang tumbuh 73% secara tahunan dan laba bersih yang naik 94%. Satu hal yang juga menarik perhatian analis adalah harga saham NVIDIA yang dinilai semakin masuk akal jika dibandingkan dengan pertumbuhannya, membuat saham ini tidak lagi dianggap terlalu mahal oleh sebagian investor. Analis Cantor Fitzgerald masih mempertahankan target harga $350 untuk saham ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 7 Agustus 2024
52-Week Range: $18.97 - $132.75
Weekly Range: $106.78 - $130.49
Previous Close Price: $108.87 (15 Mei 2026)
Intel menjadi saham yang paling banyak ditinggalkan investor di antara para pembuat chip pekan ini, dan tekanan yang menerpa bukan sekadar sentimen sesaat. Kondisi bisnis perusahaan secara mendasar memang masih belum pulih: Intel masih merugi di tingkat operasional, artinya pengeluaran untuk menjalankan bisnis masih lebih besar dari pendapatannya. Di saat yang sama, investor terus membandingkan Intel dengan Nvidia yang tumbuh jauh lebih kencang, dan perbandingan itu tidak menguntungkan Intel sama sekali. Para analis pun belum satu suara soal kemana harga saham ini akan pergi, dengan kisaran target yang sangat lebar antara $25 hingga $80, mencerminkan betapa besarnya ketidakpastian yang masih menyelimuti masa depan perusahaan ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026
52-Week Range: $121.99 - $247.90
Weekly Range: $199.27 - $246.60
Previous Close Price: $201.52 (15 Mei 2026)
Qualcomm mengalami koreksi tajam pekan ini setelah sebelumnya sempat melonjak lebih dari 15% pasca laporan keuangan. Koreksi setelah kenaikan besar seperti ini sebetulnya lumrah terjadi, karena banyak investor yang memilih untuk mengunci keuntungan mereka terlebih dahulu. Namun ada tambahan tekanan yang memperburuk situasi: regulator Amerika (FTC) dikabarkan sedang menyelidiki Arm Holdings, sebuah perusahaan yang patennya digunakan oleh Qualcomm. Jika penyelidikan ini berujung pada perubahan aturan lisensi, Qualcomm bisa terdampak langsung. Investor memilih bersabar dan menunggu kejelasan, terutama menjelang acara besar Investor Day Qualcomm yang dijadwalkan 24 Juni 2026.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $107.67 - $469.22
Weekly Range: $423.44 - $469.24
Previous Close Price: $424.14 (15 Mei 2026)
Penurunan AMD pekan ini agak ironis, karena secara kinerja bisnis perusahaan ini sebenarnya sedang dalam kondisi yang cukup baik. Pendapatan dari segmen server dan pusat data mereka tumbuh 57% dibanding tahun lalu. Masalahnya, pasar sedang dalam mode hati-hati terhadap saham-saham yang berkaitan dengan AI setelah kenaikan panjang, dan AMD ikut terseret arus jual yang melanda sektor chip secara keseluruhan. Ini lebih merupakan cerita tentang sentimen pasar yang sedang mereda, bukan tentang bisnis AMD yang bermasalah. Bagi investor jangka panjang, koreksi seperti ini justru bisa dilihat sebagai kesempatan untuk mencermati kembali saham ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 28 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 13 Februari 2020
52-Week Range: $176.77 - $254.35
Weekly Range: $220.34 - $242.38
Previous Close Price: $220.61 (15 Mei 2026)
Boeing mengalami pekan yang mengecewakan justru di tengah momen yang semestinya jadi angin segar. Ketika delegasi Trump mengunjungi Beijing, pasar sudah berharap besar bahwa China akan memesan setidaknya 500 pesawat dari Boeing sebagai bagian dari negosiasi dagang. Kenyataannya, yang diumumkan hanyalah komitmen 200 unit, jauh dari harapan. Bagi pasar, selisih antara harapan dan kenyataan itu terlalu besar untuk diabaikan, dan harga saham Boeing pun langsung turun tajam. Analis dari Jefferies dan Freedom Broker masih optimis dengan memasang target harga di kisaran $290-295 dan memberikan rekomendasi Beli, namun pergerakan saham Boeing dalam waktu dekat kemungkinan akan sangat bergantung pada apakah negosiasi dengan China bisa menghasilkan angka pesanan yang lebih besar.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Airbnb tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $110.81 - $147.25
Weekly Range: $130.55 - $146.25
Previous Close Price: $132.88 (15 Mei 2026)
Airbnb sebenarnya membawa hasil yang cukup solid: pendapatan kuartal pertama 2026 tumbuh 18% dibanding tahun lalu menjadi $2,7 miliar. Namun ada satu angka yang membuat investor kecewa, yaitu laba per saham yang hanya $0,26 sementara pasar sudah memperkirakan $0,29. Selisihnya memang kecil, tapi di pasar saham, meleset dari ekspektasi seringkali dihukum tidak proporsional. Situasi itu diperparah oleh kabar bahwa salah satu pendiri perusahaan, Nathan Blecharczyk, menjual sahamnya senilai lebih dari $8,85 juta dalam sepekan terakhir. Ketika orang dalam perusahaan sendiri terlihat melepas saham dalam jumlah besar, investor ritel biasanya ikut waswas, terlepas dari alasan sebenarnya di balik penjualan tersebut.
Pekan 12-15 Mei 2026 sekali lagi membuktikan bahwa di pasar saham, ekspektasi adalah segalanya. Cisco meledak karena hasilnya jauh melampaui dugaan pasar. Boeing jatuh karena hasilnya jauh di bawah harapan. Sementara saham-saham chip seperti Intel dan AMD dihukum bukan semata karena bisnisnya buruk, melainkan karena pasar sedang dalam fase berhati-hati setelah periode kenaikan yang panjang. Pekan depan, arah pasar akan sangat ditentukan oleh perkembangan negosiasi dagang AS-China dan data ekonomi Amerika terbaru. Dua hal yang patut dicermati betul oleh siapapun yang aktif di pasar.
Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup menguat, dan dolar lanjut menguat. Imbal hasil Treasury AS naik di atas 4.50%, sehingga memberi dukungan untuk dolar AS kembali menguat dan kondisi ini membuat emas tertekan.
Data ekonomi memperkuat narasi tentang inflasi tinggi. Berturut-turut pasar melihat inflasi konsumen naik ke 3.8% y/y, meskipun inflasi bulanan turun ke 0.6% dari 0.9% m/m, diikuti PPI yang juga mengalami kenaikan 1.4% m/m, dan lonjakan tinggi hingga 6.0% y/y. Retail sales tadi malam menunjukkan angka yang relatif turun dibanding sebelumnya, 0.5% vs 1.6%, tapi angka ini tetap menunjukkan angka yang solid.
Beberapa pejabat Fed seperti Neel Kashkari, Alberto Musalem, Beth Hammack dan Lorie Logan terus menyuarakan inflasi yang terlalu tinggi dan kemungkinan penyesuaian kebijakan jika terus menunjukkan lonjakan sehingga mendukung narasi dihapuskannya peluang pelonggaran moneter lebih lanjut. Kondisi ini yang sampai saat ini mendominasi pasar sehingga membuat emas cenderung tertekan.
Di sisi lain, John Williams dan Michael Barr memiliki pandangan lain. Williams mengatakan bahwa kebijakan moneter saat ini berada dalam kondisi yang baik dan dia tidak melihat alasan untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga saat ini. Hal ini didasari oleh pandangan Williams bahwa inflasi yang dipicu oleh tarif sebagian besar sudah dilewati, dan pasar tenaga kerja tidak menimbulkan tekanan harga lanjutan yang tidak biasa.
Sedangkan Barr dengan tegas menentang usulan untuk melonggarkan aturan likuiditas perbankan sebagai cara untuk mengurangi neraca Fed. Dia memperingatkan bahwa pendekatan itu bisa membuat risiko stabilitas keuangan meningkat.
Kami menangkap 2 sinyal dari pernyataan Trump selama kunjungannya ke China yang berpotensi bernada optimis dan pesimis terkait situasi geopolitik.
Di sisi pesimis, muncul laporan bahwa AS memberitahu Israel tentang kemungkinan Trump bisa memerintahkan serangan ke wilayah Iran. Israel dikabarkan dalam kondisi siaga tinggi di akhir pekan untuk kemungkinan tersebut. Situasi ini yang membuat pasar juga dibayangi kecemasan untuk kemungkinan berakhirnya gencatan senjata karena Trump mulai kehabisan kesabaran untuk menekan Iran melepas persediaan uraniumnya. Poin ini yang membuat kekhawatiran perang berlanjut, sehingga inflasi tetap mengancam, dan menyebabkan kekhawatiran pasar atas potensi kenaikan suku bunga sehingga menekan emas.
Di sisi optimis, Trump terus melontarkan optimismenya tentang berakhirnya perang di mana Iran akan menyetujui konsesinya tentang nuklir, meskipun di sisi lain tetap mengancam akan membungihanguskan Iran jika tidak segera mencapai kesepakatan.Trump menyebut bahwa masalah Iran hanyalah masalah waktu, sambil juga menambahkan bahwa meskipun dia lebih memilih Iran menghilangkan persediaan uranium yang diperkaya, tapi pada dasarnya Trump bisa menerima jika persediaan tersebut disimpan di bawah pengawasan. Poin ini yang bisa memulihkan kekhawatiran pasar jika perintah serangan di akhir pekan tidak terbukti, dan Trump berusaha mendorong Iran kembali ke jalur diplomasi dan gencatan senjata keduanya tetap berjalan sampai dicapainya kesepakatan.
Pasar hanya akan mendapati data NY Empire State Manufacture Index dan Industrial Production di jam 19.30 WIB dan 20.15 WIB. Kedua data diperkirakan melemah dibanding sebelumnya. Namun, Empire state kemungkinan yang cenderung berpeluang direspon market, meskipun tetap dalam jalur terbatas mengingat situasi geopolitik di akhir pekan yang tidak menentu.
Tetap waspadai perkembangan geopolitik, terutama menuju akhir pekan! Semua pernyataan Trump dari maupun selepas pulang dari China akan menjadi perhatian pasar dan kemungkinan menyebabkan volatilitas!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kesekian kalinya dalam 3 hari berturut-turut tetap gagal untuk melampaui MA100 daily 4789. Kondisi ini membuat tekanan di Jumat pagi lanjut tertekan hingga 4607 (saat artikel ditulis). Posisi sejauh ini relatif menahan penurunan dan sempat beberapa kali rebound hingga kisaran 4620-4625. Tapi tekanan sepertinya belum akan mereda terlebih situasi akhir pekan yang tetap membebani pasar.
Harga berpeluang kembali masuk ke zona support daily di kisaran 4420-4580 dalam waktu dekat. Dan demand kembali diuji seperti 29 Apr dan 4 Mei 2026 saat sentuh zona 4500-4510. Sebaliknya, jika zona support 4546 atau maksimum 4500 berhasil menahan penurunan, maka ekspektasi rebound diperkirakan mampu kembali dorong harga ditutup di atas 4600-an kembali. Zona 4665 dan 4693 saat ini menjadi resistance psikologis.

H4 menunjukkan pola pergerakan kembali dalam fase tekanan. Kondisi ini secara teknis menjadi dominan sejak pagi tadi harga tembus dibawah support low dari zona orange 4628 setelah penurunan di 11 dan 12 Mei berhasil rebound setiap menguji zona orange. Peluang bearish masih dominan untuk beberapa waktu ke depan, meskipun di sisi lain tetap juga terbuka untuk technical rebound.
Pola falling wedge saat ini dominan, dengan asumsi penurunan saat artikel ditulis adalah tekanan wave 3 pada struktur falling wedge tersebut. Dengan demikian rebound teknis diperkirakan relatif terbatas, dengan zona orange tertinggi di 4657 sebagai potensi targetnya, atau resistance falling wedge di area 4677. Buyer kemungkinan bisa saja memanfaatkan pantulan ini, tapi perlu waspada jika sudah memasuki zona orange karena penurunan lainnya masih cukup terbuka dengan potensi di bawah 4600.
Jika perhitungan benar, maka seller masih akan dominan selama harga tidak tembus di atas 4658-4666. Reversal bullish akan berlaku jika harga mampu tembus resistance falling wedge 4670an (asumsi di 4672-4677). Ini artinya, strategi sell tidak akan berlaku lagi jika terjadi penembusan resistance, dan trader seharusnya mulai ubah strategi menjadi buy.
Di sisi lain, jika hitungan ini benar, maka tekanan bearish berikutnya diharapkan terhambat atau mulai berkurang saat harga sentuh zona 4546-4567. Atau penurunan paling jauh yang diperkirakan di kisaran zona hijau 4420-4499. Demand diperkirakan lebih kuat di antara salah satu zona tersebut sehingga buy lebih disarankan di salah satu zona support yang ditandai.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 4615.00 dengan high 4665.22, dan low 4607.35. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 15 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi yang sedang berjalan adalah sell alternatif saat tembus 4630 (dari strategi awal) dan sudah berhasil sentuh TP 1 di 4620, dan dekati TP 2 di 4600 (dianggap selesai karena low di 4607 dianggap cukup dekat dengan target terjauh yang diharapkan).
Namun, kali ini strategi alternatif diubah menjadi sell saat breakout 4600, sedangkan strategi utama sell di 4645 tidak berubah karena dipertimbangkan tekanan masih akan mendominasi sehingga rebound dianggap masih terbatas.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4639-4645, maka trader masih bisa melakukan sell. Dan jika tembus 4600, maka pertahankan sell untuk peluang penurunan lebih lanjut di kisaran 4546-4560an.
Sebaliknya, seller perlu berhati-hati jika harga : 1) sudah mendekati support 4546-4560 atau zona 4420-4499 (zona biru); atau 2) jika harga mendekati 4660-4665 dan berhasil tembus di atas 4665). Secara teknis, ketiga zona tersebut adalah zona yang diperkirakan akan membuat tekanan jual mulai berkurang sehingga rebound teknis diperkirakan lebih mendukung. Switch strategi menjadi buy jika salah satu dari 2 poin itu terjadi!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4645.00 โ 4647.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4625.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4600 (updated!), target terdekat 4590, terjauh 4580, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4657.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4655.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4492.00 โ 4494.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4514.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4482.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4480)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 102.80 โ 103.00 Target : 1) 101.30 2) 99.80 SL : 104.50 Alternatif : Follow SELL jika tembus 101.00 Switch to BUY jika tembus 104.80 Alternatif SELL: jika area 102.80-103.70 tidak tembus Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 4645.00 โ 4647.00 Target : 1) 4635.00 2) 4625.00 SL : 4657.00 (ideal 7-8 points di atas 4655) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4600 (updated!) Switch to BUY jika tembus 4665 Opsi buy : 4595-4609 (orange), 4546-4558, 4420-4499 (biru) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 101.70 โ 101.90 Target : 1) 100.20 2) 98.70 SL : 98.30 Alternatif : Follow SELL jika tembus 100.00 Switch to BUY jika tembus 103.80 Alternatif SELL: jika area 102.80-103.70 tidak tembus Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4675.00 โ 4677.00 Target : 1) 4687.00 2) 4697.00 SL : 4665.00 (ideal 7-8 points di bawah 4665) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4710 Switch to SELL jika tembus 4635 Opsi buy : 4682-4696, 4639-4666 (coklat), 4589-4600 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup menguat, dan dolar pun naik. Hal itu menjadi tekanan bagi emas, terutama setelah kondisi geopolitik yang tidak menentu dan ditambah dengan data inflasi yang tetap tinggi.
Data CPI utama dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, 3.8% y/y vs ekspektasi 3.7%, sekaligus naik dibanding sebelumnya 3.3%. Angka ini kembali membuat pasar cemas dengan situasi inflasi yang terus mengalami kenaikan sehingga mengancam peluang penurunan suku bunga Fed. Tapi di sisi lain, inflasi bulanan turun dari 0.9% menjadi 0.6% m/m sesuai ekspektasi. Kondisi ini sedikit meredam kecemasan atas inflasi tersebut sehingga emas berhasil rebound dengan cepat pulih kembali di atas 4700 hingga penutupan.
Belum ada perubahan yang terlihat signifikan pada proses diplomasi. Iran bahkan menegaskan jika mereka tidak akan kembali ke putaran baru diplomasi selama tuntutan mereka tidak dipenuhi AS. Kondisi ini bahkan semakin menjauhkan pembahasan nuklir yang diinginkan Trump dalam 14 poin proposal sebelumnya yang ditolak Iran.
Di sisi lain, The New York Times merilis laporan di malam tadi yang mengungkap bahwa Iran sudah memulihkan akses operasional ke 30 dari 33 lokasi rudal di sepanjang Selat Hormuz, dan diduga masih memiliki sekitar 70% dari persediaan rudal sebelum perang. Penemuan tersebut menggambarkan situasi yang mengkhawatirkan bagi para pejabat senior dan menjadi pengingat bahwa apapun manuver diplomatik yang sedang berlangsung, perhitungan militer di sepanjang selat tersebut ternyata belum berarti membuat Barat unggul.
Di sisi lain, Trump bertolak ke China dan dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Xi Jinping 13-15 Mei 2026. Segala sesuatu tentang hasil pertemuan Trump dengan para penasihat keamanan nasionalnya tentang Iran kemungkinan baru akan diperoleh setelah kunjungan tersebut. Trump sempat mengatakan bahwa dia akan berbicara cukup panjang tentang Iran dengan Xi Jinping.
Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee menyampaikan nada yang lebih hati-hati. Dia mengatakan inflasi bergerak ke arah yang salah, bukan hanya di sektor-sektor yang sudah jelas. Meski tarif dan harga minyak memang menjadi penyebab kenaikan inflasi, Goolsbee menyoroti hal yang lebih mengkhawatirkan, yaitu inflasi di sektor jasa yang merangkak naik.
Goolsbee mengatakan bahwa kondisi itu merupakan komponen yang sulit diatasi dalam inflasi, dan dengan bergerak ke arah yang salah, Goolsbee mengungkap kekecewaan yang tak terduga setelah data dirilis.
Sedangkan terkait pasar tenaga kerja, Goolsbee menilainya stabil, tapi tidak baik. Lapangan kerja menurutnya tidak memburuk cukup parah untuk mendukung pemangkasan suku bunga, tapi juga tidak cukup kuat untuk menyerap inflasi. Hal itu membuat Fed dalam pola penundaan yang tidak nyaman sehingga belum sepenuhnya menjadi tindakan penyeimbang antara kedua mandat.
Kita masih harus berhati-hati dengan data ekonomi. Nanti malam PPI dirilis di jam 19.30 WIB dengan ekspektasi stabil di 0.5% m/m, sedangkan core PPI naik dari 0.1% menjadi 0.3% m/m. Data ini biasanya akan ikut mempengaruhi data PCE yang merupakan indikator inflasi yang lebih disukai Fed
Sama halnya dengan inflasi CPI tadi malam, pasar akan bereaksi lebih luas jika data menunjukkan kenaikan yang ekstrim. Tapi akan relatif lebih terkendali, bahkan cenderung stabil tanpa menimbulkan reaksi berlebihan jika data tidak terlalu panas, atau bahkan dirilis lebih lemah dari ekspektasi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup hanging man setelah kenaikan gagal lanjut di atas 4773. Tapi penurunan di malam hari juga tertahan di sekitaran 4639 dan ditutup kembali di zona 4715. Kabar buruknya adalah bahwa MA 100 di 4786 masih terlalu kuat dan menyebabkan tekanan jangka pendek masih dominan. Kabar baiknya, tekanan turun tertahan di 4639, menandakan peluang bullish juga masih terbuka.
Zona 4648 dan 4624 tetap akan menjadi support psikologis untuk beberapa waktu ke depan. Selama tidak terjadi penurunan, maka peluang naik tetap ada. Di sisi lain, bullish yang lebih kuat perlu memastikan bahwa kenaikan minimal harus berada di atas 4748, atau akan jauh lebih kuat jika berhasil tembus 4786. Sedangkan risiko penurunan berlanjut jika 4624 ditembus, dengan zona support 4555-4565 dan 4500 sebagai potensi berikutnya.

H4 menunjukkan pola pergerakan yang belum berubah signifikan, di mana kenaikan sementara tertahan di resistance 4772-4775, tapi penurunan juga tetap tertahan di zona orange 4628-4657 dengan level terendah tercatat di 4639 dengan cepat berbalik naik kembali dan berhasil stay di atas MA200 saat itu di 4675. Belum ada perubahan signifikan, skenario relatif sama, dengan swing low saat ini secara teori seharusnya cenderung lebih terbatas dibanding sebelumnya. Tapi perkembangan geopolitik dan juga data ekonomi tetap akan menjadi pengganggu yang signifikan sehingga tekanan turun juga perlu diperhitungkan.
Ekspektasi skenario ideal hari ini bahwa penurunan terdekat tetap tertahan di MA 200 yang saat ini ada di 4678, atau zona orange 4628-4657 tetap menjadi zona support terjauh yang diharapkan tetap efektif. Sedangkan kenaikan diharapkan mulai bertahap lebih tinggi dibanding sebelumnya di mana 2 hari berturut-turut tertahan di 4764-4773.
Jika perhitungan benar, maka saat ini secara teori penurunan terbatas, kenaikan lebih dominan. Dan peluang menutupi gap yang terjadi di 17-20 April 2026 kemungkinan semakin kuat jika kenaikan berhasil tembus zona 4764-4773 tersebut.
Sebaliknya, zona orange 4628-4657 juga di sisi lain menjadi area kritis ke depan. Skenario bullish mengandalkan zona ini sebagai zona demand yang lebih baik dan lower risk. Tapi di sisi lain juga mengancam pada sisi tekanan bearish yang lebih besar jika ditembus.
Itu berarti seller akan lebih mendominasi saat level 4628 ditembus. Dengan kata lain, sell lebih disarankan hanya jika tembus di bawah 4628, sedangkan sell saat tembus 4660 hanya memiliki peluang turun yang terbatas. Kondisi tersebut terbukti tadi malam saat terjadi penurunan di bawah 4660, emas hanya turun ke 4639 dan dengan cepat kembali naik ke atas 4700-an, meskipun saat itu data CPI AS dirilis lebih baik dari ekspektasi 3.8% y/y, tapi tertolong oleh CPI bulanan yang melunak dari 0.9% ke 0.6% m/m.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 4701.62 dengan high 4726.68, dan low 4687.85. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 13 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama adalah buy on dip di kisaran 4685-4687 di mana low saat ini saat artikel ditulis berada di 4687.85, yang secara area cukup dekat atau tepat di zona dasar yang diharapkan. Bahkan harga mulai rebound kembali ke zona 4705.
Jika dalam 1 jam ke depan candle di tutup bullish, maka pembalikan ke atas secara teori lebih terdukung. Itu berarti buy bisa tetap dilakukan, meski sedikit lebih tinggi dari zona yang diharapkan. Dan jika dalam 1-2 jam ke depan resistance 4726 berhasil ditembus, trader punya peluang untuk melanjutkan strategi buy nya dengan target terdekat zona orange kisaran 4733-4748.
Tapi hati-hati jika kenaikan mulai melambat di zona orange! Kondisi ini dikhawatirkan terjadi rejection kembali dan tekanan turun kembali membayangi. Dengan demikian buyer bisa pertimbangkan menahan diri atau lakukan profit taking. Jika ini terjadi sebelum data PPI nanti malam, maka sebaiknya โwait and seeโ sampai situasi berikutnya mendukung kenaikan lebih lanjut.
Secara struktural, bias bullish masih lebih kuat dibanding bearish. Tapi saat ini bullish akan menghadapi 2 resistance utama yang saling berdekatan, yaitu zona orange 4733-4748, dan zona merah 4759-4772. Bullish akan jauh lebih kuat jika resistance berhasil ditembus.
Sebaliknya, sell saat ini hanya disarankan hanya jika terjadi penurunan di bawah 4628-4630. Sedangkan sell saat tembus 4660 terbukti hanya memberikan ruang penurunan yang terbatas seperti yang terlihat tadi malam.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4685.00 โ 4687.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4707.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4726 (updated!), target terdekat 4735, terjauh 4745, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4675.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4675.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4628.00 โ 4630.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4608.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4640.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4638)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



