logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Posisi US Treasury Yield 10-tahun dan indeks DXY berhasil ditutup melemah di sesi perdagangan hari Selasa, sesuai dengan ekspektasi kami yang diulas di live streaming hari Senin, 15 Juni yang lalu. Kondisi ini juga menguntungkan bagi emas. Meski gagal naik lebih lanjut di atas 4360-an, tapi setidaknya harga tetap terjaga di atas zona 4300 untuk sementara waktu, sampai pasar mendapat petunjuk berikutnya dari pidato perdana Kevin Warsh di pertemuan FOMC Juni hari ini.

Data housing starts dan building permits AS dirilis lebih rendah dari perkiraan. Housing Starts turun dari -8.5% menjadi -15.4%, atau dari 1.392M menjadi 1.177M. Sedangkan building permits turun dari 1.423M menjadi 1.413M. Meski tidak secara langsung mempengaruhi sikap Fed, tapi emas mendapat sedikit suntikan berharga di malam tadi yang membuatnya tetap bertahan di atas 4300. 

MoU Sudah Ditandatangani, Peresmian Tunggu 19 Juni

AS dan Iran sudah menyepakati nota kesepahaman (MoU) untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Hal ini ditujukan untuk melanjutkan negosiasi menuju gencatan senjata permanen dengan penandatanganan resmi dijadwalkan pada hari Jumat, di Swiss. Dan menurut rencana, isi dari MoU tersebut akan dipublish setelah penandatanganan.

Ketentuan awal dari MoU tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial bebas, pelepasan segera aset Iran yang dibekukan, serta penangguhan sanksi sementara yang memungkinkan Iran untuk mengekspor minyak.

Iran dikabarkan setuju untuk tidak mengembangkan ataupun memperoleh senjata nuklir. Tapi program nuklir yang sudah ada akan terus berlanjut selama negosiasi, dengan persediaan uranium yang diperkaya akan dibahas dalam negosiasi berikutnya. Meski masih terdapat keraguan tentang kesepakatan nuklir ke depan, tapi pasar setidaknya bisa bernafas lega dengan pembukaan Selat Hormuz di tahap pertama ini (pembukaan Selat Hormuz direncanakan Jumat setelah penandatanganan resmi). 

Namun di sisi lain, Israel justru menjauhkan diri dari perjanjian. PM Netanyahu menyatakan bahwa Israel tidak terikat oleh perjanjian tersebut dan tidak akan menarik pasukannya dari Lebanon Selatan. Kondisi ini mempersulit kelangsungan gencatan senjata. Bahkan Trump pun berkali-kali mengingatkan Netanyahu untuk tidak melakukan serangan ke Lebanon, mengingat Lebanon merupakan bagian dari kesepakatan untuk menghentikan perang di semua front. 

Hal lain yang cukup meredakan adalah bahwa kesepakatan akhir nantinya bisa mencakup pencabutan sanksi sepenuhnya, penarikan pasukan militer AS dalam waktu 30 hari, dan dana rekonstruksi sebesar $300 miliar yang didanai oleh negara-negara Teluk untuk Iran, dengan syarat Iran mematuhi kesepakatan yang ditentukan.

banner artikel agr youtube

Ujian Perdana Kevin Warsh

Di sisi lain, pasar belum sepenuhnya bisa tenang meskipun ada kabar yang cukup baik dari sisi geopolitik. Pasalnya adalah hari ini Fed akan mengumumkan kebijakan moneternya disertai rilis dari dot plot dan proyeksi ekonomi terbaru. Pertemuan juga akan menjadi penampilan perdana Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang memimpin rapat kali ini setelah secara resmi mengambil alih posisi ketua Fed dari Jerome Powell di bulan Mei 2026.

Pernyataan Warsh akan menjadi pemicu utama sentimen market. Ini akan menjadi ujian perdana Warsh yang tidak mudah karena Trump berharap dia bisa membawa perubahan dari pendahulunya, Powell, yang dicap sebagai โ€œMr Too Lateโ€ oleh Trump. Namun, kondisinya menjadi sulit setelah geopolitik yang terjadi di paruh pertama 2026 ini justru memojokkan posisinya karena inflasi yang mengalami kenaikan dalam 3 bulan terakhir dari 2.4% ke 4.2% y/y akibat perang Iran. Pasar sejak saat itu mulai mengurangi ekspektasinya terhadap pemangkasan suku bunga Fed, dan bahkan mulai mengantisipasi sepenuhnya potensi kenaikan suku bunga 25 bps di akhir tahun 2026. 

Dengan kondisi terbaru AS dan Iran mencapai kesepakatan dan akan menandatangani MoU, muncul harapan bahwa situasi ini bisa membuat tekanan inflasi mereda. Seperti yang pernah disampaikan Trump dalam 2 minggu terakhir bahwa perang akan segera selesai dan pasar akan dipenuhi pasokan minyak begitu Selat Hormuz dibuka sehingga tekanan pada inflasi bersifat sementara (transitory) dan akan kembali normal. Meski demikian, pasar masih butuh keyakinan dari pernyataan Warsh tentang pandangannya terkait inflasi saat ini dan rencana Fed ke depan. 

Skenario FOMC Juni 2026

Sebagai pengingat, kita tidak lagi membahas suku bunga Juni karena 99% dipastikan suku bunga akan dipertahankan sehingga pasar kemungkinan sudah mengantisipasi. Fokus akan tertuju pada dot plot terbaru dan pernyataan Kevin Warsh. 

Dot Plot terakhir di FOMC Maret menunjukkan para pejabat masih mempertahankan peluang 1 kali pemangkasan suku bunga di 2026, sedangkan di bulan April  dengan dot plot yang sama, terdapat 3 orang yang berbeda pendapat dan menginginkan opsi pelonggaran moneter dihapuskan karena sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini. Posisi ini yang membuat emas tertekan karena kecemasan terhadap potensi pengetatan moneter (kenaikan suku bunga). 

Demikian juga pandangan dari Kevin Warsh yang perlu didengar pasar. Dengan kondisi inflasi yang melonjak ke 4.2% y/y semakin memperkecil ruang untuk pemangkasan suku bunga. Pasar perlu mendengarkan apakah Warsh melihat inflasi tersebut sebagai transitory (sementara), atau justru sudah memasuki kategori mengkhawatirkan dan mengancam inflasi inti. 

Berikut beberapa skenario yang perlu dicermati nanti malam:

  1. Dot Plot
  • Opsi cut rate masih ada (kejutan dovish) : dolar berpotensi melemah, US Treasury Yield turun, emas berpeluang naik lebih lanjut.ย 
  • Opsi cut rate dihapus, terbuka untuk 1 kali kenaikan suku bunga di 2026 (skenario yang paling diantisipasi) : dolar menguat, US Treasury Yield naik, emas berpotensi turun. (Caution: Penurunan emas kemungkinan relatif terbatas, karena pasar sudah memperhitungkan 1 kali kenaikan di Desember 2026)
  • Terbuka untuk 2 kali kenaikan suku bunga di 2026 : dolar berpotensi sangat kuat, US Treasury Yield naik lebih lanjut, dan emas bergerak turun lebih lanjut, potensi tembus di bawah $4000 dalam beberapa waktu ke depan sangat terbuka.ย 
  1. Pernyataan Kevin Warsh
  • Skenario dovish : inflasi diakui masih tinggi, tapi dianggap transitory (sementara), belum melihat urgensi untuk menaikkan suku bunga, tetap membuka pintu untuk pemangkasan suku bunga terutama jika inflasi kembali lanjutkan proses disinflasi yang tertunda. Emas berpeluang naik, terbuka untuk tembus di atas 4400
  • Skenario hawkish : inflasi masih terlalu tinggi dan risiko cenderung ke atas dan dikhawatirkan meresap ke inflasi inti, data ekonomi tetap solid/kuat, Fed masih punya banyak pekerjaan untuk menangani inflasi. Emas berpeluang turun, terbuka untuk tembus di bawah 4000

Setelah FOMC Meeting, sesi Asia di Kamis pagi kemungkinan masih akan merespon terhadap pengumuman ini, tapi kemudian pasar akan kembali mencermati perkembangan geopolitik sehingga trader perlu mewaspadai efek setelah FOMC di hari berikutnya.

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, tapi dengan range yang terbatas sehingga mirip shooting star yang memiliki real body kecil dan tail atas lebih panjang dari bagian bawahnya. Level tertinggi tertahan di 4354, sedikit lebih rendah dari high sehari sebelumnya 4369, sekaligus menandakan belum mampu keluar dari zona 4363 yang merupakan high 9 Jun 2026. 

Trader juga perlu mewaspadai potensi penutupan gap yang terjadi di awal pekan ini dengan level pembukaan 4285 di hari Senin dan penutupan Jumat 4214. Ini berarti risiko penutupan gap mungkin terjadi dalam waktu dekat jika kenaikan tetap belum mampu tembus dan stabil di atas 4364-4369. Sedangkan untuk menjadi bullish yang lebih kuat, maka MA200 daily 4457 harus ditembus, dan itu berarti butuh Fed yang dovish sebagai pendukung, selain kesepakatan damai AS-Iran.



slide20

H4 menunjukkan kondisi di mana harga tetap bertahan di kisaran zona resistance 4369 dan support 4307 sehingga tidak ditemukan perubahan yang signifikan pada pergerakan harga. Secara tidak langsung hal ini menunjukkan kehati-hatian investor menjelang pengumuman FOMC nanti malam. 

Secara teknis, kami mendeteksi potensi pola inverse head & shoulders dan V-bottom pada pergerakan H4. Keduanya sama-sama berpeluang dan memberi dukungan untuk kenaikan dan baru dianggap valid jika tembus resistance 4363-4369. Jika berhasil pola tersebut akan membuka ruang untuk kenaikan lebih tinggi dengan potensi target utama di 4775. Tapi MA200 yang saat ini berada di 4495 akan menjadi rintangan besar selain resistance trendline 4420-4430. 

Di sisi lain, risiko penurunan ke zona pink kisaran 4214-4285 juga masih dianggap peluang dari inverse head & shoulders. Jika ini yang terjadi, maka pola yang dominan nantinya adalah inverse head & shoulders, tapi peluangnya tetap sama, mendukung untuk kenaikan sehingga alternatif buy jika skenario pertama gagal pagi ini adalah menunggu zona pink diuji lebih dulu. 

Apakah boleh sell jika 4300-4305 ditembus? Secara teknis, tidak ada larangan, tapi perlu dipahami bahwa pembentukan pola inverse head & shoulders lebih mendukung kenaikan daripada penurunan sehingga sell saat tembus 4300 disarankan tidak ditahan panjang, karena target penurunan diperkirakan relatif terbatas karena case untuk inverse head & shoulders dianggap masih cukup kuat. (Warning : exit dari buy, switch to sell! Bukan untuk Locking/Hedging!)

Tapi jika Fed cenderung hawkish nanti malam, maka tekanan turun berpotensi berlanjut dan konfirmasi penembusan di bawah 4200 adalah pemicu untuk penurunan lebih lanjut. Dalam kondisi ini, trader bisa kembali lakukan sell, dengan potensi target terdekat zona kuning di kisaran 4095-4131, atau terjauh di 4000-4020. Posisi ini lebih disarankan dibanding swing low awal saat tembus 4300, karena diperkirakan penurunan masih relatif terbatas dengan asumsi penutupan gap bisa berjalan cepat dan terbatas, berbeda jika mendapat konfirmasi Fed yang hawkish!



slide21


Per jam 09.40 WIB, harga berada di 4330.15 dengan high 4349.54, dan low 4328.59. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 17 Juni 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy di kisaran 4313-4315 belum disentuh, tapi opsi alternatif buy on breakout saat tembus 4340 sudah teraktivasi, meskipun sayangnya kenaikan hanya sentuh 4349, sedikit di bawah TP 1 yang diharapkan di 4350. Harga bahkan saat ini turun ke 4328. 

Jika dalam 1 jam ke depan harga tetap di bawah 4330, maka stop/cut loss bisa dilakukan saat tembus 4325. Tapi jika harga berhasil naik kembali di atas 4335, Anda bisa pertahankan posisi buy tersebut, dengan catatan pertimbangkan exit sesuai TP 1 yang disarankan (cek keterangan di website untuk strategi alternatif yang dimaksud), atau amankan di 4345 untuk antisipasi jika kenaikan tetap gagal tembus zona 4350.

Selanjutnya, tunggu zona 4310-4315, jika disentuh, maka strategi utama kemungkinan akan teraktivasi sesuai plan awal. 

Di sisi lain, profit taking sebelum FOMC Meeting juga bisa saja membebani pasar sehingga kenaikan tidak/belum optimal di sesi Asia maupun Eropa. Jika ini yang terjadi, waspadai penurunan di bawah 4300! Jika terjadi penembusan, maka switch strategi jangka pendek untuk sell. Namun, strategi ini hanya relatif terbatas dengan target zona pink 4214-4285 (potensi terdekat 4285), atau zona orange kisaran 4249-4270 (potensi terdekat 4270). 

Disarankan (jika melakukan sell saat breakout di bawah 4300), target maksimal hanya di zona yang ditandai, dan sebelum atau saat harga mulai mendekati zona tersebut, segera exit, dan tunggu isyarat berikutnya untuk potensi buy baru ataupun sell baru. 

Skenario di malam hari saat FOMC Meeting kemungkinan berbeda, dan akan tergantung pada dot plot dan juga pernyataan Kevin Warsh.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4313.00 โ€“ 4315.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4335.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4340, target terdekat 4350, terjauh 4360, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4303.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4300.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4240.00 โ€“ 4242.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4262.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4230.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4230)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun berlanjut, terutama setelah tembus di bawah $80.00
  • Secara struktur, peluang rebound kemungkinan cukup terbuka, tapi diperkirakan relatif terbatas. Zona 80 saat ini menjadi resistance sehingga pullback optimal diharapkan tertahan di zona tersebut diikuti penurunan lebih lanjut -> area alternatif sell di zona 81-84 (jika terjadi closing gap)
  • Di H4, rsi berada di 26%, secara teori cenderung turun. Pola Head & Shoulders dengan target utama di 76 sudah selesai sentuh target. Pola yang lebih besar Descending Triangle target utama di 61-64 kemungkinan potensi berikutnya
  • Level yang perlu diwaspadai :
    • Resistance : 81-84 (gap Senin)-> jika tembus 84, cenderung naik
    • Support : 75, 68-70 (gap awal perang Iran 28 Feb 2026)-> jika tembus 68, cenderung turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • AS dan Iran mengkonfirmasi penandatanganan MoU Perdamaian segera di hari Jumat 19 Juni dengan langkah awal yang disepakati pencabutan blokade Angkatan Laut AS dan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran setelah penandatanganan
    • AS juga akan melepas aset Iran yang dibekukan senilai $24 miliar secara bertahap
    • Satu-satunya kendala yang dikhawatirkan saat ini adalah Israel yang masih ngotot untuk bertahan di Lebanon selama mereka inginkan, kondisi ini bisa mengancam kesepakatan yang dituangkan dalam MoU AS dan Iran (hentikan perang di semua front termasuk Lebanon)
  • Situasi geopolitik masih tetap sensitif sampai 19 Juni, sehingga tetap perlu kewaspadaan. Beberapa poin yang perlu diperhatikan :
    • a. Kesepakatan gagal (salah satu menyalahi gencatan senjata, termasuk Israel menyerang Lebanon) = minyak naik
    • b. Kedua pihak tandatangan, dan Israel hentikan perang ke Lebanon = minyak turun
  • Bullish lebih kuat jika tembus 80.00 -> Switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 76.00 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 78.00 โ€“ 78.20
Target : 1) 76.50 2) 75.00
SL : 79.70

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 76.00
Switch to BUY jika tembus 80.00
Alternative sell : 81-84
Tetap pantau perkembangan MoU AS-Iran!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi akibat perang
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Zona coklat 4350-4377 masih sebagai resistance kuat dan cukup dekat saat ini. Zona pink 4214-4285 (gap awal pekan) support utama diharapkan tidak tembus, zona kuning support terjauh 4095-4131 diperkirakan demand alternatif yang lebih kuat. Dot Plot dan presscon Kevin Warsh di FOMC fokus utama!
    • a. Skenario #1 : rsi di 57%, masih dukung kenaikan. Zona pink potensi zona buy terdekat, atau zona kuning terjauh. Tren lebih kuat jika tembus zona coklat
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek tetap dominan selama tidak tembus zona coklat, dan turun lebih lanjut jika tembus zona pink (4214) & Fed yang hawkish
  • Di H1, resistance zona coklat 4366-4382 saat ini menjadi resistance psikologis. Dalam jangka pendek, harga berada di zona akumulasi, dengan membentuk area mirip symmetrical triangle (peluang imbang tembus support maupun resistance). Tapi situasi ini belum aman, karena di malam hari pasar akan menantikan pengumuman Fed sehingga skenario pagi hari diperkirakan akan berbeda dengan malam hari saat pengumuman dan setelah pengumuman Fed!
    • a. Skenario bullish: harga membentuk zona akumulasi seperti pola triangle, dengan support terdekat 4310-4320 diharapkan bertahan, dan tembus di atas 4340 mendukung kenaikan lebih lanjut. (skenario FOMC tergantung dot plot dan pernyataan Kevin Warsh)
    • b. Skenario Bearish: tekanan turun berpotensi dominan jika tembus di bawah 4300, dengan proyeksi target terdekat ke kisaran zona pink 4214-4285 yang merupakan gap awal pekan, atau terdekat zona orange 4249-4270 (skenario FOMC kemungkinan berbeda!)
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • AS dan Iran mengkonfirmasi penandatanganan MoU Perdamaian segera di hari Jumat 19 Juni dengan langkah awal yang disepakati pencabutan blokade Angkatan Laut AS dan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran setelah penandatanganan
    • AS juga akan melepas aset Iran yang dibekukan senilai $24 miliar secara bertahap
    • Satu-satunya kendala yang dikhawatirkan saat ini adalah Israel yang masih ngotot untuk bertahan di Lebanon selama mereka inginkan, kondisi ini bisa mengancam kesepakatan yang dituangkan dalam MoU AS dan Iran (hentikan perang di semua front termasuk Lebanon)
  • Situasi geopolitik masih tetap sensitif sampai 19 Juni, sehingga tetap perlu kewaspadaan. Beberapa poin yang perlu diperhatikan :
    • a. Kesepakatan gagal (salah satu menyalahi gencatan senjata, termasuk Israel menyerang Lebanon) = emas turun
    • b. Kedua pihak tandatangan, dan Israel hentikan perang ke Lebanon = emas naik
  • Fokus FOMC Meeting mulai jam 01.00 WIB
    • a. Dot Plot
      • opsi cut rate 1x di 2026 masih dipertahankan = emas naik
      • opsi cut rate di 2026 dihapus, terbuka untuk 1x kenaikan suku bunga di 2026 = emas berpotensi turun
      • opsi terbuka untuk 2x kenaikan suku bunga di 2026 = emas berpotensi turun tajam
    • b. Pidato/press conference Kevin Warsh
      • inflasi diakui masih tinggi, tapi transitory, belum urgens untuk menaikkan suku bunga, tetap membuka peluang untuk pelonggaran moneter = dovish -> emas naik
      • data ekonomi solid/kuat, Fed masih punya banyak pekerjaan untuk menangani inflasi, khawatir inflasi meresap ke inflasi inti = hawkish -> emas turun
  • Alternatif :
    • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4340, target 4350, target 4360
    • Switch to SELL jika tembus 4290, target terdekat 4280, terjauh 4270
    • Opsi buy : 4249-4270 (orange), 4214-4285 (pink), 4107-4131, 4000-4020
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on Dip
Area : 4313.00โ€“ 4315.00
Target : 1) 4325.00 2) 4335.00
SL : 4303.00 (ideal 7-8 points di bawah 4300)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4340
Switch to SELL jika tembus 4290
Opsi buy : 4249-4270 (orange), 4214-4285 (pink), 4107-4131, 4000-4020

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup doji, secara teori peluang rebound, meskipun diperkirakan terbatas
  • Secara struktur, ada peluang untuk rebound karena penurunan tertahan di area trendline support daily 80.00. Tapi kenaikan diperkirakan terbatas, dengan potensi penutupan gap ke kisaran 84.24 (close Jumat) -> area alternatif sell di zona 84-86
  • Di H4, rsi berada di 33%, secara teori cenderung turun. Masih dalam jalur penurunan dari pola H&S dengan target utama di 76, atau juga didukung oleh pola yang lebih besar Descending Triangle dengan target utama di 61-64 -> kemungkinan akan turun lebih lanjut jika mampu tembus area 76-77
  • Level yang perlu diwaspadai :
    • Resistance : 87-90-> jika tembus, cenderung naik
    • Support : 80, 74-77-> jika tembus, cenderung turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • AS dan Iran sudah mengkonfirmasi akan menandatangani MoU di akhir pekan ini (19 Juni) sehingga harga minyak tetap bertahan di zona 79-81, dan pemerintahan Trump menyebut bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka untuk pelayaran di hari Jumat (setelah penandatanganan)
    • Pasar masih akan terus memantau proses jelang penandatanganan, juga termasuk perkembangan terkait Selat Hormuz
    • Kendala yang dikhawatirkan saat ini adalah Israel, karena serangan Israel ke Lebanon bisa mengancam kesepakatan yang dituangkan dalam MoU AS dan Iran (hentikan perang di semua front termasuk Lebanon)
    • PM Israel Netanyahu mengatakan terkadang dia dan Trump sepakat, dan kadang tidak sepakat, termasuk untuk Lebanon, Netanyahu mengatakan pasukan Israel akan tetap di Lebanon selama yang dibutuhkan
  • Situasi geopolitik masih tetap sensitif sampai 19 Juni, sehingga tetap perlu kewaspadaan. Beberapa poin yang perlu diperhatikan :
    • a. Kesepakatan gagal (salah satu menyalahi gencatan senjata, termasuk Israel menyerang Lebanon) = minyak naik
    • b. Kedua pihak tandatangan, dan Israel hentikan perang ke Lebanon = minyak turun
  • Bullish lebih kuat jika tembus 87.00 -> Switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 80.50 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 82.80 โ€“ 83.00
Target : 1) 81.30 2) 79.80
SL : 84.50

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 80.50
Switch to BUY jika tembus 87.00
Alternative sell : 84-86
Tetap pantau perkembangan MoU AS-Iran!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  • ย Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi akibat perang
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Zona coklat 4350-4377 berhasil menahan kenaikan sementara waktu (high tercatat di 4269). Zona pink 4214-4285 (gap awal pekan) dianggap support utama yang diharapkan tidak tembus, zona kuning support terjauh 4095-4131 diperkirakan demand alternatif yang lebih kuat
    • a. Skenario #1 : rsi di 56%, masih dukung kenaikan. Zona pink kemungkinan zona buy terdekat, atau zona kuning terjauh. Tren lebih kuat jika tembus zona coklat
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek kemungkinan dominan selama tidak tembus zona coklat, dan akan turun lebih lanjut jika tembus zona pink (4214)
  • Di H1, resistance zona coklat 4366-4382 masih terlalu tangguh sehingga menahan sementara waktu kenaikan. Zona pink mewakili gap Senin (4214-4285), zona orange 4249-4270 sekaligus juga menunjukkan zona antara FR 50% 4269 dan FR61.8% 4246 yang merupakan Golden Zone. Kemungkinan support kuat dan diharapkan swing low tertahan di zona orange. Tapi penurunan akan dominan jika tembus di bawah 4240 dan memicu penurunan lebih lanjut di bawah 4214. Pasar tetap mewaspadai perkembangan AS dan Iran pasca sepakat tentang MoU perdamaian
    • a. Skenario bullish: swing low terdekat diperkirakan tertahan di zona FR 50%-61.8% (Golden Zone) atau zona orange 4249-4270 atau paling maksimal menutup gap (zona pink gap Senin 4214-4285), dan tren berlanjut jika tembus 4369 atau zona coklat 4366-4382
    • b. Skenario Bearish: tekanan turun berpotensi dominan jika tembus di bawah 4214, potensi kemungkinan berlanjut hingga 4170 terdekat, atau 4100-4120 support berikutnya, atau paling esktrim 4020-4050 jika Israel tetap serang Lebanon dan berpotensi gagalkan MoU AS-Iran
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • AS dan Iran sudah mengkonfirmasi akan menandatangani MoU di akhir pekan ini (19 Juni) sehingga harga minyak tetap bertahan di zona 79-81, dan pemerintahan Trump menyebut bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka untuk pelayaran di hari Jumat (setelah penandatanganan)
    • Pasar masih akan terus memantau proses jelang penandatanganan, juga termasuk perkembangan terkait Selat Hormuz
    • PM Israel Netanyahu mengatakan pasukan Israel akan tetap di Lebanon selama yang dibutuhkan
  • Situasi geopolitik masih tetap sensitif sampai 19 Juni, sehingga tetap perlu kewaspadaan. Beberapa poin yang perlu diperhatikan :
    • a. Kesepakatan gagal (salah satu menyalahi gencatan senjata, termasuk Israel menyerang Lebanon) = emas turun
    • b. Kedua pihak tandatangan, dan Israel hentikan perang ke Lebanon = emas naik
  • Fokus minggu ini : FOMC Meeting Rabu (Kamis dinihari) dan Pembukaan Selat Hormuz Jumat (19 Juni) beserta penandatanganan MOU
  • Alternatif :
    • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4320, target terdekat 4330, terjauh 4340
    • Switch to SELL jika tembus 4250, atrget terdekat 4240, terjauh 4230
    • Opsi buy : 4249-4270 (orange), 4214-4285 (pink), 4107-4131, 4000-4020
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on Dip
Area : 4270.00โ€“ 4272.00
Target : 1) 4282.00 2) 4292.00
SL : 4260.00 (ideal 7-8 points di bawah 4260)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4320
Switch to SELL jika tembus 4250
Opsi buy : 4249-4270 (orange), 4214-4285 (pink), 4107-4131, 4000-4020

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-Tahun ditutup turun setelah sempat menguat di awal pekan lalu. Kondisi ini juga ikut menahan kenaikan dolar di hari Jumat sehingga emas relatif rebound saat penutupan. Pagi ini keduanya dibuka gap down, sedangkan emas dibuka gap up di zona 4285. 

Draft kesepakatan MoU  AS dan Iran menjadi fokus utama saat itu di saat Trump mengklaim bahwa Iran sudah menyetujui sehingga tidak dibutuhkan lagi penyerangan ke Iran. Dan saat kabar tersebut dikonfirmasi oleh pihak Iran, pasar menatap optimis akhir perang segera tiba.

Konfirm! Akhir Perang AS-Iran โ€œMiripโ€ Akhir Konflik 2025

Kita pernah bahas hal ini di beberapa ulasan artikel sebelumnya di 2-3 minggu terakhir, dan juga membahasnya di youtube live dalam 1 bulan terakhir saat mencoba untuk membaca kapan perang akan reda. 

Sebagai pengingat, konflik di 2025 diperankan oleh Israel, AS dan Iran. Konflik 2026 juga ketiganya menjadi pemeran utama. Di 2025, beberapa hari menjelang akhir konflik, saat itu 22-24 Juni 2025, AS dan Iran saling serang, dengan serangan balasan yang cukup intens dari Iran saat itu menghantam pangkalan militer AS di negara-negara Teluk, dan kondisi tersebut diakhiri dengan pernyataan Trump tentang kesepakatan gencatan senjata sudah disepakati, meskipun saat itu Trump mengklaim kesepakatan itu adalah antara Iran dan Israel. Trump menyebutnya โ€œkemenangan bersamaโ€. Dan di 2026, 1 minggu terakhir kita sudah melihat serangan saling balas antara Iran dan AS, dan Trump kembali membatalkan serangan besar di menit-menit terakhir (Kamis, 11 Juni 2026) dengan alasan bahwa kesepakatan sudah tercapai dengan Iran. Market menyambut positif, meskipun ragu klaim kesepakatan sepihak tersebut, sampai akhirnya di hari Minggu kemarin 15 Mei 2026 keduanya mengkonfirmasi.

banner artikel agr youtube

Text MoU Akan Dipamerkan 19 Juni

Publikasi terhadap text MoU ini akan dilakukan 19 Juni dan agenda utama yang akan dilakukan adalah pembukaan kembali Selat Hormuz di tanggal 19 Juni. Ini akan menjadi penggerak market daripada kesepakatan utamanya. Penangguhan sanksi minyak terhadap produk minyak Iran dan petrokimia Iran diperkirakan akan langsung terasa untuk pasar karena masuknya kembali pasokan minyak Iran ke pasar dalam beberapa minggu ke depan akan menekan harga minyak mentah (Brent dan WTI) yang diperkuat juga dengan pembukaan kembali Selat Hormuz. 

Dalam draft tersebut terdapat 14 pasar yang menyerukan penghentian segera dan permanen atas permusuhan di semua front, termasuk Lebanon. Blokade Angkatan Laut AS dicabut sepenuhnya dalam 30 hari, Selat Hormuz dibuka kembali dalam 30 hari di bawah kendali Iran. Sanksi.

Selanjutnya, dana Iran yang dibekukan $24 miliar akan dibebaskan selama pembicaraan, dengan setengahnya sudah tersedia sebelum negosiasi akhir dimulai. AS dan sekutu harus mengajukan rencana rekonstruksi untuk Iran senilai setidaknya $300 miliar. Dan dalam periode negosiasi 60 hari akan mencakup isu nuklir dan pencabutan sanksi secara penuh. Sedangkan program nuklir Iran dan dukungan terhadap kelompok militan secara eksplisit dikecualikan dari pembicaraan akhir. 

Fokus Minggu ini

Jangan lupa, pasar masih memiliki beban dari FOMC Meeting yang akan diumumkan minggu ini. Pengumuman diharapkan 18 Juni 2026 (Kamis dinihari waktu Indonesia). Fed secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga tetap, tapi pasar kemungkinan sudah mengantisipasi sehingga fokus bergeser ke dot plot, proyeksi ekonomi dan pernyataan Kevin Warsh untuk pertama kalinya di FOMC Meeting sebagai Ketua Fed yang baru

Jika tidak ada kendala pada MoU perdamaian AS-Iran, juga tidak ada eskalasi yang ditimbulkan oleh Israel yang menyerang Lebanon, maka pembukaan kembali Selat Hormuz di hari Jumat seharusnya menjadi faktor yang meringankan beban pasar minggu ini sehingga pernyataan hawkish dari Fed minggu ini relatif diabaikan. Jika ini yang terjadi, maka skenario bullish untuk emas minggu ini lebih dominan daripada bearish. Zona 4500 (MA200 daily) kemungkinan cukup terbuka untuk disentuh, atau bahkan lebih. 

Sebaliknya, jika MoU batal atau gagal karena dipicu oleh Israel yang enggan menghentikan perang dengan Lebanon, maka ancaman eskalasi militer yang juga bisa membuat MoU perdamaian terancam akan membuat emas naik terbatas, dan sikap hawkish Fed akan ikut membebani. Dalam kondisi ini, emas berpotensi terancam kembali turun, dan bahkan dalam kondisi ekstrim, zona 4020 dan 4000 akan kembali terancam.  

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily berakhir doji dengan penutupan Jumat di 4214 dan low di 4171 sama sekali tidak berubah sampai penutupan. Dan pagi ini harga berhasil di buka gap up di 4285 setelah AS dan Iran mengkonfirmasi mereka sudah menyepakati MoU perdamaian yang direncanakan akan dipublish detailnya di 19 Juni mendatang. Kondisi tersebut membuka harapan untuk pembukaan Selat Hormuz dan juga mendinginnya inflasi secara bertahap sehingga emas keluar dari ancaman kenaikan suku bunga Fed untuk sementara waktu.   

Meski demikian, kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas. Resistance terdekat pasca 4277 ditembus ada di kisaran 4363 (high 9 Juni 2026). Jika berhasil ditembus, buka peluang untuk melirik zona MA200 daily 4449. Sebaliknya, jika 4363 gagal ditembus, maka ada peluang untuk menutupi gap dan penutupan Jumat di 4214 sebagai support terdekat.



slide20

Secara teknis, H4 menunjukkan harga cenderung naik untuk beberapa waktu kedepan setelah di sesi Asia pagi ini berhasil tembus 4310. Peluang mendekati resistance terdekat di kisaran 4363. Zona ini bersama zona coklat 4350-4377 diperkirakan akan menjadi resistance terkuat untuk beberapa waktu ke depan. Jika berhasil ditembus, maka semakin terbuka untuk kenaikan yang lebih kuat mengincar zona resistance berikutnya, trendline di kisaran 4450-4455. 

Tapi jika 4363 gagal ditembus, maka ekspektasi skenario penurunan akan terjadi, dan retest zona 4209-4249 (zona pink) sebagai area terjauh, atau zona support 4268-4274 area terdekat sebelum kembali naik lebih tinggi. 

Sedangkan skenario bearish dalam jangka pendek akan kembali dominan jika harga turun di bawah 4190, dengan potensi terdekat 4150, dan terjauh yang dianggap paling ekstrim menguji zona 4020-4060. Skenario penurunan ekstrim kemungkinan bisa terjadi jika Iran menyerang Israel dan membuat MoU yang disepakati terancam sehingga memicu kekhawatiran dari eskalasi geopolitik kembali. 

Tapi selama kedua pihak masih berkomitmen untuk lanjut dengan MoU perdamaian yang disepakati, maka penurunan diperkirakan relatif terbatas, dan mendukung kenaikan, setidaknya sampai menjelang FOMC Meeting minggu ini. 



slide21


Per jam 10.25 WIB, harga berada di 4324.77 dengan high 4335.42, dan low 4281.11. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 15 Juni 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy di kisaran 4270-4272 memang belum disentuh. Tapi strategi cadangan/alternatif untuk buy saat breakout/tembus 4310 cukup berhasil, bahkan sentuh TP 2 di 4330 (high sementara saat artikel ditulis 4335). 

Berikutnya dalam 1-2 jam ke depan diharapkan koreksi turun atau profit taking bisa terjadi seiring RSI yang memasuki fase overbought, meski tidak terlalu jenuh. Penurunan diharapkan menguji kembali zona orange kisaran 4249-4270. Jika ini terjadi, maka skenario utama untuk buy di kisaran 4270-4272 tetap terbuka untuk disentuh, sehingga skenario tidak kami rubah. 

Sedangkan , penurunan paling ekstrim zona pink 4201-4218, yang berarti juga menutupi gap di hari yang sama (belum tentu terjadi, tapi peluang tetap dipertimbangkan), bisa menjadi alternatif skenario lainnya untuk mengincar buy. Asumsi kami skenario ini relatif minim karena market masih merespon positif terhadap kesepakatan AS-Iran. Namun jika ini di luar dugaan terjadi, maka jangka pendek trader bisa pertimbangkan ubah strategi menjadi sell saat tembus di bawah 4250 dengan target maksimal di 4201-4218 (zona pink). 

Di sisi lain, tekanan ekstrim di bawah 4200 bisa saja terjadi jika di luar dugaan MoU perdamaian batal dikarenakan salah satu pihak dianggap melanggar perjanjian gencatan senjata (dicurigai Israel bisa memicu gagalnya kesepakatan jika terus menyerang Lebanon dan Iran merespon dengan serangan balasan).  

Dan jika skenario itu yang terjadi, maka trader tetap dalam posisi menunggu sampai support berikutnya di kisaran 4020-4060.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4270.00 โ€“ 4272.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4292.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4335 (update), target terdekat 4345, terjauh 4355, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4260.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4260.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4250.00 โ€“ 4252.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4230.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4262.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4260)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
  • Secara struktur, ancaman double bottom daily gagal setelah harga ditutup lebih rendah di zona 84, dan pagi ini dibuka gap down di kisaran 81 sehingga tekanan cenderung dominan.
  • Namun di sisi lain, suppport daily di zona 80 saat ini sedang diuji. Jika tembus, maka lanjut turun. Jika gagal tembus, waspada rebound, meskipun kenaikan diharapkan terbatas
  • Di H4, rsi berada di 28%, secara teori cenderung turun. H&S berhasil tembus di bawah 85 sehingga pola ini dianggap valid sejak Jumat, diikuti dengan gap down pagi ini. Target utama dari H&S di kisaran 76
  • Level yang perlu diwaspadai :
    • Resistance : 87-90-> jika tembus, cenderung naik
    • Support : 80, 74-77-> jika tembus, cenderung turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • AS dan Iran dikabarkan sudah sepakati MoU perdamaian yang diagendakan akan ditandatangani 19 Juni beserta detail dari MoU
    • Kedua pihak sepakat hentikan perang. AS akan merilis aset Iran yang dibekukan secara bertahap, dan mencabut blokade laut atas Iran, dan Iran akan membuka kembali Selat Hormuz secepatnya di hari Jumat -> negatif untuk minyak
    • Satu-satunya kendala kini Israel setelah lancarkan serangan terbaru ke Lebanon di akhir pekan. Trump meminta Iran tidak menyerang Israel untuk menjaga kesepakatan. Iran ingin perang dihentikan untuk semua lini, termasuk Lebanon
  • Situasi geopolitik masih tetap sensitif sampai 19 Juni, sehingga tetap perlu kewaspadaan. Beberapa poin yang perlu diperhatikan :
    • a. Kesepekatan gagal (salah satu menyalahi gencatan senjata) = minyak naik
    • b. Kedua pihak tandatangan, dan Israel hentikan perang ke Lebanon = minyak turun
  • Bullish lebih kuat jika tembus 87.00 -> Switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 80.50 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 82.80 โ€“ 83.00
Target : 1) 81.30 2) 79.80
SL : 84.50

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 80.50
Switch to BUY jika tembus 87.00
Alternative sell : 84-86
Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi akibat perang
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Harga berhasil ditutup naik di zona pink 4209-4249, diikuti gap up pagi ii di 4285. Secara teknis peluang naik lebih terbuka setelah FR 61.8% 4233 resmi ditembus, tapi rintangan belum sepenuhnya diatasi. Zona coklat 4350-4377 resistance terdekat, diikuti trendline 4455 dan MA200 di 4510. Waspada rejection!
    • a. Skenario #1 : rsi di 59%, dukung kenaikan. Kenaikan lebih kuat jika tembus 4307, target terdekat zona coklat 4350-4377, terjauh trendline resistance 4455
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek berpotensi mengancam jika zona coklat tidak ditembus, tapi tekanan lebih kuat jika turun di bawah 4193
  • Di H1, kesepakatan AS dan Iran picu pembukaan gap up pagi ini di 4285. Secara teknis berhasil tembus FR 61.8% sehingga tren cenderung naik. Tapi secara teknis, skenario diharapkan terjadi swing low lebih dulu, dengan zona orange 4249-4270 sebagai support terdekat, atau zona pink 4201-4218 jika terjadi penutupan gap di hari yang sama. Pasar juga akan menunggu FOMC di hari Rabu (Kamis dinihari) dan penandatanganan MoU AS dan Iran 19 Juni
    • a. Skenario bullish: swing low terdekat diharapkan zona orange 4249-4270 diikuti kenaikan lebih tinggi lirik zona coklat 4366-4382. Alternatif buy di zona pink 4201-4218. Kenaikan lebih kuat jika tembus minim di atas 4310
    • b. Skenario Bearish: tekanan turun berpotensi membayangi jika gagal tembus zona coklat 4366-4382, tapi tekanan lebih kuat terjadi jika penurunan tembus di bawah 4250, dan kemungkinan mengincar zona pink 4201-4218
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • AS dan Iran dikabarkan sudah sepakati MoU perdamaian yang diagendakan akan ditandatangani 19 Juni beserta detail dari MoU
    • Kedua pihak sepakat hentikan perang. AS akan merilis aset Iran yang dibekukan secara bertahap, dan mencabut blokade laut atas Iran, dan Iran akan membuka kembali Selat Hormuz secepatnya di hari Jumat -> positif untuk emas
    • Satu-satunya kendala kini Israel setelah lancarkan serangan terbaru ke Lebanon di akhir pekan. Trump meminta Iran tidak menyerang Israel untuk menjaga kesepakatan. Iran ingin perang dihentikan untuk semua lini, termasuk Lebanon
  • Fokus minggu ini : FOMC Meeting Rabu (Kamis dinihari) dan Pembukaan Selat Hormuz Jumat (19 Juni) beserta penandatanganan MOU
  • Alternatif :
    • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4310, target terdekat 4320, terjauh 4330 (Target Done!)
      • update : Follow BUY jika tembus 4335, target terdekat 4345, terjauh 4355
    • Switch to SELL jika tembus 4250, target terdekat 4240, terjauh 4230
    • Opsi buy : 4249-4270 (orange) 4201-4218 (pink), 4107-4131, 4000-4020
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on Dip
Area : 4270.00โ€“ 4272.00
Target : 1) 4282.00 2) 4292.00
SL : 4260.00 (ideal 7-8 points di bawah 4260)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4335 (update!)
Switch to SELL jika tembus 4250
Opsi buy : 4249-4270 (orange) 4201-4218 (pink), 4107-4131, 4000-4020

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

TOP GAINERS

TOP LOSERS

Pekan perdagangan 8-12 Juni 2026 memperlihatkan bahwa narasi seputar investasi kecerdasan buatan (AI) dan restrukturisasi bisnis menjadi motor penggerak paling dominan di Wall Street. Di satu sisi, sektor semikonduktor kembali bersinar berkat meredanya ketegangan geopolitik dan tingginya permintaan perangkat keras pendukung AI yang mendorong aksi beli masif. Namun di sisi lain, pasar mulai menghukum secara tegas perusahaan-perusahaan raksasa yang membakar terlalu banyak modal demi infrastruktur AI atau yang tengah menghadapi ketidakpastian di tingkat manajemen eksekutif. Indeks bergerak sangat selektif; investor kini tidak lagi sekadar membeli narasi masa depan, melainkan menuntut bukti ketahanan arus kas dan efisiensi operasional hari ini.

1. Intel Corporation (#INTC) ย 15.15%

logo intel 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 7 Agustus 2024
52-Week Range: $18.97 - $132.75
Weekly Range: $99.44 - $127.68
Previous Close Price: $124.67 (12 Juni 2026)

Saham Intel melesat memimpin barisan gainers pekan ini berkat peningkatan peringkat (double upgrade) dari Bank of America yang menaikkan target harga mereka ke $135. Optimisme ini didorong oleh proyeksi meledaknya permintaan CPU server berbasis AI yang pasarnya diperkirakan menembus $170 miliar pada tahun 2030, diiringi oleh meredanya risiko geopolitik yang membebani sektor semikonduktor secara makro. Meskipun Intel masih memiliki pekerjaan rumah berupa marjin operasional yang negatif di angka -9,39%, keyakinan analis terhadap potensi ekspansi jangka panjang perusahaan sukses menutupi kekhawatiran jangka pendek tersebut.

2. Starbucks Corporation (#SBUX) +8.44%

logo starbucks 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 28 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($0.62)
52-Week Range: $77.99 - $108.88
Weekly Range: $94.41 - $103.70
Previous Close Price: $103.08 (12 Juni 2026)

Di tengah lesunya indeks pasar konsumen secara umum, Starbucks berhasil mencuri perhatian melalui strategi ekspansi dan efisiensi yang agresif. Perusahaan mendapat respons positif setelah mengumumkan rencana pembukaan 5.000 gerai format kecil di Amerika Serikat serta menjajaki penjualan saham unit bisnisnya di Jepang yang dinilai sebagai langkah perampingan operasional yang cerdas. Sentimen pembeli semakin kuat berkat valuasi saham Starbucks yang dipandang undervalued, sekitar 7% di bawah harga wajarnya, serta rekam jejak pertumbuhan arus kas bebas yang melonjak hingga lebih dari 114%.

3. The Home Depot, Inc. (#HD) +6.25%

logo hd 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 18 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026 ($2.33)
52-Week Range: $289.10 - $426.75
Weekly Range: $307.81 - $330.19
Previous Close Price: $328.19 (12 Juni 2026)

Ketika pasar perumahan dan tren swakriya (DIY) sedang mengalami perlambatan, Home Depot dengan sigap mengubah arah kemudinya untuk membidik pasar kontraktor profesional (Pro) yang bernilai sangat masif, yakni sekitar $700 miliar. Pergeseran strategi terfokus ini berhasil meyakinkan investor, didukung pula oleh lonjakan arus kas bebas perusahaan yang sangat fantastis hingga menembus 521%. Walaupun marjin laba dan pertumbuhan pendapatan utamanya masih terlihat melambat, ketegasan Home Depot dalam mencari sumber pendapatan baru di sektor profesional memberikan dorongan fundamental yang positif pada pergerakan harga sahamnya.

4. Verizon Communications Inc. (#VZ) +5.77%

logo verizon 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 24 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 10 Juli 2026 ($0.7075)
52-Week Range: $38.39 - $51.68
Weekly Range: $44.79 - $48.26
Previous Close Price: $48.16 (12 Juni 2026)

Verizon menjadi primadona utama pekan ini bagi investor konservatif yang memburu kepastian pendapatan di tengah ketidakstabilan sektor teknologi. Perusahaan mencetak arus kas bebas mencapai $20,3 miliar dalam setahun terakhir, sebuah bantalan dana yang sangat kokoh untuk mengamankan posisi imbal hasil dividennya di angka 6%. Di samping metrik keuangan yang sangat defensif tersebut, inovasi terbaru Verizon dalam meluncurkan perangkat tanggap darurat berbasis AI menjelang musim badai turut menambah keyakinan pasar terhadap keunggulan dan ketahanan operasional jaringan mereka.

5. Advanced Micro Devices, Inc.ย (#AMD) +5.77%

logo amd 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $117.78 - $546.44
Weekly Range: $436.91 - $521.72
Previous Close Price: $512.36 (12 Juni 2026)

Mengekor momentum positif di sektor chip, saham AMD melanjutkan tren penguatannya setelah mendapatkan upgrade rekomendasi menjadi "Buy" dari Citi dengan target harga agresif di $575. Sentimen positif ini dipicu oleh tingginya permintaan terhadap chip AI kustom buatan mereka, terutama setelah mengamankan kesepakatan pasokan bernilai besar dengan raksasa teknologi, Meta. Aliran dana terus masuk karena pasar melihat posisi AMD yang semakin matang bukan sekadar sebagai penantang, melainkan sebagai pemasok utama yang sangat kredibel di tengah perlombaan infrastruktur kecerdasan buatan global.

1. Adobe Inc. (#ADBE) -17.19%

logo adobe 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 10 September 2026
Last Dividend Ex-Date: 24 Maret 2025
52-Week Range: $196.90 - $405.00
Weekly Range: $196.85 - $248.47
Previous Close Price: $204.07 (12 Juni 2026)

Adobe harus rela menerima koreksi mingguan paling tajam akibat sentimen negatif berlapis yang menyelimuti manajemen perusahaan. Meskipun perusahaan sebenarnya sukses melaporkan rekor pendapatan sebesar $6,62 miliar di kuartal kedua, kepergian yang tiba-tiba dari Direktur Keuangannya, Dan Durn, langsung memicu kepanikan investor terkait stabilitas kepemimpinan. Situasi diperburuk oleh keputusan Adobe memangkas proyeksi pertumbuhan tahun 2026 serta keraguan analis terhadap langkah transisi mereka menuju model bisnis freemium, yang dikhawatirkan akan menekan laju monetisasi ke depannya.ย 

2. Oracle Corporation (#ORCL) -13.52%

logo oracle 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 9 September 2026
Last Dividend Ex-Date: 10 Juli 2026 ($0.50)
52-Week Range: $134.57 - $345.72
Weekly Range: $175.45 - $220.43
Previous Close Price: $183.95 (12 Juni 2026)

Pergerakan harga Oracle pekan ini adalah bukti nyata bahwa pertumbuhan pendapatan eksponensial dari AI tidak akan direspons positif jika harus ditebus dengan ongkos kapital yang terlampau mahal. Walau melaporkan lonjakan pendapatan cloud sebesar 21% yang ditopang oleh kontrak infrastruktur AI baru bernilai $67 miliar, investor seketika mundur teratur setelah melihat arus kas bebas Oracle berbalik negatif hingga $23,7 miliar. Besarnya belanja modal yang dibutuhkan perusahaan, ditambah dengan rencana mencari pembiayaan tambahan sebesar $40 miliar, memunculkan kekhawatiran serius mengenai tekanan likuiditas jangka pendek. ย 

3. Salesforce, Inc. (#CRM)ย -9.01%

salesforce logo 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 2 September 2026
Next Dividend Ex-Date: 11 Juni 2026
52-Week Range: $161.28 - $276.80
Weekly Range: $161.28 - $184.85
Previous Close Price: $165.92 (12 Juni 2026)

Salesforce sedang melewati fase transisi yang direspons dengan penuh kehati-hatian oleh para pelaku pasar. Rentetan kabar mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang beriringan dengan manuver akuisisi perusahaan untuk menggenjot sistem harga berbasis penggunaan (usage-based pricing), menimbulkan pertanyaan di kalangan investor mengenai kelancaran eksekusi dan moral internal karyawan. Lebih jauh, sengitnya persaingan integrasi AI dengan penyedia perangkat lunak Software-as-a-Service (SaaS) lainnya membuat pasar memilih bersikap menunggu dan melihat (wait and see).

4. Apple Inc. (#AAPL) ย -7.11%

logo apple 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 30 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 11 Mei 2026 ($0.27)
52-Week Range: $195.07 - $317.40
Weekly Range: $287.41 - $317.48
Previous Close Price: $291.26 (12 Juni 2026)

Raksasa teknologi asal Cupertino ini menghadapi tekanan jual karena bayang-bayang membengkaknya beban operasional produksi mereka. Walaupun segmen Services milik Apple terus mencatatkan rekor pendapatan yang brilian dan arus kas bebas menyentuh angka $129,1 miliar, peringatan dari pihak manajemen mengenai lonjakan tajam pada biaya komponen memori langsung memicu kekhawatiran soal penyusutan marjin laba di kuartal mendatang. Selain itu, mundurnya Apple dari megaproyek mobil swakemudi (Project Titan) membuat sebagian investor menyesuaikan kembali ekspektasi mereka terhadap ruang pertumbuhan baru bagi perusahaan.

5. Microsoft, Inc. (MSFT) ย -5.02%

Microsoft

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 21 Mei 2026 ($0.91)
52-Week Range: $356.28 - $555.45
Weekly Range: $382.28 - $413.92
Previous Close Price: $390.80 (12 Juni 2026)

Koreksi ringan pada saham Microsoft pekan ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen domestik dari dalam divisinya, khususnya kekhawatiran atas performa unit gaming, Xbox. Marjin keuntungan dari divisi tersebut dilaporkan anjlok drastis ke level 3%, yang memantik wacana di bursa bahwa Microsoft mungkin perlu melakukan restrukturisasi besar-besaran atau bahkan memisahkan unit tersebut secara independen (spin-off). Walaupun analis pasar masih menilai saham Microsoft memiliki valuasi yang atraktif untuk jangka panjang, ketidakpastian di lini gaming menjadi beban yang menahan laju sahamnya sepanjang pekan ini.


Dinamika pekan kedua Juni 2026 ini kembali menegaskan sebuah realitas fundamental di Wall Street: yang menentukan pergerakan harga bukanlah sekadar narasi teknologi baru, melainkan kedisiplinan sebuah perusahaan dalam mengelola neraca keuangannya. Emiten seperti Intel dan AMD menikmati lonjakan apresiasi karena memiliki arah ekspansi komersial yang rasional, sementara Oracle dan Adobe harus menanggung tekanan jual akibat lonjakan belanja modal serta gejolak kepemimpinan. Memasuki pekan depan, fokus pasar diprediksi akan terus terpusat pada bagaimana para eksekutif menyeimbangkan agresivitas investasi infrastruktur masa depan dengan tuntutan investor akan imbal hasil dan arus kas yang nyata hari ini.

Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.


cfd saham us 1920x1080 (1)

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down