Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 101.50 โ 101.70 Target : 1) 100.00 2) 98.50 SL : 103.00 Alternatif : Follow SELL jika tembus 97.90 Switch to BUY jika tembus 105 Alternatif SELL: 101-104 Pantau geopolitik AS-Iran! |



Keterangan :
| (Warning: Saat FOMC bisa saja berubah! Tergantung Powell!) Suggest : SELL on Rally Area : 4636.00 โ 4638.00 Target : 1) 4626.00 2) 4616.00 SL : 4648.00 (ideal 7-8 points di atas 4645) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4585 Switch to BUY jika tembus 4669 Opsi buy : 4554-4608 (orange), 4489-4498 (biru), 4390-4420 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Senin, 20 April 2026, Apple Inc. telah mengkonfirmasi bahwa John Ternus akan menggantikan Tim Cook, yang telah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) sejak tahun 2011. Ternus yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering, akan memulai jabatannya pada 1 September 2026. Keputusan ini menandai babak baru dalam sejarah Apple, memicu berbagai reaksi dari pasar, analis, dan pengamat industri teknologi.
Siapa Itu John Ternus?
Perjalanan karir Ternus di Apple dimulai pada tahun 2001 ketika ia bergabung dengan tim desain produk. Proyek awalnya melibatkan pengerjaan Apple Cinema Display. Pada tahun 2013, ia diangkat menjadi Vice President of Hardware Engineering, dan kemudian dipromosikan menjadi Senior Vice President pada tahun 2021. Selain menjadi salah seorang dibalik kesuksesan produk produk Apple, Ternus juga merupakan tokoh kunci dalam transisi bersejarah Apple dari prosesor Intel ke silikon khusus buatan mereka sendiri (Apple Silicon) di komputer Mac. Selain inovasi teknologi, Ternus juga dikenal sebagai motor penggerak di balik inisiatif keberlanjutan Apple.
Mengapa John Ternus Terpilih?
Penunjukan John Ternus sebagai CEO baru bukanlah langkah yang diambil secara tergesa-gesa. Menurut analis Bloomberg, Mark Gurman, transisi ini telah dipersiapkan dengan matang selama satu hingga dua tahun terakhir, dimulai dari perombakan jajaran eksekutif lainnya, seperti penunjukan General Counsel, Chief Financial Officer (CFO), dan Chief Operating Officer (COO) baru yang sudah berada di posisinya masing-masing.
Ada beberapa poin penting, mengapa Apple memilih John Ternus sebagai CEO Apple ketiga setelah Steve Jobs dan Tim Cook:
โThe Apple Wayโ
Apple memiliki budaya perusahaan yang sangat unik. Di tingkat eksekutif puncak, keputusan penting apapun yang menyangkut perusahaan dibuat oleh kelompok inti yang sangat erat. Mark Gurman mencatat bahwa kepemimpinan Apple harus berasal dari "orang dalam" (insider) yang memahami betul DNA perusahaan.

Dominasi Hardware
Berbeda dengan Tim Cook yang merupakan pakar operasional dan rantai pasok (supply chain), Ternus dikenal sebagai Engineer produk sejati. Konsistensi Ternus dalam mengawasi kualitas perangkat keras (hardware) Apple selama 25 tahun, menjadikan hardware Apple salah satu yang terbaik dan sulit disaingi oleh kompetitor lain. Disaat perusahaan-perusahaan lain mulai beralih fokus dari perangkat keras ke perangkat lunak (software) dan AI, Apple tampaknya ingin menegaskan kembali identitasnya sebagai raja perangkat keras.
Usia dan Visi Jangka Panjang
Usia Ternus kini 50 tahun, dan akan genap 51 tahun pada saat dia resmi menjabat September nanti, sama seperti Tim Cook yang kala pertama kali menjabat sebagai CEO Apple juga berusia 50 tahun. Usia Ternus memberikannya waktu yang cukup untuk membentuk masa depan Apple dan mengeksekusi visi jangka panjangnya.
Tantangan dan Arah Masa Depan Apple di Bawah Ternus
Meskipun memiliki rekam jejak yang gemilang, tugas Ternus sebagai CEO tidak akan mudah. Ia mengambil alih perusahaan di saat Apple sedang menghadapi tekanan besar untuk berinovasi, terutama di bidang kecerdasan buatan (AI) di mana mereka dianggap tertinggal dibandingkan pesaing seperti Microsoft dan Google.
Transisi dari Ketergantungan iPhone
Saat ini, Apple masih sangat bergantung pada iPhone. Pada tahun 2025, iPhone menyumbang $209,6 miliar dari total pendapatan perusahaan sebesar $416,2 miliar. Namun, Apple tidak bisa selamanya bergantung pada produk yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 tersebut. Tantangan terbesar Ternus adalah menemukan dan mendefinisikan "The Next Big Thing" yang akan menjadi penerus iPhone.
Mengintegrasikan AI ke dalam Ekosistem Perangkat Keras
Ternus diharapkan dapat menyuntikkan kehidupan baru ke dalam pengembangan produk yang mengutamakan AI (AI-first) dengan langkah awal yang sudah terlihat. Awal bulan ini, Ternus mereorganisasi divisi rekayasa perangkat keras agar lebih berorientasi pada AI, menggunakan data dan AI untuk membantu membangun produk dan meningkatkan kualitas.

Reaksi Pasar dan Transisi Kepemimpinan
Pengumuman penunjukan Ternus sebagai CEO Apple yang baru tersebut dilakukan pada pukul 19:15 waktu setempat (after market closed), sehingga reaksi market terjadi di hari berikutnya. Bertepatan dengan kondisi geopolitik yang tidak menentu, terjadi aksi taking profit terhadap saham Apple (AAPL). Hal ini wajar terjadi karena investor mungkin merasa khawatir kehilangan sosok Tim Cook yang telah menjadi simbol stabilitas Apple selama ini.
Namun sebenarnya, secara internal dan dikalangan analis Wall Street, John Ternus dianggap sebagai pilihan yang sangat aman dan kompeten. Ia dikenal memiliki pemahaman mendalam tentang ekosistem produk Apple. Dan para analis memandang transisi ini sebagai tanda stabilitas, bukan gangguan.
Penunjukan John Ternus sebagai CEO baru Apple adalah langkah strategis yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap keunggulan desain dan rekayasa perangkat keras, sekaligus menjaga kelestarian budaya internal mereka. Bagi para investor dan trader CFD, transisi kepemimpinan yang mendapatkan reaksi positif seperti ini adalah kabar baik untuk memilih saham Apple sebagai pilihan portofolio. Saham Apple (AAPL) tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup sedikit lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, tapi tidak menunjukkan kenaikan yang terlampau kuat, sedangkan dolar ditutup turun. Kondisi ini disebabkan oleh pasar yang masih bimbang menunggu perkembangan geopolitik sehingga cenderung menahan diri tidak terlalu agresif. Kondisi ini juga yang membuat emas bergerak dalam range terbatas, meskipun sempat naik cepat sampai 4729.
Pasar juga diperkirakan relatif menahan diri atas kemungkinan sikap hawkish Fed yang akan diumumkan besok malam (Kamis dinihari) sehingga mau tidak mau kepastian diplomasi AS-Iran adalah jalan utama yang bisa membuat Fed melonggar ataupun minim berkurang sisi hawkishnya.
Gedung Putih mengatakan bahwa Trump dan tim keamanan nasionalnya mulai membahas proposal terbaru Iran yang diajukan di awal pekan melalui mediator Pakistan. Dikatakan bahwa Trump dan tim penasihat meragukan tawaran Iran untuk membuka Selat Hormuz sambil menunda pembahasan nuklir.
Kabar baiknya, Trump tidak langsung menolak proposal tersebut, tapi mengungkapkan tentang kekhawatiran bahwa Iran tidak bernegosiasi dengan itikad baik. Trump menegaskan bahwa tuntutan utamanya tidak berubah bahwa Iran harus menghentikan program pengayaan nuklir sepenuhnya dan juga berkomitmen tidak pernah mengembangkan senjata nuklir.
Gedung Putih diharapkan akan memberikan respon resmi dan usulan balasan ke Iran dalam beberapa hari ke depan sehingga jalur negosiasi tetap terbuka saat ini. Kelanjutan proses negosiasi ini mencerminkan bahwa Trump lebih memilih untuk menghindari dimulainya serangan militer kembali, jika jalan yang bisa ditempuh menuju kesepakatan bisa tercapai. Tapi ancaman militer belum dicabut sama sekali dan secara eksplisit Trump tetap memperingatkan bahwa dia akan memerintahkan serangan udara lebih lanjut jika pembicaraan terbukti tidak membuahkan hasil apapun.
Data ekonomi fokus hanya pada CB consumer confidence di jam 21.00 WIB. Data diperkirakan turun dari 91.8 menjadi 89.4. Angka yang lebih rendah akan mendukung kenaikan emas. Tapi angka yang lebih tinggi akan membuat emas terkoreksi turun kembali.
Dan target utama tetap tertuju pada perkembangan geopolitik. Pasar tetap perlu memastikan apakah akan terjadi agenda pertemuan minggu ini atau tidak dan diharapkan Gedung Putih akan merilis respon resmi atas proposal Iran dalam waktu dekat. Jika pertemuan diplomasi terealisasi, minimal hal itu bisa meredam kekhawatiran eskalasi akhir pekan sehingga emas berpeluang naik lebih lanjut. Jika pertemuan sama sekali tidak terealisasi, maka kekhawatiran eskalasi di akhir pekan akan menekan emas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup doji mirip inverted hammer. Secara teori ini berarti membuka peluang untuk kenaikan atau rebound setelah 3 hari berturut-turut dalam tekanan, meskipun relatif dalam range terbatas. Tapi di sisi lain, pola candle tersebut bisa diartikan bahwa resistance masih terlalu kuat sehingga membuat kenaikan cenderung tertahan di sesi perdagangan hari Senin.
Support 4624 dan 4600 masih berlaku, dan jika ditembus peluang turun berlanjut ke 4554 atau paling jauh 4420-4440. Sedangkan resistance berada di zona 4730-4740, dan jika ditembus berpotensi naik lebih lanjut ke zona 4760-4772. Investor diperkirakan masih bersikap hati-hati dan menunggu perkembangan geopolitik dan juga jelang pertemuan Fed.

H4 menunjukkan rebound hingga kisaran 4729 sekaligus menutupi gap yang terjadi di pembukaan Senin pagi. Namun harga kemudian bergerak turun, bahkan masih cukup jauh dari MA200 di grafik H4 saat itu 4755. Kabar baiknya, penurunan juga masih berada di zona pink yang merupakan area support di kisaran 4607-4686 sehingga secara umum belum merubah tren utama yang terlihat.
Meski demikian, swing low kali ini di pagi hari juga menjadi catatan khusus. Ada 2 potensi pola grafik yang terlihat saat ini, yaitu : triple bottom atau descending triangle. Pola yang pertama triple bottom berlaku jika support 4660-4662 tidak ditembus, dan neckline kisaran 4730 berhasil tembus. Pola ini mendukung kenaikan lebih lanjut dan membuka ruang untuk menguji MA200 yang saat ini ada di 4738.
Pola yang kedua descending triangle. Pola ini berlaku jika resistance tetap membentuk pola high lebih rendah (lower high), tapi support yang relatif datar atau area yang sama nyaris datar di kisaran 4660-4662. Dan pola akan valid jika resistance tidak ditembus, dan support berhasil tembus
Secara teknis, belum ada perubahan signifikan dengan ulasan sebelumnya untuk H4 di mana perhitungan kami zona maksimal penurunan berada di kisaran 4545-4567 yang merupakan target utama dari rising wedge. Secara real, target penurunan tidak harus mencapai target penuh sehingga zona pink kisaran 4607-4686 kemungkinan tetap dipertimbangkan sebagai zona support efektif, sekaligus potensi demand. Jika perhitungan ini benar, maka demand menahan penurunan tersebut dan secara bertahap mulai mendorong naik.
Pasar kemungkinan masih akan sensitif dengan perkembangan AS-Iran. Trump masih berdiskusi dengan para penasehatnya tentang proposal terbaru Iran. Jika disepakati, maka peluang diplomasi bisa terjadi dalam waktu dekat dan hal itu berpotensi mendukung kenaikan emas. Sebaliknya, jika gagal atau belum sepakat, maka emas berpotensi ditekan turun, dengan asumsi bahwa market khawatir atau mengantisipasi sikap hawkish Fed besok malam.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 4670.50 dengan high 4701.25, dan low 4666.57. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 28 April 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi utama buy di zona 4676 masih berjalan, dan meski sempat swing low sampai 4666, tapi stop loss belum resmi disentuh, dan posisi saat ini masih open.
Strategi masih kami pertahankan, dan sesuai ulasan sebelumnya, area support zona coklat kisaran 4644-4671 dianggap masih cukup efektif menahan penurunan. Bahkan diharapkan bertahap mulai mendorong kenaikan kembali di atas 4676. Ini bisa terjadi jika inverted hammer yang terjadi di penutupan candle jam 10.00 WIB didukung oleh rsi yang mendekati oversold berhasil mendorong naik bertahap, dan geopolitik tidak memanas.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga berhasil kembali lewati 4690, pertahankan strategi buy untuk peluang mendekati kembali zona merah 4710-4718. Dan jika situasi geopolitik membaik (AS setuju proposal Iran yang baru), maka kenaikan diharapkan lebih kuat lagi dan strategi buy tetap dipertahankan.
Sebaliknya, tekanan jual tetap harus diwaspadai. Jika dalam 1-2 jam ke depan harga gagal melewati zona 4690, maka trader perlu waspada! Posisi buy sebaiknya exit lebih dulu dan tunggu sinyal berikutnya. Support zona coklat terjauh adalah di 46444 sehingga peluang buy berikutnya secara teori harusnya lebih rendah di kisaran 4644-4650.
Tapi, jika situasi memburuk dan tekanan berikutnya turun di bawah 4640, jangan lakukan buy! Jika zona 4640 valid ditembus, maka strategi berubah menjadi sell, dengan potensi target melirik zona 4600 dan paling jauh zona orange kisaran 4554-4608.
Di sisi lain, pasar kemungkinan tidak akan terlalu agresif hingga jelang pengumuman FOMC besok malam atau Kamis dinihari!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4676.00 โ 4678.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4708.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4690, target terdekat 4700, terjauh 4710, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4676.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4674.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4652.00 โ 4654.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4674.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4642.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4644)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Dalam 52 minggu terakhir, tidak ada satu pekan pun di Wall Street yang sesibuk ini. Lima dari tujuh saham Magnificent Seven melaporkan kinerja keuangan mereka dalam waktu bersamaan. Federal Reserve mengumumkan keputusan suku bunga. Data inflasi PCE bulan Maret dirilis. Semuanya dalam lima hari.
Pekan 28 April hingga 2 Mei 2026 adalah ujian sesungguhnya bagi pasar setelah tiga bulan diguncang perang, inflasi, dan ketidakpastian geopolitik.
Mag 7 Membuka Buku Setelah Kuartal Terberat
Dalam satu pekan terakhir bulan Maret saja, ketujuh saham Magnificent Seven kehilangan nilai pasar gabungan sebesar $850 miliar. Tapi ketika kabar perundingan damai AS-Iran beredar, sektor teknologi memimpin pemulihan. ETF Roundhill Magnificent Seven mencatatkan imbal hasil 13% dalam sebulan terakhir, melampaui kenaikan 9% S&P 500 di periode yang sama. Pada hari Rabu, pasar mendapatkan laporan keuangan dari empat nama sekaligus: Microsoft (MSFT), Alphabet (GOOG), Amazon (AMZN), dan Meta Platforms (META). Sehari setelahnya, giliran Apple (AAPL) menutup barisan.
Yang paling ditunggu bukan soal beat atau miss estimasi. Pertanyaan lebih besarnya adalah seberapa serius komitmen pengeluaran AI mereka masih bertahan, terutama setelah Meta mengumumkan PHK 8.000 karyawan dan Microsoft mulai menawarkan paket pesangon. Morgan Stanley memproyeksikan laba bersih Magnificent Seven tumbuh 25% di 2026. Minggu ini, angka riilnya akan keluar.

Federal Reserve: Sudah Bisa Ditebak, Tapi Powell Tetap Dinantikan
Yang dinantikan bukan keputusannya, tapi pidatonya. Pada Maret lalu Powell menyebut data enam pekan ke depan akan "sangat penting" untuk menilai dampak ekonomi perang di Iran. Pekan ini termasuk dalam periode yang ia maksud.
Satu hal baru: Departemen Kehakiman AS menghentikan penyelidikan kriminal terhadap Powell, membuka jalan lebih mulus bagi konfirmasi Kevin Warsh sebagai ketua Fed berikutnya.
Data PCE dan GDP: Inflasi yang Belum Selesai
Kamis membawa dua data krusial. Inflasi PCE Maret diperkirakan naik ke 3,5% secara tahunan dari 2,8% sebelumnya, sementara PCE inti diproyeksikan di 3,2%. Angka yang lebih panas dari ekspektasi akan mendorong harapan pemangkasan suku bunga semakin mundur.
Di hari yang sama, estimasi awal GDP kuartal pertama 2026 dirilis. Konsensus memperkirakan pertumbuhan 2,1%, pemulihan signifikan dari 0,4% di kuartal sebelumnya.
Apa Artinya Bagi Trader CFD Agrodana Futures?
Tiga hal yang perlu diantisipasi: Rabu malam adalah malam terpanas kalender earnings 2026, dengan empat raksasa teknologi akan merilis laporan keuangan sekaligus. Konferensi pers Powell bisa lebih menggerakkan pasar daripada keputusan Fed itu sendiri. Dan data PCE Kamis adalah variabel paling sulit diprediksi pekan ini.Pekan super telah tiba.
Siapkan level entry, pasang stop loss, dan pantau setiap rilis dengan seksama. Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 99.80 โ 100.00 Target : 1) 98.30 2) 96.80 SL : 101.50 Alternatif : Follow SELL jika tembus 94.50 Switch to BUY jika tembus 102.00 Alternatif SELL: 101-104 Pantau geopolitik AS-Iran! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4676.00 โ 4678.00 Target : 1) 4688.00 2) 4698.00 SL : 4666.00 (ideal 7-8 points di bawah 4666) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4710 Switch to SELL jika tembus 4639 Opsi buy : 4644-4671 (coklat), 4554-4608 (orange) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan dolar sama-sama ditutup turun. Hal ini dipicu oleh kabar bahwa Menteri Luar Negeri Iran berkunjung ke Pakistan di akhir pekan, dan Trump sempat memerintahkan Kushner dan Witkoff untuk bertolak ke Pakistan untuk kemungkinan diplomasi. Kondisi tersebut membuat emas rebound dengan cepat dari titik terendahnya saat itu di 4677 sampai ke 4740, meski akhirnya ditutup turun ke 4708.
Dari sisi data, ekspektasi inflasi 1 tahun University of Michigan dirilis sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan, 4.7% vs 4.8%. Namun, angka ini tetap masih lebih tinggi dari periode sebelumnya 3.8% sehingga pasar tetap memberi catatan khusus pada ekspektasi inflasi ini.
Kabar kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke Pakistan dan beberapa negara sahabat menjadi faktor utama yang sempat membangkitkan harapan pasar terhadap potensi diplomasi putaran 2 AS dan Iran. Trump mengirim Witkoff dan Kushner ke Pakistan untuk mengantisipasi jika Iran siap melakukan negosiasi. Tapi hal itu diredam oleh pihak Iran yang menyebut bahwa pertemuan tersebut bukan ada kaitannya dengan rencana pertemuan AS-Iran.
Bahkan Iran kembali menegaskan bahwa mereka tidak akan maju ke diplomasi selama blokade AS atas Hormuz tidak dicabut. Hal ini menunjukkan kondisi geopolitik yang masih belum jelas sehingga akhirnya emas kembali turun saat penutupan Sabtu pagi.
Meski demikian, Menteri Luar Negeri Iran menyampaikan beberapa poin penting yang disebut sebagai proposal baru Iran yang diharapkan bisa membawa perubahan pada situasi geopolitik dan disetujui AS. Iran mengusulkan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang sebelum pembicaraan tentang nuklir dimulai. Iran menyampaikan rencana tersebut melalui perantara Pakistan untuk Gedung Putih. Usulan tersebut ditujukan untuk mengatasi perbedaan pendapat internal di Iran tentang sejauh mana konsesi nuklir tersebut ditawarkan.
Iran mengajukan 3 fase kesepakatan damai: pembukaan Selat Hormuz, pembicaraan damai dan kesepakatan nuklir. Sayangnya, sebelum usulan Iran, Trump dalam wawancara dengan Fox News memberi sinyal bahwa dia ingin mempertahankan blokade laut karena merasa yakin Iran akan menghadapi kejatuhan infrastruktur minyak dalam hitungan hari jika ekspor tetap diblokir. AS menekankan bahwa mereka tidak akan bernegosiasi melalui media dan hanya akan menerima kesepakatan yang berarti mencegah Iran dari kepemilikan senjata nuklir. Pertanyaan pun bergulir, apakah AS akan bersedia mempertimbangkan usulan Iran-Pakistan
Di sisi lain, jamuan makan malam Trump dengan tamu-tamu kehormatan di akhir pekan terpaksa bubar setelah terdengar suara tembakan yang ditujukan ke Trump. Namun, dalam pernyataannya di 60 Minutes, Trump tidak mengaitkan percobaan penembakan tersebut dengan perang Iran. Trump tidak yakin bahwa penembakan di hotel Hilton tersebut ditujukan ke dirinya.
Investor akan menghadapi minggu terberat sepanjang minggu ini di mana FOMC akan mengumumkan kebijakan moneternya di hari Rabu (Kamis dinihari), diikuti dengan data GDP dan PCE yang juga hadir di hari Kamis. Sementara itu yang juga tidak bisa diabaikan adalah perkembangan geopolitik yang belum pasti.
FOMC Meeting minggu ini juga merupakan pertemuan terakhir Powell sebagai ketua Fed. Pasar akan mencermati petunjuk terakhir dari Powell. Dengan peluang suku bunga 99% dipertahankan tetap, pidato Powell menjadi petunjuk besar yang ditunggu sebelum menyerahkan tongkat kepemimpinan ke Kevin Warsh. Masa jabatan Powell akan berakhir per 15 Mei 2026.
Sedangkan geopolitik tetap perlu memastikan apakah akan terjadi agenda pertemuan minggu ini atau tidak. Jika pertemuan terealisasi, minimal hal itu bisa meredam kekhawatiran eskalasi akhir pekan sehingga emas berpeluang naik lebih lanjut. Jika pertemuan sama sekali tidak terealisasi, maka kekhawatiran eskalasi di akhir pekan akan menekan emas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup doji, mirip dengan spinning tops sehingga peluang bearish maupun bullish cenderung imbang. Tren selanjutnya akan ditentukan dari penutupan candle hari ini. Sementara MA 100 daily saat ini di 4745 sebagai resistance harian terdekat. Jika harga mampu tembus, maka peluang berlanjut ke zona 4772 (high 22 Apr 2026) dan 4809.
Sedangkan penurunan akan bergantung pada support daily 4624. Jika zona ini ditembus, maka peluang penurunan berlanjut melirik zona 4580 dan 4420 yang dianggap support paling jauh. Investor masih menunggu kepastian geopolitik, tapi di sisi lain juga dihadapkan pada FOMC Meeting terakhir Powell minggu ini.

H4 berhasil rebound setelah pagi tadi dibuka gap down. Gap yang terjadi sempat retest support zona pink 4607-4686 dengan tercatat level terendah sementara waktu terlihat di sesi Asia berada di 4672. Dicurigai membentuk pola mirip double bottom kecil di H4 dengan neckline berada di 4740 yang merupakan level tertinggi saat terjadinya pantulan di Jumat malam.
Secara teknis, belum ada perubahan signifikan dengan ulasan sebelumnya untuk H4 di mana perhitungan kami zona maksimal penurunan berada di kisaran 4545-4567 yang merupakan target utama dari rising wedge. Secara real, target penurunan tidak harus mencapai target penuh sehingga zona pink kisaran 4607-4686 kemungkinan tetap bertahan seperti yang terjadi pagi ini yang berhasil menghalau penurunan tersebut sementara waktu. Jika perhitungan ini benar, maka demand menahan penurunan tersebut dan secara bertahap mulai mendorong naik.
MA200 H4 saat ini di 4755. Lalu resistance zona orange kisaran 4760-4798 adalah zona resistance yang terdekat yang harus ditaklukkan berikutnya. Jika AS menerima proposal baru yang diajukan Iran, maka secara fundamental akan membuka peluang terjadinya pertemuan AS-Iran di minggu ini dan hal itu menjadi kabar positif yang mendorong emas. Strategi buy tetap dipertahankan.
Sebaliknya, jika AS menolak proposal Iran, maka sulit untuk dapatkan pertemuan keduanya minggu ini dan hal itu berpotensi menekan emas kembali. Ubah menjadi sell segera jika geopolitik memburuk. Tapi secara teknis, tekanan lebih kuat diperkirakan hanya jika terjadi penurunan di bawah 4735-4737. Jadi, selama support belum ditembus, trader masih mengincar zona buy on dip.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4724.19 dengan high 4729.37, dan low 4672.22. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 27 April 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi alternatif โfollow/pertahankan buy jika tembus 4700โ berhasil mencapai target TP2 di 4725 setelah di sesi Asia pagi tadi resistance berhasil ditembus.
Strategi sebelumnya kami mengincar zona 4655-4657 sebagai zona buy. Dengan kenaikan berhasil sentuh 4729 saat ini, maka kita perlu perbarui zona buy yang dipertimbangkan berikutnya. Zona utama adalah tetap buy on dip, tapi lebih tinggi dibanding saran sebelumnya. Zona abu-abu pada gambar berada di kisaran 4684-4691 sebagai area yang direkomendasikan. Zona lainnya di zona coklat kisaran 4644-4671 tetap dipertimbangkan sebagai zona buy alternatif karena dianggap support yang cukup baik beberapa waktu terakhir. Dan alternatif terakhir jika tidak ada swing low ke zona yang diharapkan, maka buy on breakout saat tembus 4733 (tertinggi di resistance zona merah), dengan potensi terdekat di kisaran 4743-4745 dan terjauh 4755 yang dikhawatirkan masih cukup kuat sebagai resistance.
Secara struktural, jika hitungan benar, maka wave 2 yang dimaksud pada gambar seharusnya sudah tertahan di zona coklat sehingga ekspektasi skenario berikutnya alam diikuti dorongan naik secara bertahap.
Sebaliknya, tekanan jual tetap harus diwaspadai. Langkah pertama adalah memastikan apakah resistance 4733 dan 4740 ditembus. Jika ditembus, maka jelas strategi sell harus ditunda setidaknya sampai zona 4760 atau zona 4768-4772 yang merupakan target utama falling wedge. Itupun dengan catatan pastikan bahwa situasi geopolitik masih tidak jelas di mana proposal terbaru Iran ditolak AS. (Jika diterima, maka sell tidak berlaku!!!)
Jika zona 4733 atau 4740 tidak ditembus, maka area ini bisa dipertimbangkan sebagai sell jangka pendek. Namun, secara umum, tekanan bearish diperkirakan akan jauh lebih kuat hanya jika turun di bawah support 4640 (tembus zona coklat) sehingga strategi sell hanya disarankan jika benar terjadi penembusan di bawah support tersebut. Sedangkan resistance lain yang disarankan untuk sell diperkirakan hanya berdampak pada tekanan terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4686.00 โ 4688.00 (update jam 11.15 WIB)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4708.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4733, target terdekat 4745, terjauh 4755, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4676.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4674.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4654.00 โ 4656.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4676.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4644.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4644)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



